Pangdeglang. Aceh Utara.

SALUT!

Pemerintah Kabupaten Pangdeglang, Provinsi Banten membebaskan seluruh biaya pendidikan bagi siswa sekolah negeri, dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah atas. Bupati Achmad Dimyanti Natakusumah dan DPRD sepakat mengalokasikan Rp 10 miliar dari APBD. (Koran Tempo).

Masjid An Nur di Kecamatan Tanah Luas, Masjid Murthada di Kecamatan Syamtalira Aron dan Masjid Baitur Rohim di Kecamatan Lhok Sukon mendapat bantuan fasilitas Community Learning Centre. Satu ruangan berisi seperangkat komputer lengkap dengan server, scanner, faksimile dan handycam. Dinamakan Pusat Pengembangan Intelektual Umat. Bantuan dari sejumlah perusahaan, seperti Microsoft Indonesia, Exxon Mobil Indonesia dan difasilitatori oleh Yayasan Pakta. (Kompas).

8 Juta Orang Mati Setiap Tahun. Terlalu Miskin Untuk Hidup.

Edisi minggu ini dari majalah TIME menampilkan satu topik menarik How To End Poverty. Bukan karena kebetulan ada gelangnya juga yang warna putih dan dipakai Bono. Menarik karena TIME menganggap buku yang akan dikeluarkan Jeffrey Sachs berjudul The End of Poverty, bisa memberikan banyak masukan (dan perdebatan) seputar bagaimana kita bisa memerangi kemiskinan.

Mencoba menawarkan resep pemberantasan kemiskinan dengan label “clinical economics.” Sachs sebagai kepala Earth Institute di Columbia University merupakan salah satu ekonomis yang terpandang di dunia, membantu banyak negara dari Bolivia sampai Polandia dalam masa-masa krisis, penasihat untuk Paus dalam masalah penghapusan utang negara ketiga dan pendiri Global Fund untuk memerangi AIDS, TB dan malaria.

“Life doesn’t come with one problem neatly separated from the rest. Specialization is helpful, but you’ve got to see the web” .

Gelang di Artikel TIME

Gelang kepedulian menjadi salah satu sorotan dalam feature di majalah TIME edisi minggu ini. Singapura ternyata juga sudah buat. Sekarang mereka akan tahu kalau di Indonesia juga sudah ada yang khusus bantu anak-anak Indonesia 🙂

Artikel TIME

Iklan Print Media solidaritasKEBERSAMAAN

Kak Seto pakai solidaritasKEBERSAMAAN dikDOANG pakai solidaritasKEBERSAMAAN

Sangat berharap anda bantu kami mengirim email, fax atau surat kepada koran, majalah atau situs favorit anda. Supaya mereka mau memberikan space gratis untuk pemasangan iklan solidaritasKEBERSAMAAN. Katakan kalau anda, keluarga, teman dan rekan-rekan lain ingin kampanye ini diketahui oleh lebih banyak orang lagi.

Atau ingin membantu dengan menampilkan iklan ini pada majalah/newsletter sekolah, kampus, kantor atau organisasi anda? silahkan hubungi kami untuk mendapatkan filenya.

Bagi rekan-rekan media. Terima kasih kalau anda mau memberitakan kampanye yang kami lakukan ini. Lebih jelasnya, silahkan anda tanyai mereka yang sudah memakai gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Mudah-mudahan dengan bantuan anda semakin banyak orang yang akah tahu. Semakin banyak orang yang akhirnya mau membantu. Semakin banyak anak-anak yang terbantu. Terima kasih atas dukungan anda!

Awas Pemalsuan

Awas! jangan sampai anda membeli gelang lebih dari Rp.10.000,- Kami menghimbau untuk jangan mengambil keuntungan dari kampanye ini. Jika anda mengetahui ada yang mengambil untung dari kegiatan ini mohon hubungi kami segera. Belilah gelang yang resmi langsung dari informasi yang diberikan pada situs ini.

Kami sadar sangat susah menghentikan pembajakan dari gelang ini. Hanya bisa menghimbau jika membeli gelang yang palsu, sangat di sayangkan uang yang anda keluarkan tidak akan bisa membantu anak-anak Indonesia…

Bagi anda yang berminat menjadi mitra penjual dari solidaritasKEBERSAMAAN bisa menghubungi kami.

Mitra Resmi Penjualan

Bagi anda yang berada di wilayah selatan Jakarta dan ingin membeli satuan. Gelang bisa diperoleh di Shark Station, Di jalan Kesehatan, jalan utama sebelum masuk Bintaro, tepat berada di sebelah kanan jalan gedung warna biru.

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari 100 orang miskin Indonesia, 55 tidak bisa meneruskan pendidikan dasarnya!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia