Waisak & Kebangkitan Nasional’08

Hari ini Indonesia merayakan dua perayaan besar bagi para umat dan segenap warganya, Hari Raya Waisak dan Hari Kebangkitan Nasional. Peringatan Waisak yang tahun ini bertema “Perkokoh Kerukunan Bangsa, Tingkatkan Kepedulian Semua.” Sementara Presiden malam ini baru saja mendeklarasikan “Indonesia Bisa!” pada puncak perayaan Harkitnas di Gelora Bung Karno.

Bayangkan saja betapa dahsyatnya jika kedua tema ini bersatu menjadi satu. Bangsa yang kokoh dan peduli terhadap sesamanya pasti bisa mengatasi berbagai persoalaan yang ada. Kita sebagai umat beragama pastinya sadar bahwa dalam kehidupan ada saatnya naik dan ada saatnya turun. Berapa lama kita diatas atau dibawah itu semua sudah menjadi rahasia Ilahi. Namun yang adapat dipastikan adalah semua akan terasa Indah jika bersama dijalanlan dengan penuh rasa kebersamaan dan kepedulian.

Sekali lagi kami mengucapkan selamat Hari Raya Waisak bagi anda yang merayakan, dan mari kita katakan bersama bahwa Indonesia…BISA!

Laporan 1 Cakarlele, Ngandong

Foto dibawah merupakan laporan foto tahap pertama dari pembelian perlengkapan kesenian komunitas Cakarlele dari Dusun Ngandong. [solid] pada awal April lalu memberikan dukungan untuk pengembangan program kesenian yang dilakukan oleh komunitas Cakarlele. Jika selama ini mereka selalu meminjam perlengkapan jika hendak melakukan pementasan, diharapkan dengan adanya bantuan ini bisa membantu kemandirian mereka dalam berkarya.

Laporan Tahap 1 Ngandong

Seperti anda tahu dalam program di Dusun Ngandong ini, kami mendapat bantuan fasilitator dari teman-teman komunitas Rumah Pelangi.

Keterangan tambahan dalam laporan foto yang dikirim disebutkan peralatan/perangkat pemain Cakarlele dibuat dan diproses di Toko Ansor. Beberapa sudah selesai, sebagian masih dalam proses pembuatan oleh pihak toko.

Perangkat yang sudah sampai di Dusun Ngandong adalah:Sumping 2 pasang (4 buah) yang dipasang di telinga. Teropong 1 buah yang digunakan sebagai penutup kepala pimpinan kesenian Cakarlele. Telat Bahu (??) 2 pasang yang dipasang di bahu penari. Lis 2 buah yang digunakan sebagai penutup / iket kepala 2 orang penari

Pada nota yang lain terlihat pos Janget dan Lulang, itu merupakan bahan untuk perbaikan kendang yang dipakai. Kita akan tunggu lagi laporan perkembangan dari pengadaan ini. Terima kasih buat teman-teman di komunitas Rumah Pelangi yang sudah banyak membantu dalam pelaporan program ini.

SD Inpres Wadibu, Biak Timur

Kali ini bantuan seragam, alat tulis menulis dan perlengkapan olahraga, solidaritasKEBERSAMAAN salurkan ke SD Inpres Wadibu, Biak Timur. Laporan foto dibawah ini diambil tepat di depan sekolah mereka. Walaupun ada sedikit ketinggalan kata ‘tunas’ pada tulisan spanduk 😀 tapi coba anda lihat foto para anak disebelah kanan, rupanya mereka tidak sabar untuk bisa memompa itu bola dan menendang layaknya Ronaldo!

SD Inpres Wadibu Biak Timur

Terima kasih kami ucapkan untuk Paguyuban Brayat Kristen Jawa di Biak yang membantu penyaluran bantuan ini. tidak lupa bagi anda juga yang sudah memberikan banyak dukungan serta donasi untuk kampanye [solid]. Semoga semakin banyak kepedulian yang anda tunjukkan semakin banyak yang tergerak untuk ikut membantu 🙂

Bapak Agus Rimboni adalah Kepala Sekolah yang menandatangai penerimaan bantuan ini, sedangkan kontak Paguyuban bisa anda hubungi Ibu Bertha di 0981-21835.

