Ditulis pada: 30 April 2008
- oleh: Yudhis

Pria yang berbaju biru pada foto diatas adalah Gola Gong. Saya kenal pertama kali ketika [solid] menawarkan kemitraan dengan Rumah Dunia (yang dikelolanya) pada November 2005. Sebuah komunitas yang sangat kental nuansa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Bersama istri dan keluarga besarnya, Gola Gong berusaha terus menciptakan sebuah generasi baru yang bisa memaksimalkan potensinya untuk kebaikan bangsa. Dan semua ini dilakukan tepat disebelah halaman rumahnya di daerah Serang.
Sekita sebulan yang lalu melalui sms yang dikirimkan sendiri oleh Mas Gong, saya mendapat kabar kalau beliau tidak dalam kondisi yang baik dan harus menjalani pemeriksaan dan istirahat di rumah sakit. Alhamdulilah, sekarang sudah bisa keluar dari rumah sakit dan berangsur pulih. Kondisi terakhirnya bisa anda baca sendiri melalui blog-nya Gola Gong, yang sekarang ditulis oleh sang istri, Tias.
Gola Gong beserta keluarganya adalah sebuah kekuatan yang unik nan dahsyat. Kekuatan kebaikan yang berwujud dalam berbagai bentuk. Ada yang berapi-api. Ada juga yang perlahan namun pasti. Pastinya bersama mereka anda bisa merasakan sebuah harapan baru dalam usaha membantu sesama mewujudkan masyarakat yang lebih baik lagi. Saya dan Tunas Cendekia merasa beruntung bisa berkenalan, bekerjasama dan bertukar banyak pikiran dengan mereka.
Melalui tulisan ini tidak lain hanya ingin mengajak anda semua yang membacanya, mengenal pribadi Mas Gong maupun keluarga, perjuangan Rumah Dunia-nya, untuk bersama-sama mendoakan untuk yang terbaik baik dia. Seperti keluarganya, kitapun sebagai keluarga besar dari kebaikan Gola Gong merindukan kehadiran dirinya ditengah kebersamaan ini. Semoga cepat kembali berkarya pak!
Ditulis pada: 26 December 2007
- oleh: Yudhis
Selamat Hari Raya Natal bagi anda dan keluarga yang merayakan. Semoga kebahagian dan damai selalu ada pada anda sekeluarga.
Selamat tahun baru 2008. Kami mengucapkan syukur yang tak terhingga atas segala bantuan, dukungan dan donasi yang telah anda berikan selama tahun 2007 ini. Semoga tali kebersamaan ini akan selalu berlanjut di tahun 2008.
Salam kebersamaan!
Ditulis pada: 12 October 2007
- oleh: Yudhis
Selamat lebaran dan berlibur bagi anda sekeluarga. Mohon dibukakan pintu maaf seluas-luasnya, karena kami sadar banyak kesalahan yang disengaja maupun tanpa sengaja dilakukan selama ini. Terima kasih bagi anda yang tetap setia memberikan dukungan serta bantuan untuk program [solid]. Nantikan kelanjutan penyaluran program-program bantuan setelah libur hari raya ini.
Sekali lagi Minal Aidin Wal Faidzin. Mohon maaf lahir dan bathin…:)
Ditulis pada: 11 September 2007
- oleh: Yudhis
Selamat menjalankan ibadah Puasa Ramadhan sahabat! Semoga kesucian hati, pikiran dan tindakan selama berpuasa akan menjadikan kita menjadi umat yang lebih baik lagi. Semoga Allah SWT melimpahkan kasih dan sayang-Nya bagi kita dan seluruh anak-anak Indonesia..amin
Ditulis pada: 23 July 2007
- oleh: Yudhis
Judul diatas sekaligus menjadi tema Hari Anak Nasional 2007. Satu momen yang memang harus selalu digaungkan untuk mengingatkan kita bahwa nasib bangsa Indonesia tidak hanya ada pada para pemimpin sekarang, melainkan pada calon pemimpin bangsa ini.
Pastinya banyak dari kita yang merasa apa efeknya diadakan Hari Anak Nasional jika ternyata gaungnya secara umum hanya sekedar menghias halaman maupun layar kaca para media. Inilah yang akan selalu menjadi tantangan bagi generasi saat ini, bagaimana bisa menyadarkan orang banyak betapa pentingnya nasib anak-anak kita. Bagaimana kita bisa membangun satu momentum bersama yang bisa menyatukan kepedulian dan menyalurkan kebersamaan tersebut untuk bangsa.
Perkerjaan yang harus selalu diingatkan setiap tahun dengan adanya peringatan Hari Anak Nasional. Kita berharap siapa tahu diantara perjuangan yang dilakukan, salah satunya bisa berbuah satu momentum yang dahsyat.
Mari sahabat, buktikan kita adalah anak Indonesia sejati!
Ditulis pada: 03 June 2007
- oleh: Yudhis
Selamat hari raya Waisak bagi anda dan keluarga yang merayakan. Laksana api dharma, semoga menjadi pancaran cahaya yang menghapuskan keadaan suram dan menjadikan kehidupan terayomi oleh tuntunan dharma yang mampu melepaskan bangsa ini dari belenggu penderitaan…