Ditulis pada: 26 April 2005
- oleh: Yudhis
Selasa siang yang macet dan panas akhirnya diarungi juga untuk datang ke Indika FM. Tepatnya di program Dave’s Apartment, yang host-nya siapa lagi kalau bukan Dave Hendrik. Berawal dari email Febby, yang ditindaklanjuti oleh Yenny, dimana mereka ingin mengajak ngobrol seputar kampanye gelang [solid].
Satu alasan kenapa mau datang memenuhi undangan mereka. Pada saat awal kampanye yang penuh dengan keluh kesah dan penolakan. Dave Hendrik merupakan salah satu orang yang mau pakai [solid] secara live di televisi. Tentu saja waktu itu berkat dukungan dari Aryo dan Angie yang menjelaskan gelang merah kepada Dave. Terima kasih temans!

Dave, Eko dan Yenny
Terima kasih juga untuk Femina yang sudah memuat info kampanye gelang peduli anak Indonesia. Sedikit ralat bagi yang membaca informasi seputar [solid] di Femina. Diberitakan kalau kita juga menjual warna lain untuk kepentingan lainnya. Sebenarnya kita baru fokus dulu pada penjualan gelang yang berwarna merah. Dimana keuntungannya untuk peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia. Kalau warna lain bukan dari Yayasan Tunas Cendekia.
Ditulis pada: 21 April 2005
- oleh: Yudhis
Sore hari bertemu dengan Hidayat dari Isuzu kantor cabang Yos Sudarso. Setelah beberapa hari yang lalu berbicara dengan Dendy, pertemuan kali ini sekaligus pemberian uang tanda jadi. Pemberian uang tanda jadi ini rangkaian proses realisasi hasil donasi kampanye gelang peduli anak Indonesia. Dimana hasil yang masuk di dua bulan pertama akan diwujudkan dalam bentuk mobil perpustakaan keliling.
Mobil yang dibeli adalah Isuzu Elf NHR 55 C/O. Dendy Wardhana dan Hidayat Paleppang yang membantu proses pembelian. Anda bisa cek proses pembelian ke mereka langsung. Alamat lengkapnya Jl. Yos Sudarso No.30 Sunter II. Nomor telephonenya 021 65304433.

