Berkumpul dengan mereka yang peduli terhadap nasib anak-anak merupakan satu berkah tersendiri bagi kami. Khususnya mereka yang menjalankan taman bacaan anak bagi masyarakat sekitar. Ajang pertemuan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk bertukar pikiran dan pengalaman.

Kemarin siang berkaitan dengan komitmen solidaritasKEBERSAMAAN dalam pemberian hadiah pembinaan perpustakaan, kami bertemu dengan para pemenangnya di acara 1001buku Olimpiade Taman Bacaan Anak 2007 yang diselenggarakan 22 April lalu. Betul saja, banyak sekali yang kami dapatkan dari pertemuan tersebut.

pemenang olimpiade taman bacaan anak

Pertama yang sudah hadir adalah si pemenang kedua, rombongan Ibu Siti, Hurul dan Mulyati dari FEDUs, Lembaga Bina Anak dan Pengembangan Masyarakat yang berlokasi di Tambun, Bekasi. Selanjutnya pemenang ketiga dari Bogor datang sekeluarga Pak Irsan bersama Boy dan Teta sebagai pengelola Yayasan Alang-alang, plus Amalia. Terakhir adalah rombongan mba Yetty Theresia sang pemenang utamanya dari Taman Bacaan Ceria yang berada di Rawamalang, Cilincing.

Walaupun masih ada sedikit permasalahan yang harus diselesaikan, kami akan segera mengunjungi masing-masing taman bacaan untuk memberikan hadiah, sehingga dapat disaksikan langsung oleh para masyarakat. Hal ini agar tidak terjadi kesalahpahaman antara pihak taman bacaan dengan masyarakat yang anak-anaknya ikut lomba. Pastinya laporan dari masing-masing tempat akan kita tampilkan di situs ini.

Tidak lupa, hadiah pembinaan bagi ketiga taman bacaan tersebut dapat terealisasi berkat dukungan dan donasi yang telah anda berikan kepada solidaritasKEBERSAMAAN. Kami sangat berterima kasih atas komitmen yang anda berikan selama ini. Semoga jalinan kepedulian ini bisa kita jaga selalu…


You could Trackback this post from your own site.

Comments & Response 7 Komentar

RSS 2.0

Comments are moderated. To learn how we moderated comments could be found in our licenses pages.

  1. assalamualaikum wr.wb.

    terimah kasih. melalui surat ini saya ingin mendapatkan beberapa hal. pertama, saya informasikan bahwa saya juga membangun sebuah taman bacaan masyarakat di rumah kami. TBM tersebut saya berinama RanComTec. kedua, saya mempunyai obsesi yang besar agar bisa mempunyai jaringan komunikasi antar TBM sehingga saya bisa mengembangkan lagi TBM yang saya jalankan. ketiga, mungkin saudara bisa memberikan bantuan berupa pengalaman, jaringan pengembangan dan lain sebagainya. keempat, dimanakah kita bisa mendapatkan bantuan=2 buku atau lainya. karena, TBM saya masih sangat minim.
    terimah kasih.

    Musheni
    ( Ketua Taman Bacaan RanComTec)
    alamat ; Jl. Provinsi Ds II Rantau Panjang No 15 Kec. babat TOman Kab. Musi Banyuasin Sumsel 30752
    HP; 081368736423

  2. Terima kasih atas komentar anda. jangan sungkan untuk selalu bergabung dengan milis atau komunitas taman bacaaan yang sudah banyak tersebar. Seperti 1001buku, Forum Indonesia Membaca, KKS Melati dan masih banyak lagi. Dengan bergabung anda akan banyak mendapat masukan dan informasi yang berharga!

    Semoga sukses

  3. Gravatar dhynar dwi malasari at 26 February 2008 at 23:20

    saya ingin mndirikan taman bacaan (meski mini). tlg bagi pengalaman, tips ato langkah2 yg perlu dilakukan, mengingat saya buta sama skali ttg hal ini. hanya niat dan bbrp buku (tak lebih dr 20 buku) yg saya punya. pls.

  4. Hallo dhynar, jangan sungkan untuk melhat informasi yang ada di internet seputar komunitas seperti KKS Melati, Forum Indonesia Membaca atau 1001buku. Dengan bergabung milis mereka anda bisa mendapat banyak masukan :)

  5. Gravatar Ibu Lina at 07 May 2008 at 15:01

    Ass Wr Wb.
    Alhamdulillah, sy sdh memiliki rmh kecil yg saat ini digunakan untuk PAUD, dan sebuah saung (4×5 mt) yg sy siapkan untk TBM. Insya Allah untuk lmari & buku jg sdh ada. Yg sy ingin sy tanyakan adalah: dimana sy bisa mendapatkan training/pelatihan/penyuluhan ttg manajemen TBM (spt pembuatan katalog, sistem simpan pinjam buku, dll).
    Trima ksih atas bantuannya.
    Wassalam

  6. Ibu Lina. Informasi seputar pelatiahan TBM bisa ditanyakan langsung ke Perpustakaan Departemen Pendidikan Nasional, dengan koordinatornnya Wien Muldian. Kontak Departemen Pendidikan Nasional 021-57950226

  7. Gravatar Ali Syamsudin at 02 June 2008 at 14:49

    Assalamu’alaikum Wr.Wb.
    Bertepatan dengan Hari Anak Indonesia 2007 yang lalu, berdirilah “ BERANDA BUKU ABACA” yang bertempat di Jln. Suromulang Dalam II / 5 Perum Citra Surodinawan Estate Kota Mojokerto. Dengan buku yang masih sedikit dan ala kadarnya, BERANDA BUKU ABACA mencoba memberikan alternatif hiburan edukatif bagi anak-anak disekitarnya. Ternyata mereka menyambut dengan antusias. Ibu-ibu juga ikut senang dengan adanya BERANDA BUKU ABACA tersebut. Alhamdulillah pada Lomba Perpustakaan se-Kota Mojokerto, BERANDA BUKU ABACA meraih juara III kategori perpustakaan masyarakat.
    Namun semangat untuk membaca itu terkendala sarana dan prasarana yang terbatas. Koleksi buku yang sedikit (sebagian besar buku bekas dan pinjaman dari donatur yang harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu) sangat menghambat kebebasan anak-anak dalam memilih bahan bacaan mereka.
    Terkait hal tersebut di atas, kami BERANDA BUKU ABACA mengharap partisipasi Bapak/Ibu/Sdr serta berbagai pihak yang peduli masa depan pendidikan anak-anak kita untuk mengembangkan taman bacaan ini. Harapan kami BERANDA BUKU ABACA mempunyai koleksi buku, alat peraga pendidikan dan sarana lain yang memadai sehingga semangat belajar anak khususnya dan masyarakat umumnya lebih berkembang lagi.
    Atas perhatiannya kami ucapkan banyak terimakasih
    Wassalamu’alaikum Wr.Wb.

Leave a Reply

Tips: XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>

Anti-Spam Image

To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.

Ingin bantu anak-anak Indonesia? Info lebih jelas, hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 0813 1939 2773

71.223!

gelang yang terjual sampai 5 May'08
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 52 tidak mendapatkan akses air bersih!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...