Satu Pound yang Berarti

Baru saja kemarin menerima foto dari para Anneu (dia yang paling kanan foto atas dengan gelang merahnya) dan sahabat PPI UK yang mengadakan malam One Pound for Millions Future di London. Terima kasih ya neu ๐Ÿ™‚
TIIMI Dinner 2006 - One Pound for Millions Future

Rencana hasil pengumpulan donasi tersebut kemungkinan besar akan dialokasikan pada rencana pembangunan tambahan kelas bagi MTs Sururon di Garut. Pembahasan dan finalisasinya akan ditentukan satu dua minggu kedepan, setelah kita ke Garut bertemu dengan masyarakat dan pihak pengelola sekolah.

Jika ada yang tertarik mengetahui lebih banyak dan membantu dalam rencana program ini, silahkan kontak kami ya…

Kembali ke Female

Dua minggu sudah kita menjalani 2007. Layaknya memulai hari dengan sarapan yang muantab di pagi hari, sungguh menjadi satu kejutan luar biasa di awal tahun ketika bisa memulai tahun ini dengan kembali diundangnya [solid] ke studio Female Radio Jakarta ๐Ÿ˜€

Female adalah sahabat yang dua tahun lalu menjadi salah satu media pertama yang percaya dan ikut menyebarkan virus kepedulian [solid]. Tentunya senang sekali untuk bisa kembali ketika Gery Puraatmaja, penyiar program pagi Female bersama timnya, mengajak ngobrol live on-air tadi pagi.

female PEDULI

Kesempatan on-air kali ini tentunya amat sangat berharga untuk bisa berterima kasih kepada para pendengar, mengingat banyaknya pendengar waktu itu yang membantu dengan membeli gelang merah [solid] melalui Female. Perkembangan, laporan singkat serta bincang-bincang dengan mereka yang ikut menyalurkan bantuan juga kita hadirkan selama hampir satu jam. Tidak lupa, terima kasih juga atas respon dukungan dan atensi yang masuk melalui sms.

Sekali lagi senang rasanya masih terus diingat, masih terus didukung dan masih terus didoakan. Tentunya keberhasilan kampanye [solid] selama ini tidak terlepas dari bantuan dari anda, sahabat solidaritas.

Gery, Female dan pendengar sekalian. Terima kasih banyak atas segalanya. Semoga persahabatan ini akan terus membawa perubahan yang baik bagi anak-anak Indonesia ๐Ÿ™‚

Antara London dan Manchester (Mitra Penjual!)

Impian [solid] untuk terus merangkul kebersamaan dari orang-orang Indonesia yang tinggal di berbagai belahan dunia sedikit demi sedikit mulai terlihat. Setelah para sahabat PPI Arnhem-Nijmegen, Belanda, Desember ini giliran para sahabat di PPI London UK yang menunjukan kebersamaannya.

Pada acara Temu Ilmiah Internasional Mahasiswa Indonesia (TIIMI) di London pada tangal 14-16, mereka mengadakan program One Pound Movement for Millions Future. Pengumpulan donasi dilakukan melalui penjualan gelang merah. Hasil dari donasi tersebut akan disalurkan untuk program peningkatan pendidikan yang dilakukan oleh [solid].

Terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh Silviana ‘Anneu’ Puspita dan teman-teman PPI London UK. Tidak lupa kepada Pak Dubes Marty dan Pak Kasper dari Kedutaan Besar RI London yang sudah membantu banyak masalah pengiriman gelang [solid] ke London.

Dari London kita menuju Manchester. Manchester yang ada di Senayan Trade Center. Loh koq? soalnya disinilah tempat Red Shop berada alias Arie, sosok dibalik layar keberadaan komunitas United Indonesia; Indonesian Manchester United Supporters Club.

united Indonesia

Berkat bantuan dari Yoppie, kemarin akhirnya ketemuan di Red Shop. Selain ada Yoppie dan Arie, kebetulan sedang ada Angga dan Pelangi juga disana. Dari pembicaraan alhamdulillah kita mendapat dukungan penuh dari United Indonesia dan Red Shop yang mau membantu mendukung sekaligus menjadi mitra penjual bagi gelang merah [solid]!

Jadi bagi yang ada atau sedang di Jakarta dan ingin membeli secara langsung gelang merah [solid]. Arahkan tujuan ke STC Senayan (sebelah Plaza Senayan), tepatnya lantai dasar di Red Shop. Tidak hanya gelang merah saja yang anda temukan, segala hal yang berbau klub sepakbola Manchester United lengkap tersedia. Bisa telephone dulu ke 021 57931567. Sampai ketemu disana ๐Ÿ˜€

Warna Hidup

lukis botol

Anak-anak yang sedang mewarnai gelas plastik dalam satu program pendampingan anak. Kemitraan komunitas Rumah Pelangi dan Yayasan Tunas Cendekia di Dusun Peden, Desa Baturono, Kecamatan Salam, Magelang.

Tidak lupa terima kasih untuk Pusat Studi Hukum & Kebijakan Indonesia (PSHK) yang sudah mengundang kami untuk hadir dalam seminar pembahasan hasil kajian Hak Anak di Indonesia, Hukum, Kebijakan dan Prakteknya. Hasil riset yang sangat berguna. Jika anda membutuhkan informasi seputar anak, saya sangat sarankan untuk mendapatkan hasil riset ini dan bisa langsung hubungi mereka.

Udara Semarang

Walaupun tidak secara langsung menghirup udara di kota Semarang, paling tidak lewat gelombang udara radio suara kebersamaan bisa sampai disana ๐Ÿ˜€

Terima kasih untuk para sahabat di program Kompak Kampus 90.2 Trax FM Semarang. Sore tadi siaran live (per telp dari Jakarta) di programnya mereka tentang kampanye [solid]. Kebetulan bulan Desember ini topik yang mereka angkat adalah seputar semangat solidaritas tanpa batas!

Kita bersyukur sekali bisa dibantu sehingga para pendengar di Semarang yang belum tahu tentang [solid] bisa sedikit lebih kenal. Mudah-mudahan dari mendengar akan perlahan tapi pasti tergerak untuk ikut peduli. Semoga semakin banyak yang tertarik untuk ikut membantu.

Ingat. Semakin banyak yang membantu, semakin banyak yang akan terbantu ๐Ÿ™‚

Agen Perubahan

Jika sekarang sedang gencarnya berita seputar agen 007 alias film James Bond terbaru, jangan salah andapun bisa jika ingin menjadi seorang agen. Lebih tepatnya agen perubahan ๐Ÿ˜€ Saya sendiri kemarin berkesempatan untuk melihat presentasi singkat dari 7 agen perubahan asal Indonesia. Setiap agen ini telah melakukan terobosan atau inovasi dalam bidang sosial maupun tekhnologi tepat guna yang berdampak pada pemberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu istilah keren dari kegiatan mereka ini adalah kewirausahawan sosial.

Mereka dipertemukan dalam acara “Membangun Indonesia melalui Kewirausahawan Sosial.” Bertempat di Gedung SPC Kementrian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah. Satu acara yang kiranya perlu untuk diadakan secara rutin dan bergerak dari kota ke kota. Karena saya yakin disamping ketujuh inovator sosial ini, masih banyak figur maupun komunitas lain di berbagai pelosok daerah yang kebetulan tidak mempunyai jaringan untuk diketahui kegiatannya, yang telah berbuat banyak bagi masyarakatnya. Dengan adanya pertemuan rutin dan lokal didaerah masing-masing, tidak hanya memperluas jaringan yang sudah ada, tetapi yang lebih penting bisa saling berbagai apa yang sudah diraih maupun kesulitan-kesulitan yang ada.

Alangkah bagusnya jika ada semacam tur keliling Nusantara dari pertemuan para inovator maupun calon inovator sosial yang ingin melakukan sesuatu untuk bangsanya. Hasil kemarin telah membuktikan, tidak perlu terlalu berpikir untuk melakukan sesuatu yang besar untuk melakukan perubahan. Mulailah dari yang kecil dan dekat disekitar komunitas kita, Insya Allah sejalan dengan waktu akan menjadi perubahan yang dahsyat!

Menyimak perbincangan kemarin mengingatkan saya untuk minta tolong. Jika anda mengetahui figur atau komunitas yang telah berbuat banyak sebagai agen perubahan untuk masyarakatnya, tolong hubungi kami. Senang sekali untuk bisa berhubungan, berbagi sekaligus mempublikasikan kegiatan mereka agar bisa bermanfaat bagi mereka yang memerlukannya.

Silahkan cari di Google atau Yahoo sepak terjang dari ketujuh inovator tersebut. Mereka adalah Yuyun Ismawati, Prigi Arisandi, Tri Mumpuni, Wayan Patut, Rinto Andriono, Septi Peni Wulandari, Gusti Ketut Agung, Hamzam Emiter dan Yani Panigoro. Jika penasaran dengan hasil lengkap acara kemarin, anda bisa menghubungi Center for Research on Inter-group Relations and Conflict Resolution (CERIC) FISIP UI di 021 78733838. Berikut saya mengambil foto seorang panitia yang sedang membuat sketsa dari acara perbincangan dengan tujuh tokoh tersebut diatas panggung.

sketsa

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 50 tinggal di daerah yang tidak terdapat SMP!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia