1 Kaos 1 Anak

Alhamdulilah…kami bersyukur sekali mendapat dukungan donasi dari teman-teman di www.gantibaju.com pada bulan penuh berkah. Tidak tanggung2, setiap pembelian 1 kaos melalui www.gantibaju.com berarti anda telah ikut memberikan donasi sebesar Rp.30.000 bagi program bantuan pendidikan [solid]!

gantibaju.com

Tadi sore melalui Ollie, secara resmi kita mendapat kabar gembira ini 😀 Terima kasih sekali lagi untuk semua teman-teman di www.gantibaju.com Salut atas bantuan dan tentunya kepercayaan yang telah diberikan untuk bisa sama-sama kita membantu anak Indonesia mendapat pendidikan yang lebih layak.

Jadi tunggu apa lagi? bagi anda yang ingin ganti baju? silahkan beli sambil donasi di www.gantibaju.com

Lelang Amal

Merdeka!

lelang amal

Sambil memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia yang tercinta, warga dan panitia dari Kompleks UI Ciputat memberikan kontribusinya untuk membantu program [solid]. Pada hari Minggu kemarin selama satu hari penuh memberikan ruang khusus untuk melakukan penjualan dan lelang amal.

Hasilnya? bukan main. 11 juta berhasil dikumpulkan selama sehari yang pastinya akan membantu kelangsungan program-progam bantuan yang dilakukan oleh Yayasan Tunas Cendekia. Terima kasih pantia dan terima kasih bagi anda yang sudah datang untuk berbelanja sambil beramal tentunya 😀

Ingin bantu seperti warga Kompleks ini? silahkan untuk buat bazaar amal atau lelang amal bersama komunitas di sekitar perumahan, kantor, sekolah atau komunitas anda. Hasilnya bisa anda salurkan melalui kami, Yayasan Tunas Cendekia, untuk dana bantuan pendidikan bagi anak-anak Indonesia yang membutuhkan.

Tahap 1 Pengembangan SMPT Harapan Rakyat

Laporan dari kelanjutkan pengembangan SMPT Harapan Rakyat di Desa Moro-Moro, Tulang Bawang, sudah kami terima. Kabar terbarunya, dari rencana semi permanen akhirnya para orang tua murid tergerak untuk membantu lebih jauh dengan menyumbang agar bisa didirikan bangunan yang permanen!

kelanjutan smpt harapa rakyat

Berikut laporan ringkasnya dari Eko Widianto sebagai Ketua Pembangunan:

“Panitia juga mengadakan rapat lanjutan bersama orang tua murid langsung menggelar rapat pembangunan sekolah pada tanggal 28 Juli 2009.Rapat bersama tersebut memutuskan :
1. Orang tua murid, guru sepakat bahwa pembangunan kali ini dilanjutkan sampai selesai dalam artian tidak semi permanen seperti yang direncanakan (bangunan bata setengah badan)
2. Rapat menyusun ulang anggaran kebutuhan yang diperlukan dari anggaran awal yang hanya sebesar Rp.15.350.000 (lima belas juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah) menjadi Rp 25.300.000 (dua puluh lima juta tiga ratus ribu rupiah)
3. Kekurangan dana sebesar 10.050.000 (dengan asumsi sumbangan dari SK sebesar Rp 15.350.000) akan dicari bersama
4. Orang tua murid sepakat selain berkontribusi tenaga juga memberikan iuran sebagai berikut : Wali Murid Kelas I menyumbang Rp 200.000/anak, Wali Murid Kelas II menyumbang Rp 150.000/anak, Wali Murid Kelas III menyumbang Rp 100.000/anak. Jika seluruh orang tua murid membayar maka diperkirakan akan mendapatkan pemasukan sebesar Rp.9.150.000 (sembilan juta seratus lima puluh ribu rupiah)
5. Kekurangan dana lainnya sebesar Rp. 3.000.000 akan dipikirkan sambil berjalannya pembangunan
6. Ruangan yang lama tidak akan dibongkat tapi akan dijadikan ruang guru dan pemondokan bagi siswa yang ingin menginap di sekolah Pembangunan lokal baru akan dilakukan persis disebelah lokal lama sehingga membentuk huruf L
7. Penghematan dilakukan dengan memaksimalkan partisipasi masyarakat (sewa mobil untuk mengangkut material, biaya tukang untuk membuat kusen dll)
8. Atap sekolah direncanakan menggunakan asbes untuk menghemat biaya

Pembangunan SMPT Harapan Rakyat tahap pertama dilaksanakan mulai tanggal 29 Juli 2009. Hal yang dikerjakan pertama kali dalam memulai proses pembangunan membuat pondasi bangunan. Proses tersebut memakan waktu selama tiga hari. Tiga hari yang tersisa dalam pekan pertama digunakan untuk membuat pondasi sedalam kira-kira tiga puluh sentimeter. Penggunaan bahan batu bata tersebut dianggap cukup kokoh untuk menopang massa di atasnya.

