Merdeka!

Terima kasih Mahitri Wiyani, yang sudah berbagi ‘Mata Hati Indonesia‘ ini kepada kami dan teman-teman yang lain. Terima kasih sudah berbagai dan membuat kita bangga menjadi bagian dari Indonesia ๐Ÿ™‚

“Beberapa waktu yl, diriku dpt mail dari Yayasan Tunas Cendekia. Intinya sih tentang gimana memupuk kebanggaan pada bangsa kita. Okelah, banyak hal besar terjadi di negara ini. Yang kadang ada juga sampe malu menjadi anak negeri. Mulai dari korupsi, pemerintah yang nyaingin kelompok srimulat dst…

Tapi masak sih gak ada hal lain, sekecil apapun itu, yang bikin kita bangga atas negeri kita? Sok nasionalis? Maybe (nah kan sok inggris neh..) Ehm…seperti aku bbrp hari kemaren, males banget liat acara tv yang kebanyakan persiapan ultah RI. Dalam hati sempet bilang, Wah muna’ banget nyiapin acara ginian.

Sampai anakku yang umur 3 taon, entah dapet angin darimana, terus nyanyiin lagu Bendera Merah Putih (tau dong lagunya), padahal dia diajarin nyanyi ini 2 bln yl. Nyanyinya kok baru sekarang. Pake acara minta dibeliin bendera segala. Akhirnya semua orang yang punya kendaraan di rumah (kan banyak anak ngekos di rumah) terinspirasi masang bendera.

Puncaknya ya kemaren. Jam 18.00 WITA di Indosiar aku nonton acara Paskibraka gitu. Tentu saja atas request Vina (?!!) Tiba2 aku inget, waktu masih SD sampai SMP, acara ini yang paling aku tunggu2. Setiap kali nonton persiapannya sampai acara puncak 17 Agustus, ini selalu jadi acara favorit. Malah aku sampai bela2in nonton detik2 proklamasi en penurunan bendera segala!

Kemaren lagi-lagi aku khusuk nonton acara ini. Merinding en bahagia banget nontonnya. Menggelikan? mungkin yah. Tapi sungguh, ini bukan ajang kecantikan, tapi tetap menampilkan yang terbaik. Gak harus cantik, tampan, berkulit mulus atau apapun. Yang penting, terbaik.

Yuk, liat berbagai hal sekeliling kita, yang setidaknya bisa bikin kita (masih) mencintai negeri kita. yuuuuk…”

Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-61

Mata Hati Indonesia

Ketika mengunjungi salah satu daerah yang terletak diatas pegunungan dalam rangka penyaluran bantuan, saya melihat dan mendapatkan satu harapan yang amat besar dari sebuah perbincangan singkat. Perbincangan ini dengan seseorang yang telah rela hampir separuh hidupnya menempuh jauhnya perjalanan keatas yang berbatu dan mendaki demi ‘mengunjungi’ anak didiknya di sekolah.

Diantara keterbatasan lingkungan yang ada dan tidak kunjung membaiknya keadaan diri maupun sekolah, beliau mengatakan apa yang yang membuat dia selalu semangat untuk berangkat pagi hari. Adalah anak-anak didiknya. Anak-anak yang katanya akan membawa perubahan baru bagi bangsa negara ini. Anak-anak yang membutuhkan bimbingan dan bantuan dalam sekolah, agar bisa menjadi modal untuk masa depan mereka. Jangan sampai modal yang paling dasar ini tidak bisa dimiliki dan dimanfaatkan mereka.

Seketika sayapun bersyukur bahwa Tuhan telah memperlihatkan mata hati ini kepada satu sosok yang mampu membuat saya bangga telah menjadi bagian dari bangsa dan negara ini. Satu sosok yang berjuang hari demi hari memerdekakan rakyatnya. Inilah yang membuat saya bangga menjadi bagian dari Indonesia. Merdeka!

****

[solid] mengajak untuk ikut berbagi ‘Mata Hati Indonesia’ anda. Berbagilah cerita, pengalaman anda dalam melihat atau mengalami suatu kejadian yang membuat kita semua bangga telah menjadi bagian dari Indonesia tercinta ini. Tuliskan pada blog, situs, multiply, friendster, myspace atau email cerita anda.

Terlalu sering kita membaca, mendengar dan melihat hal-hal yang mengecewakan dari bangsa dan negara ini. Jadikan pelajaran bagi kita semua. Tapi jangan sampai lupakan kebaikan yang masih ada di sekitar yang sering terlupakan. Arahkan bangsa ini membahas dan memperbaiki kebaikan-kebaikan yang pernah ada. Anda bisa melihat kebaikan tersebut melalui mata hati.

Pengemudi mobil yang berhenti menolong ketika ada orang yang terjatuh dari motornya. Anak sekolah yang membantu mendorong gerobak jualan si ibu di tanjakan. Petugas cleaning service yang masih sempat membukakan pintu bagi tamu yang sedang penuh tangannya. Tukang jualan yang memberitahukan dompet kita yang terjatuh. Guru yang menunggui anak kita ketika telat menjemput. Tukang parkir yang membawakan belanjaan istri kita yang sedang hamil ke mobil. Hal-hal kecil yang sering kita alami namun jarang kita renungi.

Tulis dan berbagilah kepada kami semua yang senantiasa bersuka cita merayakan kebaikan-kebaikan kecil ini. Dalam rangka kemerdekaan Indonesia yang tercinta. Mari bangun kembali rasa kebanggaan menjadi bagian dalam bangsa yang besar. Ceritakan pada saudara-saudara kita yang terlihat sudah putus asa. Berbagilah dalam bahasa Inggris atau asing lainnya untuk ceritakan pada dunia betapa hebatnya bangsa ini. Bangsa yang hebat, yang tumbuh dari kebaikan-kebaikan kecil yang dilakukan oleh rakyatnya. Yang dilakukan oleh anda dan kita semua yang menjadi bagian didalam kebersamaan ini.

Percayalah. Tulisan anda akan sangat berarti bagi mereka yang membacanya. Dan saya percaya perubahan sedang berjalan seiring kebaikan-kebaikan kecil yang selalu terjadi ๐Ÿ™‚

Memberi Arti

Memberi Arti

Bukan. Ini bukan iklan terbaru dari [solid]. Ini murni foto yang dikirim oleh sahabat solidaritas. Foto seperti diatas inilah yang selalu memberikan semangat baru. Anda pasti tahu bagaimana rasanya ketika mendapat dukungan dari keluarga atau teman dalam bentuk ucapan, sms, email atau bentuk lainnya. Di [solid], selain mendapat email dan comment, salah satu bentuk yang menurut saya pribadi paling berkesan adalah pada bagian Foto Partisipasi.

Bagaimana tidak? sudah suatu kehormatan bagi kami untuk sahabat yang sudah mau meluangkan waktunya untuk foto dengan memakai gelang merah. Terkadang mengajak, merayu atau menjebak keluarga, teman, sampai piaraannya untuk ikut dalam foto ๐Ÿ˜€ Dan tambah salut bagi mereka yang sampai serius membuat hasil fotonya.

Proses yang tidak pendek. Dari ambil foto, transfer ke komputer sampai upload ke situs. Kalau tidak niat, tidak mungkin dilakukan. Dan benar. Kalau kita saja sudah tidak peduli, tidak mungkin Indonesia ini berubah ๐Ÿ™‚

Terima kasih sahabat atas dukungannya. Bagi yang belum sempat foto, ditunggu partisipasinya. Semoga Tuhan selalu menjaga bangsa dan dunia ini untuk kita semua…

Aku Bangga Jadi Anak Indonesia

anakBIAK

Inilah tema Hari Anak Nasional 2006!

Tentunya siapa yang tidak bangga menjadi anak di negara dan bangsa yang luar biasa ini?

Jelas bangga. Dan kita siap untuk terus membangun dan membawa nama Indonesia menjadi lebih baik lagi. Siap membantu anak-anak Indonesia lainnya yang masih membutuhkan pertolongan kita semua.

Semua siap dilakukan karena kita, berapapun usia kita saat ini, akan selalu menjadi anak-anak Indonesia yang bangga akan tanah airnya. Mari bersama mempersiapkan bangsa ini menjadi tempat yang lebih baik lagi bagi anak dan cucu saya, anda dan kita semua…

Selamat Hari Anak Nasional sahabat!

Foto: Ilias Irawan

Duka Gempa

Turut berduka bagi yang kehilangan dan mendapat musibah dari bencana gempa yang terjadi di Yogyakarta dan sekitarnya. Ya Allah kami yakin Engkau takkan memberi cobaan berat jika umatnya tak kuat menghadapi cobaan. Berikan kekuatan, ketabahan serta kesabaran bagi mereka. Amin…

Update:
Kami sedang dalam proses melakukan koordinasi serta menjajaki berbagai kemungkinan dalam melakukan penyaluran bantuan. Saat ini dalam lapangan lebih dibutuhkan teman-teman yang ahli di bidang kesehatan, evakuasi, perlindungan dan sanitasi. [solid] akan mencoba fokus pada bantuan yang akan dilakukan pada tahap recovery.

Bergerak pada bantuan pendidikan, [solid] berharap mendapat kemitraan atau bantuan yang ingin anda berikan untuk bisa membantu para korban dalam menjalani masa recovery nanti. Silahkan hubungi kami via info@tunascendekia.org atau hotline 0813 1939 2773 jika ada yang bisa anda lakukan bersama [solid].

“Dan sesungguhnya kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar (yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan “Innalillahi wa inaa ilaihi raaji’un” (Q.S. Al Baqarah: 155-156).

Bayi Solidaritas

Lavanya Eliana Yudhistira. Ini dia anak cantik yang sejak dari kandungan sudah bantuin mamanya menghitung berbagai macam laporan keuangan dari kampanye [solid]. Hari ini tepat satu hari setelah dia menghirup udara pertama kalinya di dunia. Alhamdullilah sampai saat ini semua berjalan dengan lancar. Ibunya sehat, bayinya sehat, bapaknya apalagi ๐Ÿ˜€

Mohon maaf kalau beberapa hari ke belakang maupun kedepan nanti respon dari [solid] agak sedikit lambat. Maklum bapaknya masih harus curi-curi waktu sedikit untuk bisa online. Fotonya nanti di update setelah kita pulang dari rumah sakit. Doain ya…

Update 26 May. Maklum baru pulang dari RS. Ini dia fotonya Vanya ๐Ÿ™‚
vanya

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari 100 orang miskin Indonesia, 73 tidak mendapatkan akses sanitasi yang layak!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia