Laporan 1 Cakarlele, Ngandong

Foto dibawah merupakan laporan foto tahap pertama dari pembelian perlengkapan kesenian komunitas Cakarlele dari Dusun Ngandong. solidaritasKEBERSAMAAN pada awal April lalu memberikan dukungan untuk pengembangan program kesenian yang dilakukan oleh komunitas Cakarlele. Jika selama ini mereka selalu meminjam perlengkapan jika hendak melakukan pementasan, diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa membantu kemandirian mereka dalam berkarya.

Laporan Tahap 1 Ngandong

Seperti anda tahu dalam program di Dusun Ngandong ini, kami mendapat bantuan fasilitator dari teman-teman komunitas Rumah Pelangi.

Keterangan tambahan dalam laporan foto yang dikirim disebutkan peralatan/perangkat pemain Cakarlele dibuat dan diproses di Toko Ansor. Beberapa sudah selesai, sebagian masih dalam proses pembuatan oleh pihak toko.

Perangkat yang sudah sampai di Dusun Ngandong adalah:Sumping 2 pasang (4 buah) yang dipasang di telinga. Teropong 1 buah yang digunakan sebagai penutup kepala pimpinan kesenian Cakarlele. Telat Bahu (??) 2 pasang yang dipasang di bahu penari. Lis 2 buah yang digunakan sebagai penutup / iket kepala 2 orang penari

Pada nota yang lain terlihat pos Janget dan Lulang, itu merupakan bahan untuk perbaikan kendang yang dipakai. Kita akan tunggu lagi laporan perkembangan dari pengadaan ini. Terima kasih buat teman-teman di komunitas Rumah Pelangi yang sudah banyak membantu dalam pelaporan program ini.

SD Inpres Wadibu, Biak Timur

Kali ini bantuan seragam, alat tulis menulis dan perlengkapan olahraga, solidaritasKEBERSAMAAN salurkan ke SD Inpres Wadibu, Biak Timur. Laporan foto dibawah ini diambil tepat di depan sekolah mereka. Walaupun ada sedikit ketinggalan kata ‘tunas’ pada tulisan spanduk :D tapi coba anda lihat foto para anak disebelah kanan, rupanya mereka tidak sabar untuk bisa memompa itu bola dan menendang layaknya Ronaldo!

SD Inpres Wadibu Biak Timur

Terima kasih kami ucapkan untuk Paguyuban Brayat Kristen Jawa di Biak yang membantu penyaluran bantuan ini. tidak lupa bagi anda juga yang sudah memberikan banyak dukungan serta donasi untuk kampanye solidaritasKEBERSAMAAN. Semoga semakin banyak kepedulian yang anda tunjukkan semakin banyak yang tergerak untuk ikut membantu :)

Bapak Agus Rimboni adalah Kepala Sekolah yang menandatangai penerimaan bantuan ini, sedangkan kontak Paguyuban bisa anda hubungi Ibu Bertha di 0981-21835.

Kamera & Tanda Terima

Melanjutkan kemitraan solidaritasKEBERSAMAAN dengan komunitas Rumah Pelangi, hasil foto-foto dibawah ini merupakan buah karya dari kamera digital baru bantuan solidaritasKEBERSAMAAN untuk mendukung kegiatan sosial dari Rumah Pelangi. Sebagai salah satu fasilitator program-program solidaritasKEBERSAMAAN di wilayah Muntilan dan sekitarnya, diharapkan dengan adanya kamera ini akan semakin memperlancar segala bentuk laporan, khususnya pandangan mata langsung di setiap program.

Komunitas Rumah Pelangi

Pada acara World Book Day’08 di Jakarta beberapa waktu yang lalu, Rumah Pelangi tidak lupa untuk ikut serta menyemarakan acara. Kedatangan mereka sekaligus menyerahkan secara langsung tanda bukti penerimaan bantuan untuk program kesenian di Ngandong untuk komunitas Cakarlele. Diharapkan dengan adanya kamera, laporan foto perkembangan program ini bisa terus dipantau tentunya.

Hari Pendidikan Nasional 2008

Sudahkah anda membantu memberikan pendidikan yang lebih layak lagi bagi anak-anak Indonesia? Tidak ada kata terlalu besar persoalan, sudah terlambat atau tidak ada yang bisa diberikan…sekecil apapun bantuan dan dukungan yang anda dan kita berikan, percayalah, anak-anak Indonesia akan sangat terbantu.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2008!

Gola Gong

Pria yang berbaju biru pada foto diatas adalah Gola Gong. Saya kenal pertama kali ketika solidaritasKEBERSAMAAN menawarkan kemitraan dengan Rumah Dunia (yang dikelolanya) pada November 2005. Sebuah komunitas yang sangat kental nuansa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Bersama istri dan keluarga besarnya, Gola Gong berusaha terus menciptakan sebuah generasi baru yang bisa memaksimalkan potensinya untuk kebaikan bangsa. Dan semua ini dilakukan tepat disebelah halaman rumahnya di daerah Serang.

Sekita sebulan yang lalu melalui sms yang dikirimkan sendiri oleh Mas Gong, saya mendapat kabar kalau beliau tidak dalam kondisi yang baik dan harus menjalani pemeriksaan dan istirahat di rumah sakit. Alhamdulilah, sekarang sudah bisa keluar dari rumah sakit dan berangsur pulih. Kondisi terakhirnya bisa anda baca sendiri melalui blog-nya Gola Gong, yang sekarang ditulis oleh sang istri, Tias.

Gola Gong beserta keluarganya adalah sebuah kekuatan yang unik nan dahsyat. Kekuatan kebaikan yang berwujud dalam berbagai bentuk. Ada yang berapi-api. Ada juga yang perlahan namun pasti. Pastinya bersama mereka anda bisa merasakan sebuah harapan baru dalam usaha membantu sesama mewujudkan masyarakat yang lebih baik lagi. Saya dan Tunas Cendekia merasa beruntung bisa berkenalan, bekerjasama dan bertukar banyak pikiran dengan mereka.

Melalui tulisan ini tidak lain hanya ingin mengajak anda semua yang membacanya, mengenal pribadi Mas Gong maupun keluarga, perjuangan Rumah Dunia-nya, untuk bersama-sama mendoakan untuk yang terbaik baik dia. Seperti keluarganya, kitapun sebagai keluarga besar dari kebaikan Gola Gong merindukan kehadiran dirinya ditengah kebersamaan ini. Semoga cepat kembali berkarya pak!

Seni Menjalin Kebersamaan

Terus terang menjalankan sebuah pementasan seni bukan satu hal yang mudah. Dibutuhkan satu semangat, kesenangan dan disiplin untuk bisa menampilkan sebuah pementasan yang layak tonton. Oleh sebab itu jika melihat sebuah pementasan seni dilakukan dengan sangat baik oleh kelompok anak-anak, rasa salut amat sangat harus kita tunjukkan bagi anak-anak ini dan tentunya para pembinanya :)

solidaritasKEBERSAMAAN kali ini mencoba mendukung sebuah kegiatan kesenian yang dilakukan oleh warga di Dusun Ngandong, Desa Ngargomulyo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang.

Cakarlele Jagad Bocah Merapi! inilah komunitas kesenian para anak-anak yang mempunyai semangat tinggi dalam berkarya walau daerah mereka yang sering terusik bencana Merapi.

Cakar Lele

Cakar Lele

Bantuan kali ini akan coba kami wujudkan bekerjasama dengan mitra kami di Muntilan, Rumah Pelangi. Melalui blog-nya anda bisa mengetahui lebih jauh seputar kegiatan kesenian di daerah tersebut. Berikut sedikit penuturan Rumah Pelangi yang kami kutip dari blog mereka:

“…Cakarlele JAGAD BOCAH MERAPI dari Ngandong. Sebuah pentas tarian klasik yang dibawakan oleh anak-anak. 3 minggu sebelum TLATAH BOCAH dimulai, grup ini sedang dalam masa reses panjang karena dianggap tidak ada generasi baru yang ada. ada 8 orang anak yang sebelumnya sebagai tim inti, mendapatkan beasiswa untuk sekolah di gunung kidul sehingga tim tidak lengkap lagi. 8 anak berarti separuh dari tim saat itu keluar wilayah karena sekolah smp di tempat sejauh +-90 km dari rumahnya. Bapak Sur (Kepala Dusun Ngandong) ketika saat itu bertemu dengan teman-teman Rumah Pelangi mengupayakan regenerasi grup nya dan alhamdulilah pada saat TLATAH BOCAH, mereka memukau banyak orang karena keunikannya. Sampai sekarang sudah tampil 6 kali..

Kalau kita melihat alat musik yang mereka pergunakan, kita akan trenyuh karena sudah tidak layak pakai. Pakaian seragam yang digunakan untuk pentas tersebut dipinjam dari sana-sini. Dusun Ngandong tempat Cakarlele ini berada ditinggali hanya oleh 26 kepala keluarga dimana terletak salah satu sudut terpencil di Merapi…”

Dalam waktu beberapa minggu kedepan dengan bantuan Rumah Pelangi kami mencoba mengakomodasi bantuan untuk kegiatan kesenian mereka. Jika anda tertarik untuk membantu silahkan kontak kami melalui email di info@tunascendekia.org Mari kita lestarikan kebudayaan dan kesenian tradisional sekaligus mendorong rasa kebersamaan para anak-anak Indonesia!

Ingin bantu anak-anak Indonesia? Info lebih jelas, hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 0813 1939 2773

71.223!

gelang yang terjual sampai 5 May'08
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Lebih dari sekedar bukti kepedulian.
Ikatan solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...