Spesifikasi Bangunan sekolah yang akan dibangun :
• Panjang 24 Meter
• Luas 6 Meter
• Tinggi 3 Meter
• Bahan : Dinding batu bata
• Atap : Asbes

Dari luas ruangan tersebut akan dibagi menjadi tiga lokal ruangan, kelas yang masing-masing seluas 6 x 8 meter persegi,

Pembangunan sekolah sendiri dikerjakan oleh seluruh wali murid, komite sekolah, dan tenaga pengajar SMPT Harapan Rakyat secara bergiliran dengan cara dibuat jadwal kerja. Sebelumnya, dibentuk pantia pembangunan yang terdiri dari seorang ketua, seorang sekretaris, dan seorang bendahara. Dalam satu hari terdapat tujuh orang wali murid yang bergotong royong. Hari kerja yang digunakan dalam satu minggu adalah enam hari. Sementara satu hari yang lain dijadikan hari libur, yaitu pada hari Jumat. Jam kerja yang digunakan dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 16.30, dengan jam istirahat pada pukul 11.00 sampai pukul 13.00.

Pembagian Kerja yang dilakukan :
1. Kerja Bakti menurunkan material seperti bata, pasir, semen, kayu
2. Kerja Bakti memotong dan menggesek kayu
3. Kerja Bakti membangun fondasi sekolah
4. Kerja Bakti penyiapan konsumsi para pekerja gotong-royong

Dalam pembangunan ini pun siswa ikut terlibat, siswa laki-laki ikut serta dalam proses, sementara siswa perempuan membantu menyiapkan minum (teh/kopi) dan pekerjaan-pekerjaan lainnya. Sementara untuk konsumsi (makan siang) disiapkan oleh ibu-ibu yang rumahnya berada disekitar sekolah. Meski masih terkendala belum semua dana pembangunan terpenuhi, optimisme tetap nampak dalam setiap kerja bakti membangun sekolah. Mereka yakin pasti ada jalan keluar untuk memenuhi kekurangan dana pembangunan.

Sampai saat ini telah 40% pekerjaan telah terlaksana, Tahap Selanjutnya direncanakan :
• Meneruskan pemasangan bata untuk dinding
• Pembuatan rangka untuk kap atap penyangga asbes
• Pemasangan kusen-kusen
• Pemasangan asbes untuk atap sekolah

Saat ini pembangunan sementara terhenti karena material yang diperlukan telah habis terpakai kebutuhan baru untuk membeli semen, tambahan batu bata, asbes dan pasir menunggu penurunan dana selanjutnya. Sementara perlu dilaporkan sumbangan dana dari orang tua murid sampai saat ini sudah mencapai Rp. 2.400.000.”

Terima kasih atas kerjasama dari para masyarakat dan pihak sekolah dalam memberikan laporan yang membuat kami bersyukur membacanya. Tidak lupa bagi anda para donatur solidaritasKEBERSAMAAN. Tanpa dukungan anda tidak akan terwujud bantuan bagi anak-anak ini Terima kasih sahabat!

Ingin membantu lebih jauh lagi? jangan sungkan untuk kontak kami ya 🙂

Tahap 1 PAUD Seruni

Laporan renovasi tahap pertama dari PAUD Seruni di Desa Moro-Moro egister 45, Sungai Buaya, Tulang Bawang, baru saja kami terima.

tahap 1 paud seruni

Berikut ringkasannya:

“Pembangunan PAUD SERUNI tahap pertama dilaksanakan mulai tanggal 29 Juli 2009. Spesifikasi Bangunan sekolah yang akan dibangun :
• Panjang 6 Meter
• Luas 3 Meter
• Tinggi 2 Meter
• Bahan : Dinding batu bata setengah badan disemen dan papan setengahnya
• Atap : Genteng

Sampai saat ini telah 60% pekerjaan terlaksana, Tahap Selanjutnya direncanakan :
• Pengecetan dinding
• Penghalusan lantai yang tadinya semen kasar akan diaci agar lebih enak dipakai duduk oleh siswa
• Pemasangan papan untuk setengah badan dinding
• Penggantian genteng yang rusak atau pecah

Pembangunan sekolah sendiri dikerjakan oleh seluruh wali murid, dibantu masyarakat Dusun Morodewe dan dilakukan secara bergiliran dengan cara dibuat jadwal kerja. Dalam setiap hari kerja gotong royong terdapat lima orang wali murid yang bergotong royong. Hari kerja yang digunakan dalam satu minggu adalah tiga hari yakni hari Selasa, Sabtu dan Minggu. Jam kerja yang digunakan dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 15.00,

Dalam pembangunan ini pun orang tua murid dan ibu-ibu ikut terlibat, membantu menyiapkan minum (teh/kopi) dan pekerjaan-pekerjaan lainnya. Dan konsumsi (makan siang). Kebersamaan, keceriaan tampak dari seluruh orang tua murid dan masyarakat yang membantu pembangunan lokal PAUD SERUNI.”