Kamera & Tanda Terima

Melanjutkan kemitraan [solid] dengan komunitas Rumah Pelangi, hasil foto-foto dibawah ini merupakan buah karya dari kamera digital baru bantuan [solid] untuk mendukung kegiatan sosial dari Rumah Pelangi. Sebagai salah satu fasilitator program-program [solid] di wilayah Muntilan dan sekitarnya, diharapkan dengan adanya kamera ini akan semakin memperlancar segala bentuk laporan, khususnya pandangan mata langsung di setiap program.

Komunitas Rumah Pelangi

Pada acara World Book Day’08 di Jakarta beberapa waktu yang lalu, Rumah Pelangi tidak lupa untuk ikut serta menyemarakan acara. Kedatangan mereka sekaligus menyerahkan secara langsung tanda bukti penerimaan bantuan untuk program kesenian di Ngandong untuk komunitas Cakarlele. Diharapkan dengan adanya kamera, laporan foto perkembangan program ini bisa terus dipantau tentunya.

Hari Pendidikan Nasional 2008

Sudahkah anda membantu memberikan pendidikan yang lebih layak lagi bagi anak-anak Indonesia? Tidak ada kata terlalu besar persoalan, sudah terlambat atau tidak ada yang bisa diberikan…sekecil apapun bantuan dan dukungan yang anda dan kita berikan, percayalah, anak-anak Indonesia akan sangat terbantu.

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2008!

Gola Gong

Pria yang berbaju biru pada foto diatas adalah Gola Gong. Saya kenal pertama kali ketika [solid] menawarkan kemitraan dengan Rumah Dunia (yang dikelolanya) pada November 2005. Sebuah komunitas yang sangat kental nuansa kebersamaan dan kepedulian antar sesama. Bersama istri dan keluarga besarnya, Gola Gong berusaha terus menciptakan sebuah generasi baru yang bisa memaksimalkan potensinya untuk kebaikan bangsa. Dan semua ini dilakukan tepat disebelah halaman rumahnya di daerah Serang.

Sekita sebulan yang lalu melalui sms yang dikirimkan sendiri oleh Mas Gong, saya mendapat kabar kalau beliau tidak dalam kondisi yang baik dan harus menjalani pemeriksaan dan istirahat di rumah sakit. Alhamdulilah, sekarang sudah bisa keluar dari rumah sakit dan berangsur pulih. Kondisi terakhirnya bisa anda baca sendiri melalui blog-nya Gola Gong, yang sekarang ditulis oleh sang istri, Tias.

Gola Gong beserta keluarganya adalah sebuah kekuatan yang unik nan dahsyat. Kekuatan kebaikan yang berwujud dalam berbagai bentuk. Ada yang berapi-api. Ada juga yang perlahan namun pasti. Pastinya bersama mereka anda bisa merasakan sebuah harapan baru dalam usaha membantu sesama mewujudkan masyarakat yang lebih baik lagi. Saya dan Tunas Cendekia merasa beruntung bisa berkenalan, bekerjasama dan bertukar banyak pikiran dengan mereka.

Melalui tulisan ini tidak lain hanya ingin mengajak anda semua yang membacanya, mengenal pribadi Mas Gong maupun keluarga, perjuangan Rumah Dunia-nya, untuk bersama-sama mendoakan untuk yang terbaik baik dia. Seperti keluarganya, kitapun sebagai keluarga besar dari kebaikan Gola Gong merindukan kehadiran dirinya ditengah kebersamaan ini. Semoga cepat kembali berkarya pak!

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari 100 orang miskin Indonesia, 16 tidak bisa baca dan menulis!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia