{"id":105,"date":"2005-06-14T14:20:58","date_gmt":"2005-06-14T07:20:58","guid":{"rendered":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/archives\/105"},"modified":"2005-06-14T14:22:41","modified_gmt":"2005-06-14T07:22:41","slug":"1-dari-5","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/archives\/105","title":{"rendered":"1 Dari 5"},"content":{"rendered":"<p>Koran <a href=\"http:\/\/www.thejakartapost.com\/detailheadlines.asp?fileid=20050614.@01&#038;irec=0\">Jakarta Post<\/a> hari ini mengangkat berita hasil survey terbaru dari badan dunia ILO.  Diberitakan, 1 dari 5 anak tidak bisa meneruskan sekolah. Sekitar 19% anak-anak usia sekolah dasar tidak mampu masuk sekolah, yang mengakibatkan banyak anak-anak tersebut menjadi buruh\/pekerja.<\/p>\n<p>Survey dilakukan di lima provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Sulawesi Selatan. Para responden adalah mereka yang termasuk kategori keluarga tidak mampu dan mempunyai anak-anak usia sekolah.<\/p>\n<p>Biaya yang tinggi menjadi faktor utama mengapa mereka tidak mampu menyekolahkan anak-anaknya. 71% responden mengatakan faktor biaya yang mengakibatkan anak-anak mereka putus sekolah. Selain biaya sekolah, biaya seperti seragam dan transportasi merupakan beberapa faktor yang mengakibatkan mahalnya memasukan anak mereka ke sekolah.<\/p>\n<p>Mari pelan-pelan sisihkan sekecil apapun, baik itu seragam bekas maupun sedikit dana untuk belikan buku atau alat tulis. Kumpulkan bersama keluarga atau teman dekat. Masih banyak anak-anak disekitar lingkungan rumah maupun kantor yang mendambakan seragam atau buku baru. Jadi sukarelawan kecil2an. Bantu anak-anak kecil ini. Biar kecil yang penting rutin \ud83d\ude42<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Koran Jakarta Post hari ini mengangkat berita hasil survey terbaru dari badan dunia ILO. Diberitakan, 1 dari 5 anak tidak bisa meneruskan sekolah. Sekitar 19% anak-anak usia sekolah dasar tidak mampu masuk sekolah, yang mengakibatkan banyak anak-anak tersebut menjadi buruh\/pekerja. Survey dilakukan di lima provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Timur dan Sulawesi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-105","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-dunia-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=105"}],"version-history":[{"count":0,"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/105\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=105"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=105"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/tunascendekia.org\/wordpress\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=105"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}