Pencairan dana untuk kelanjutan renovasi akan dilakukan minggu ini. Terima kasih sekali lagi atas laporan dari para sahabat, pihak sekolah PAUD Seruni dan masyarakat masyarakat setelmpat. Tidak lupa bagi anda para donatur solidaritasKEBERSAMAAN yang sudah memberikan dukungannya untuk program ini.

Ingin membantu lebih jauh? jangan sungkan untuk kontak kami 🙂

Kami Tidak Takut & Rumah Dunia

Kami Tidak Takut. Saat ini bagi anda pengguna Twitter bisa jadi sudah tahu dengan adanya gerakan #indonesiaunite. Satu bentuk kepedulian dalam bentuk baru yang menunjukan kebersamaan kita sebagai warga Indonesia dalam menghadapi cobaan teror bom yang terjadi beberapa waktu yang lalu.

Para pengguna Twitter ini berhasil menciptakan satu semangat baru dengan menyebarkan semangat #indonesiaunite dalam berbagai pesannya dan kemudian diperkuat oleh slogan Kami Tidak Takut, yang juga merupakan lagu yang diciptakan oleh Pandji Pragiwaksono (@pandji).

Satu per satu mulai menunjukan kepedulian mereka dengan berbagai aktivitas. Salah satunya yang bersinggungan dengan [solid] adalah Adiguna Cakra (@adigunacakra). Melalui penjualan kaos Kami Tidak Takut di www.kamitidaktakut.co.cc, dia membantu dengan menyisihkan 10ribu dari penjualan untuk program dari Yayasan Tunas Cendekia.

Salut dan terima kasih untuk Adiguna, bantuan yang anda berikan ini akan sangat berarti bagi anak-anak yang nantinya akan sangat terbatu. Salut juga untuk sahabat-sahabat yang sudah mengaungkan #indonesiaunite dan Kami Tidak Takut. Bagi kami yang selama ini sudah mencoba mengaungkan kepedulian, munculnya semangat-semangat baru ini amat sangat berarti bagi perjuangan menuju Indonesia yang lebih baik! Semoga akan menjadi lebih besar lagi…

Satu hal lagi yang ingin saya ajak anda untuk sebentar melihat lebih jauh arti sebuah perjuangan. Kali ini bagaimana perjuangan dari teman-teman di komunitas Rumah Dunia. yang saat ini sedang berjuang untuk membebaskan lahan sebesar 500 juta untuk pengembangan tempat aktivitas. Anda bisa baca sendiri bagaimana suka duka dan tangan-tangan Tuhan bekerja bagi mereka yang tidak patah semangat dan terus berjuang demi anak-anak Indonesia. Luar biasa! Ceritanya bisa anda klik situs mereka di www.rumahdunia.net

Hari Anak Nasional 2009

Baru saja membaca berita di detik.com yang mengabarkan kalau Presiden kita tidak bisa hadir dalam perayaan Hari Anak Nasional 2009 di Ancol. Berbagai komentar menyatakan kekecewaannya, mengingat memang bapak SBY adalah sosok yang paling ditunggu oleh para peserta khususnya anak-anak.

Terlepas apakah memang ada masalah keamanan, kesehatan atau alasan pribadi lainnya, harus diakui yang namanya isu anak dan pendidikan, biasanya negara dan bangsa ini kurang “semangat” membicarakannya. Bagi orang awam biasanya karena masalah yang dirasakan sudah terlalu besar. banyak orang merasa mengurus hidup keluarganya saja sudah susah, untuk nasib anak orang lain itu adalah kewajiban negara. Kalau bagi petinggi biasanya karena unsur liputan dan kegentingannya dirasakan kurang menimbulkan rasa diri menjadi penting.

Kita butuhkan figur yang besar dan kuat untuk bisa membuat isu anak dan pendidikan dilirik banyak orang. Sayang memang jika seorang Presiden harus berhalangan, karena hanya dengan sosok Presidenlah suatu acara akan mendapat banyak publisitas di media. Tapi jangan patah semangat. Apapun halangannya, kita masih bisa berbuat untuk masa depan bangsa ini.

Sahabat. Apapun yang anda pilih dalam menjalani hidup ini. Carilah ilmu dengan tujuan agar diri dan orang disekeliling anda bisa bermanfaat bagi sesama. Bagilah ilmu yang sudah anda dapat dengan mereka yang membutuhkan. Turunkan ilmu budi pekerti yang kuat kepada anak anda agar kelak dia bisa meneruskan apa yang sudah dilakukan orang tuanya. Dan pastikan…

Anak-anak Indonesia yang masih membutuhkan, yang kelak akan menjadi teman hidup bagi anak kita, mendapat kesempatan pendidikan yang lebih baik lagi. Masa depan bangsa ini di tangan kta semua. Kita biarkan anak-anak terlntar tumbuh jadi perampok atau tumbuh menjadi sahabat anak kita. Pilihannya ada di tangan kita 🙂

Selamat Hari Anak Nasional!

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 52 tidak mendapatkan akses air bersih!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia