Ditulis pada: 30 June 2008
- oleh: Yudhis

Kemitraan [solid] dengan Kandank Jurank Doank kembali mendapat bantuan yang luar biasa. Kali ini dari sosok seorang yang bernama Bowo Astomo. Mas Bowo adalah pengagas Warung Ilmu! yang mempunyai misi aktualisasi KNOWLEDGE MANAGEMENT yang bentuk teknisnya dalam bentuk CD interaktif multimedia menjadi CD multiuser tanpa CD dan CD ROM dalam jaringan komputer. Bahasa awamnya? sebuah perpustakaan digital dimana para pengguna komputer yang ada di komunitas bisa akses berbagai macam program edutainment yang tersedia tanpa harus memasukan CD secara indvidu seperti yang biasa kita lakukan.
Bayangkan materi edutainment yang banyak bisa dibagi dan diakses oleh para anak-anak sesuai dengan minatnya masing-masing. Intinya perpaduan program dari Warung Ilmu dan komputer-komputer yang ada di komunitas anda, bisa mewujudkan sebuah perpustakaan media digital yang berbagai macam materinya akan bisa diakses dengan sebuah klik pada mouse 🙂
Hal ini bisa menjawab jika selama ini komunitas anda mempunyai kesulitan mengumpulkan materi berupa buku atau bentuk lainnya yang bisa mengakomodasi para anak-anak untuk belajar. Tanpa harus menambah buku ataupun ruang fisik lainnya, bermodalkan beberapa perangkat komputer kita bisa mewujudkan perpustakaan digital secara sederhana.
Mudah-mudahan apa yang saya jelaskan disini tidak ada yang salah penjabarannya. Mohon bantuannya jika anda mempunyai penjelasan yang lebih tepat 😀 Jika anda tertarik lebih lanjut seputar warung Ilmu dari Mas Bowo ini, silahkan klik http://warungilmu.cjb.net/ atau telepon 08159499644. Terima kasih sekali lagi untuk mas Bowo yang sudah banyak membantu!
Ditulis pada: 21 June 2008
- oleh: Yudhis
Bapak-ibu sekalian kami persembahkan Jagad Bocah Merapi! kali ini dengan bangga menggunakan kostum baru mereka dalam pementasan Cakar Lele!

Pada awal April lalu, [solid] dan komunitas Rumah Pelangi berkomitmen untuk membantu para anak-anak dari Dusun Ngandong ini dalam pengadaan kostum untuk pementasan. Maklum selama ini mereka jika pentas hanya bisa meminjam. Kita berharap dengan adanya kostum yang mereka miliki sendiri ini akan menambah kepercayaan diri mereka dalam terus mebudayaka kesenian tradisional Indonesia. Salut!
Terima kasih sekali lagi untuk anda yang tetap setia membantu dan mendukung [solid]. Berkat bantuan anda, anak-anak Indonesia dapat kembali berkreasi!
Ditulis pada: 13 May 2008
- oleh: Yudhis
Foto dibawah merupakan laporan foto tahap pertama dari pembelian perlengkapan kesenian komunitas Cakarlele dari Dusun Ngandong. [solid] pada awal April lalu memberikan dukungan untuk pengembangan program kesenian yang dilakukan oleh komunitas Cakarlele. Jika selama ini mereka selalu meminjam perlengkapan jika hendak melakukan pementasan, diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa membantu kemandirian mereka dalam berkarya.

Seperti anda tahu dalam program di Dusun Ngandong ini, kami mendapat bantuan fasilitator dari teman-teman komunitas Rumah Pelangi.
Keterangan tambahan dalam laporan foto yang dikirim disebutkan peralatan/perangkat pemain Cakarlele dibuat dan diproses di Toko Ansor. Beberapa sudah selesai, sebagian masih dalam proses pembuatan oleh pihak toko.
Perangkat yang sudah sampai di Dusun Ngandong adalah:Sumping 2 pasang (4 buah) yang dipasang di telinga. Teropong 1 buah yang digunakan sebagai penutup kepala pimpinan kesenian Cakarlele. Telat Bahu (??) 2 pasang yang dipasang di bahu penari. Lis 2 buah yang digunakan sebagai penutup / iket kepala 2 orang penari
Pada nota yang lain terlihat pos Janget dan Lulang, itu merupakan bahan untuk perbaikan kendang yang dipakai. Kita akan tunggu lagi laporan perkembangan dari pengadaan ini. Terima kasih buat teman-teman di komunitas Rumah Pelangi yang sudah banyak membantu dalam pelaporan program ini.
Ditulis pada: 11 May 2008
- oleh: Yudhis
Kali ini bantuan seragam, alat tulis menulis dan perlengkapan olahraga, solidaritasKEBERSAMAAN salurkan ke SD Inpres Wadibu, Biak Timur. Laporan foto dibawah ini diambil tepat di depan sekolah mereka. Walaupun ada sedikit ketinggalan kata ‘tunas’ pada tulisan spanduk 😀 tapi coba anda lihat foto para anak disebelah kanan, rupanya mereka tidak sabar untuk bisa memompa itu bola dan menendang layaknya Ronaldo!

Terima kasih kami ucapkan untuk Paguyuban Brayat Kristen Jawa di Biak yang membantu penyaluran bantuan ini. tidak lupa bagi anda juga yang sudah memberikan banyak dukungan serta donasi untuk kampanye [solid]. Semoga semakin banyak kepedulian yang anda tunjukkan semakin banyak yang tergerak untuk ikut membantu 🙂
Bapak Agus Rimboni adalah Kepala Sekolah yang menandatangai penerimaan bantuan ini, sedangkan kontak Paguyuban bisa anda hubungi Ibu Bertha di 0981-21835.
Ditulis pada: 05 May 2008
- oleh: Yudhis
Melanjutkan kemitraan [solid] dengan komunitas Rumah Pelangi, hasil foto-foto dibawah ini merupakan buah karya dari kamera digital baru bantuan [solid] untuk mendukung kegiatan sosial dari Rumah Pelangi. Sebagai salah satu fasilitator program-program [solid] di wilayah Muntilan dan sekitarnya, diharapkan dengan adanya kamera ini akan semakin memperlancar segala bentuk laporan, khususnya pandangan mata langsung di setiap program.

Pada acara World Book Day’08 di Jakarta beberapa waktu yang lalu, Rumah Pelangi tidak lupa untuk ikut serta menyemarakan acara. Kedatangan mereka sekaligus menyerahkan secara langsung tanda bukti penerimaan bantuan untuk program kesenian di Ngandong untuk komunitas Cakarlele. Diharapkan dengan adanya kamera, laporan foto perkembangan program ini bisa terus dipantau tentunya.
Ditulis pada: 04 March 2008
- oleh: Yudhis

Foto diatas merupakan laporan foto terbaru dari kegiatan kemitraan yang dilakukan [solid] dengan Rumah Dolanan alias Rumah Baca si Bagong. Kemitraan awal dilakukan pada bulan November 2007 dengan memberikan dukungan buku-buku bacaan bagi para anak di Desa Kebutuh, Bukateja, Purbalingga.
Beberapa kendala memang dialami kemitraan ini akibat beberapa kondisi yang tidak memungkinkan bagi pihak Rumah Baca si Bagong memberikan laporan langsung sebagai bentuk pertanggungjawaban. Kami sedang mencoba merancang kembali bentuk kemitraan agar bisa terus membantu anak-anak yang ada pada pengasuhan Rumah si Bagong.
Kendala yang ada memang tidak selalu murni kelalaian pihak mitra. Hal-hal diluar kemampuan seperti keadaan alam dan kendala teknis lainnya memang bisa setiap saat terjadi. Disinilah dibutuhkan adanya kesepakatan dalam terus memberikan perkembangan jika ada hal-hal yang membuat tidak bisanya satu program atau laporan diberikan. Jika ternyata hubungan via telephone atau HP tidak bisa, surat menyurat adalah satu sarana yang sekarang sudah memungkinkan dihampir setiap daerah di Indonesia.
Adanya rencana cadangan pada setiap level kemitraan mutlak dipersiapkan. Hal ini akan membuat bentuk pertanggungjawaban program yang dilakukan lebih terbuka bagi para pihak donor yang sudah memberikan dukungan. Terhambat jalannya suatu program akan segera diketahui sehingga tidak menimbulkan kecurigaan atau pertanyaan pihak-pihak yang berkepentingan.
Sekali lagi terima kasih bagi para mitra yang selama ini sudah menjalin dengan baik komunikasi dengan [solid]. Semoga akan memperlancar segala hal yang sedang kita lakukan untuk anak=anak Indonesia