Minggu depan akan ditentukan karesori yang dipakai untuk membangun perpustakaan kelilingnya. Jika tidak halangan proses pembuatan akan segera dimulai 2 atau 3 Mei nanti.
Ditulis pada: 21 April 2005
- oleh: Yudhis
Tidak enak sekali menulisnya. Tapi apa daya kalau memang stok gelang yang kita miliki saat ini sedang habis. Pasokan berikutnya sedang dalam produksi dan akan datang sekitar 2 minggu lagi. Maafkan bagi yang sudah tidak sabar untuk bisa partisipasi dengan memakai [solid]. Tenang, jika stok gelang baru sudah datang, pasti akan ada beritanya di situs. Rajin-rajinlah membuka situs 🙂
Terima kasih yang sudah antusias membeli gelang merah. Semoga masih mau beli lagi untuk keluarga atau sahabat yang belum kebagian.
Tapi ingat satu hal. Jangan sampai keburu transfer uang ke rekening kita. Selalu konfirmasi ketersediaan gelang yang akan di pesan via email. Tunggu jawaban via email. Baru di transfer.
Satu hal lagi. Dua hari yang lalu saya menerima email dari seorang bapak bernama Slamet Basuki. Secara pribadi dia meminta bantuan Yayasan Tunas Cendekia untuk menggalang sebuah bantuan. Bisa jadi anda pernah menerima email dari dia. Tapi tidak ada salahnya coba menginformasikan lagi. Slamet sedang ada musibah yang menimpa anaknya. Dia membutuhkan bantuan untuk biaya perawatan. Tidak perlu banyak-banyak. Mungkin sama dengan apa yang sedang kita lakukan saat ini. 10ribu bisa jadi akan meringankan bebannya. Boleh percaya atau tidak. Informasi lebih banyak untuk memberikan bantuan bisa cek situsnya Slamet Basuki. Lakukan apa yang menurut anda benar, tidak kesalahan jika tidak melakukan. Hidup memang penuh dengan pilihan.
Ditulis pada: 18 April 2005
- oleh: Yudhis
Manusia punya keterbatasan. Tentunya saya dan istri juga punya banyak keterbatasan, yang terkadang membuat kami sedih juga tidak bisa bantu banyak orang. Belakangan banyak para sahabat [solid] yang mengalami kesulitan mendapatkan gelang merah. Mohon dimaklumi kalau yayasan kami hanyalah sebuah yayasan kecil dengan manajemen super mini, sambil membagi waktu dengan mencari nafkah :). Kami akan selalu berusaha untuk memaksimalkan pelayanan kepada para sahabat yang sudah ingin bantu.
Kalau anda termasuk yang sudah bolak-balik ke mitra penjual, tapi selalu kehabisan sesampai disana. Saya sarankan untuk pesan ke kita dengan mengikuti prosedur yang ada di bagian Beli Gelang. Singkatnya, anda konfirmasi apakah gelang yang ingin dipesan masih ada stok. Kami balik konfirmasi. Jika ok, tinggal bukti transfer dan data lengkapnya di fax dan gelang pesanan akan dikirim ke tempat tujuan via Tiki.
Sistem pemesanan tadi semoga masih cukup mudah untuk dilakukan. Sambil menunggu sistem pemesanan dan penjualan yang lebih memudahkan lagi.
Teman-teman Tempo, Kompas Cyber Media dan Herworld, terima kasih sudah ikut menyebarkan [solid] kepada para pembacanya. Sedikit koreksi mas Setriyadi, saya ini si bungsu.
Malam-malam nonton Peter Pan live di televisi. Pakai gelang [solid]! Siapa lagi kalau bukan dik dengan virus kepeduliannya beraksi. Dahsyat.
Ditulis pada: 14 April 2005
- oleh: Yudhis
Siapa yang tidak kenal dengan suara merdu Poetri Suhendro yang selalu menyapa lewat radio di pagi hari. Bersama dikDOANK, sesuai janji pada saat pertama kali kita bertemu, akhirnya saya mau ngobrol on air dengan Poetri. Ini juga pertama kali secara resmi perwakilan dari Yayasan Tunas Cendekia berbicara.
Jarang-jarang juga dik mau diwawancara pagi hari. Dengan modal satu pisang dan nyanyian dik sepanjang perjalanan, meluncurlah kita berdua menyusuri jalanan kota Jakarta subuh-subuh. Menghindar macet sekaligus mau sedikit santai, maklum rumah kita berdua memang jauh dari pusat Jakarta.
Kenapa akhirnya mau? Selain laporan perkembangan, kesediaan saya ini menyangkut pertama kali ketika bertemu Poetri di Bakoel Senopati. Dimana Poetri mau secara pribadi bantu dengan pakai gelang [solid]. Dia merupakan sedikit orang yang mau percaya akan kampanye gelang peduli anak Indonesia pada awal-awal kita bergerak. Teringat ketika saya dan istri berusaha mati-matian meyakinkannya dengan berbagai bujukan rayuan.
Lebih dahsyat lagi ditengah-tengah talk show, Putri mengundang Meriam Bellina ikut bicara via telephone. Enam sinetron, berikut pemain dan semua crew berhasil diyakinkan Meriam untuk memakai gelang merah. Salut..salut..salut 600 gelang dibeli dan dibagikan untuk bantu menyebarkan kepedulian terhadap anak-anak Indonesia. “Setidaknya inilah hal kecil yang bisa saya lakukan untuk anak-anak Indonesia,” kata Meriam.
Salah satu pagi terindah dalam hidup. Bersama orang-orang (satu via telephone) yang percaya akan masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik.

dikDOANK bersama Poetri, Hardian dan Anto
Ditulis pada: 13 April 2005
- oleh: Yudhis
Terima kasih Amelia dari Cosmopolitan FM yang sudah mengatur liputan kampanye gelang [solid]. Pagi-pagi di telephone Erwin dan Otty, ajak ngobrol seputar latar belang kampanye. Senang sekali mendengar cerita Otty yang bilang murid-murid pianonya mulai terlihat memakai gelang merah. Lebih kompak lagi kalau gurunya juga ikutan pakai. Buat Erwin jangan bosan ya 🙂 Terima kasih sekali lagi…