Ditulis pada: 02 March 2009
- oleh: Yudhis
Perjuangan teman-teman di desa Sarimukti masih terus berlanjut. Setelah berhasil mempertahankan para anak-anak disekitar wilayah untuk meneruskan sekolahnya dengan mendirikan MTs Sururon, sekarang mereka berusaha menjalankan SMK Pertanian Sarimukti.
Jauhnya SMP maupun SMA dari desa mereka membuat para guru relawan dan masyarakat setempat bahu membahu mendirikan MTs dan SMK ini agar anak-anak setempat bisa terus melanjutkan pendidikannya sampai jenjang yang lebih baik lagi.

Kampanye [solid] kembali mendukung dan membantu meraka dalam pembangunan kelas untuk SMK Pertanian Sarimukti yang memakan dana sekitar 13 Juta. Kelanjutan pembangunannya akan dimulai bulan Maret ini.
Tentunya bagi anda yang ingin membantu agar SMK ini bisa berjalan dengan lancar baik dari segi bangunan maupun alat-alat pendidikan lainnya silahkan kontak kami. Segala bentuk bantuan mulai dari materi, buku-buku seputar pertanian sampai alat peraga pendidikan lainnya yang berkaitan akan membantu semangat belajar anak-anak desa menggapai cita-cita mereka ๐
Ayo bantu, selagi kita masih bisa dan mereka punya semangat!
Ditulis pada: 19 January 2009
- oleh: Yudhis
Jika kita berkarya tentunya ingin hasil yang kita buat bisa memberikan kepuasaan diri, bermanfaat bagi yang membutuhkan dan syukurnya bisa sekaligus memberikan nafkah dalam hidup ini. Pertanyaannya kemudian adalah apresiasi yang diberikan oleh orang yang menghargai karya anda dalam bentuk materi maupun royalti terhadap hasil karya anda ini apakah ingin anda bagi kembali?

Contohlah kelompok musik asal Bandung ini! Nineball. Sejak 2007 mereka sudah berkomitmen untuk membagikan royalti yang mereka dapatkan, sebagian didonasikan untuk program-program yang dijalankan oleh kampanye [solid]. Hari ini melalui pesan singkat dari pihak manajemennya, Billy, memberi kabar mereka telah kembali mendonasikan sebesar Rp.4.576.000,-
Satu komitmen yang kami nilai sangat dahsyat sekaligus simple. Tidak hanya mereka membantu menghibur banyak orang melalui lagu-lagunya. Bantuan dalam musik belumlah cukup jika mereka tidak bisa secara khusus mengalokasikan dana bantuan untuk anak-anak Indonesia yang merupakan cikal bakal bangsa tercinta ini. Pilihan dan komitmen mereka inilah yang menandakan generasi saat ini ternyata masih banyak menyimpan kepedulian tinggi terhadap nasib generasi yang akan datang.
Tidak perlu melakukan sesuatu yang berlebih. Jika mereka bisa? Pastinya kita semua juga bisa dong ๐ Terima kasih Nineball atas kepedulian dan komitmennya!
Ditulis pada: 31 December 2008
- oleh: Yudhis
Siapa yang tidak senang menerima hadiahi? Anak-anak yang tergabung dalam kemitraan kami di daerah Kupang pastinya akan merasakan kebahagian yang amat sangat ketika mereka nantinya menerima hadiah di tahun baru!

Hadiah-hadiah ini merupakan sumbangan dari satu program yang namanya Project Christmas Child. Satu program yang menyediakan hadiah bagi anak-anak yang dibungkus didalam satu kotak sepatu yang tentunya sudah dipenuhi kado istimewa dan dibungkus dengan cantiknya. Kali ini sebagain dari hadiah yang telah mereka kumpulkan, sebanyak 165 kotak kado akan disumbangkan kepada kami dan disalurkan melalui mitra kami, Panti Asuhan Roslin yang berada di Kupang. Kemarin kami sudah ambil kado-kadonya dan menurut rencana akan dikirim tanggal 2 Januari nanti.
Terima kasih untuk Dianne Suherman yang sudah ingat dengan kami. Tahun 2005 lalu kami pernah dibantu oleh Dianne dan teman-teman di Miele Indonesia. Kali ini melalui Project Christmas Child, sekali lagi para anak-anak Indonesia akan mendapatkan kejutan di awal tahun baru 2009.
Sebuah kejutan menyenangkan bagi anak-anak tersebut, mudah-mudahan anda sekeluarga juga mendapat kebahagiaan baru di tahun 2009. Selamat tahun baru!
Ditulis pada: 24 November 2008
- oleh: Yudhis
Sabtu kemarin beruntung sekali Yayasan Tunas Cendekia (yang diwakilkan oleh saya) bisa diajak dalam acara diskusi Blogging for Society dalam rangka Pesta Blogger 2008. Bisa jadi saya adalah satu-satunya pembicara yang belum mempunyai nama dibandingkan para pembicara lain. Bahkan Pak Menristek Kusmayanto-pun ikut pula sebagai panelis.

Kesempatan kami diajak berbagi dalam satu acara besar ini juga yang membuktikan bahwa blogger bisa memberikan kontribusi nyata untuk lingkungannya. Coba saja kita sedikit tarik mundur. Yang mengundang kami pertama untuk menjadi pembicara adalah Hanny, yang juga merupakan seorang blogger, bekerja di Maverick sebuah perusahaan konsultan PR yang (bosnya juga) peduli terhadap perkembangan blog di Indonesia.
Kenapa Hanny mengundang kami? Pertama karena dia baik hati dong ๐ dan dulu kami pernah diundang mengikuti training PR untuk para LSM/NGO yang diberikan Maverick sebagai bagian dari program kepeduliannya. Koreksi saya kalau salah, salah satu alasan tim Maverick tahu keberadaan Yayasan Tunas Cendekia…ya melalui blog kami ๐
Pertanyaan selanjutnya, kenapa Maverick berani mengundang satu yayasan yang belum begitu punya nama untuk mengikuti program trainingnya? Bisa jadi karena adanya dukungan para blogger yang pernah menulis serta menyuarakan program kegiatan kami di blognya masing-masing. Sehingga ketika mereka cek dengan google yayasan tunas cendekia, paling tidak ada banyak bukti tulisan yang membuat mereka yakin bahwa Yayasan Tunas Cendekia memang sebuah yayasan yang benar apa adanya dan mungkin butuh bantuan untuk PR-nya ๐
Anda lihat, kami secara langsung berhutang budi kepada para teman-teman blogger yang sudah sejak dulu dan sampai saat ini membantu dengan menuliskan apa yang sedang kami lakukan, memasang banner program solidaritasKEBERSAMAAN di blog-nya masing-masing dan yang tidak kalah penting, ikut memberikan kontribusi materi maupun jasa untuk membantu anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang lebih layak.
Jadi blogging for society? yup bisa jadi kami salah satu bukti kepedulian itu nyata adanya ๐ Terima kasih sahabat!
Rangkuman perbincangan kemarin bisa anda lihat di blog-nya Ibu Enny, yang sepertinya lebih enak untuk dibaca dibandingkan kalau saya yang menulis. Terima kasih bu
Ditulis pada: 28 July 2008
- oleh: Yudhis
Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari majalah Good Housekeeping Indonesia yang sudah mengajak anak-anak peserta melukis dengan jari dan cap tangan untuk memberikan kontribusinya membantu anak-anak Indonesia yang masih membutuhkan. Bertepat di Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan, telah berhasil terkumpul Rp. 20.895.000,- dari acara dan langsung diberikan secara simbolis oleh Budiana Indrastuti alias mba Dian pemred majalah Good Housekeeping Indonesia kepada Yayasan Tunas Cendekia.

Hasil donasi yang diberikan ini akan kami salurkan untuk mendukung program-program yang dilakukan melalui kampanye [solid]. Sekali lagi terima kasih buat Mba Dian dan Mba Selly dari majalah Good Housekeeping Indonesia dan anak-anak peserta yang sudah meluangkan waktu dan membantu agar anak-anak Indonesia bisa mendapat pendidikan yang lebih layak lagi ๐
update: info terakhir dari mba Selly, donasi ditambah menjadi Rp. 21.095.000,-
update: donasi telah ditransfer. Terima kasih Good Housekeeping Indonesia ๐
Ditulis pada: 21 July 2008
- oleh: Yudhis
Program kemitraan [solid] dengan Sanggar Darussalam kembali dijalankan untuk bulan Juli-Agustus ini dengan fokus pengembangan kesenian dan acara 17 Agustus. Budi sebagai koordinator program sudah memberikan laporan perencanaan program dan diharapkan bantuan dari [solid] bisa melancarkan segala rencana yang ada.
Bulan Agustus memang bagi sebagian anak di program kemitraan sebagai bulan yang penuh keceriaan. Bagaimana tidak, nuansa perlombaan dan hadiah sudah pasti merasuki hampir di setiap desa di seluruh Indonesia ๐ Bagaimana dengan persiapan di tempat tinggal anda? Semoga kebersamaan akan semakin terjalin dengn bahu membahu mensukseskan perayaan hari kemerdekaan bangsa tercinta ini.

Kontak Sanggar Darussalam bisa anda hubungi di 08562878039. Desa Jaranan, Panggungharjo, Sewon, Bantul di DI Yogyakarta.