Original Dong

Banyak yang menanyakan apakah kami menjual juga gelang-gelang dengan warna lain? Apakah gelang-gelang yang dijual di mal/plaza tersebut asli dari Yayasan Tunas Cendekia (YTC)? Atau tanya soal harga gelang yang katanya diatas 10 ribu.

Secara singkat. YTC masih konsentrasi menjual gelang yang warnanya merah bertuliskan solidaritasKEBERSAMAAN. Agar mendapat yang asli dan uang yang dikeluarkan sesuai dengan tujuan dari kampanye, belilah gelang solidaritasKEBERSAMAAN melalui tiga cara;
Situs Resmi YTC www.tunascendekia.org
Mitra Resmi YTC atau,
Melalui keluarga/teman yang anda percaya.

Harganya? Baik membeli dari mitra ataupun dari keluarga/teman anda, resminya Rp.10.000,-

Kami sangat menghimbau bagi mereka yang ingin menjual kembali gelang solidaritasKEBERSAMAAN jangan mengambil keuntungan dari penjualan gelang ini. Lebih baik uang yang ingin diambil untungnya tersebut disumbangkan ke anak-anak di sekitar lingkungan anda yang lebih membutuhkan. Ingat kampanye gelang peduli anak Indonesia ini bukan dana tujuan utamanya.

Tujuan sesungguhnya adalah menumbuhkan serta menyebarkan rasa kepedulian kita dengan orang-orang disekitar untuk membantu anak-anak Indonesia.

Mudah-mudahan semakin banyak orang, organisasi maupun perusahaan yang mau lebih giat lagi membantu anak-anak Indonesia. Salah satunya ini nih…PT Japfa Comfeed Indonesia. Yang ternyata pas kita mampir di Scoop juga mengeluarkan gelang kepedulian dengan warna orange. Anda bisa lihat lengkapnya di situsnya Japfa. (YTC tidak bekerjasama dengan Japfa untuk kampanye ini).

Oh ya… Terima kasih sekali untuk Rina dari Telkomsel. Jum’at kemarin di tengah kesibukan menyiapkan acara, sudah mau membantu kita menyebarkan kepedulian lebih luas lagi kepada mereka yang ingin membantu.

6 Menit

Alam Menuntun

Waisak 2549

Tambah Stok

Makna Merah

Ingin bantu anak-anak Indonesia? Info lebih jelas, hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 0813 1939 2773

71.503!

gelang yang terjual sampai 27 Nov'09
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari 100 orang miskin Indonesia, 55 tidak bisa meneruskan pendidikan dasarnya!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...