Setiap orang dalam kehidupannya pasti pernah melewati satu titik dimana dunia seakan tidak pernah memperhatikan dirinya. Bagi sebagian besar orang satu babak kehidupan tersebut mungkin hanya berlangsung dalam hitungan hari, minggu ataupun bulan. Namun bayangkan jika keadaan tersebut menimpa sekian tahun lamanya. Bisa saja saya salah melihatnya, namun mungkin hal inilah yang terjadi pada keadaan pendidikan dari anak-anak di sebagian besar wilayah Papua.

Masa Depan Bangsa

Jauhnya jarak, minimnya infrastruktur dan mahalnya trasnportasi, hanya sebagian kecil dari sejumlah masalah sosial kompleks yang membuat anak-anak Papua tidak mendapat perhatian sama dengan teman-teman mereka di wilayah Indonesia lainnya. Bergantung pada pemerintah pusat, terlalu jauh. Dengan bapaknya sendiri di pemerintah daerah, terkadang dinomor duakan karena alasan pekerjaan ekonomi yang lebih mendapat prioritas.

Satu hal sederhana yang bisa kita lakukan sebagai bapak, ibu, kakak maupun saudara dari anak-anak Papua ini adalah memberikan perhatian. Bukankah kesendirian yang sering kita alami bisa terobati dengan datangnya perhatian dari seseorang. Entah dari orang tua dan sahabat, bahkan seseorang yang kita tidak kenal dan tidak disangka. Dalam era tekhnologi saat ini bahkan tanpa hadir secara nyata, perhatian tersebut bisa diwujudkan dalam hadirnya perhtaian melalui sms, email, milis, forum maupun komunitas blog di dunia online. Tapi bagi anak-anak Papua yang masih jauh dari jangkauan fasilitas tersebut?

Pastikan kita berikan perhatian dalam bentuk yang paling mudah dilakukan. Dari memberikan donasi kepada LSM maupun organisasi yang membantu mereka. Sampai dengan membicarakan, membahas dan terus memonitor keadaan mereka ini. Jadilah suara mereka jika anda mempunyai kemampuan untuk itu. Gambarkan keadaan mereka jika anda bisa melakukan. Dan sahabat, doakan mereka jika anda mempunyai waktu…

Minggu ini laporan foto hasil donasi anda yang kami salurkan ke Pulau Biak, Papua sudah datang. Dalam dua foto dibawah ini menggambarkan penyaluran bantuan seragam sekolah ke dua sekolah. Pertama SD YPK Maryendi dan yang satunya SDN Mardori. Terima kasih sahabat atas perhatian yang anda berikan kepada mereka :)
SD YPK Maryendi SDN Mardori


You could Trackback this post from your own site.

Comments & Response 3 Komentar

RSS 2.0

Comments are moderated. To learn how we moderated comments could be found in our licenses pages.

  1. seLamat buat Sahabat SoLidaritas, kebersamaan kita dan rasa peduLi kita yg kita tuangkan daLam “haL keciL” bisa sangat “berarti BESAR” buat sahabat-sahabat kita yg jauh dipeLosok Indonesia.

    tetap menjadi sahabat yg menjunjung tinggi soLidaritasKEBERSAMAAN.

  2. mungkin ini jadi salah satu kepedulian kepada bangsa ini.Klo ga dari hal yang kecil memang susah juga.Semoga berlanjut…
    btw,saya suka ngajar..saya mau ko’klo diminta ngajar…free…gratis..
    hubungi ya klo ada yang bisa..saya di JAkarta selatan
    Semangat YAA

  3. Terima kasih Danang atas dukungannya!

Leave a Reply

Tips: XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari 100 orang miskin Indonesia, 73 tidak mendapatkan akses sanitasi yang layak!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia