Ditulis pada: 18 July 2011
- oleh: Yudhis
Pembangunan tahap pertama telah dimulai. Kali ini solidaritasKEBERSAMAAN mendukung kelompok kesenian Bangun Budaya untuk membangun sebuah sanggar sebagai satu ruang publik. Artinya sanggar ini tidak hanya dijadikan tempat latihan kelompok kesenian, tetapi bisa digunakan sekaligus sebagai perpustakaan dan kegiatan masyarakat lainnya.
Terima kasih tentunya bagi anda yang selalu memberikan dukungan dan donasi kepada Yayasan Tunas Cendekia. Berkat bantuan dari anda, program-program pemberdayaan seperti ini dapat berjalan di berbagai daerah.
Sekedar info latar belakang dari kelompok Bangun Budaya. Pada tahun 1999 warga Dusun Sumber, Desa Sumber, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang yang terletak di lereng Merapi membentuk Bangun Budaya, sebuah kelompok kesenian tradisi untuk mewujudkan kekompakan dan gotong royong masyarakat. Kelompok menciptakan sebuah jenis kesenian rakyat yang bernama Dayak Grasak. Bisa anda Google untuk melihat apa saja kegiatan yang telah mereka lakukan.



Koordinator program ini dibawah kendali Gunawan. Jika terdengar akrab, bisa jadi anda pernah membaca atau bertemu beliau yang juga sebagai salah satu motor komunitas Rumah Pelangi. Mereka dikenal dengan hajatan budaya setahun sekali yang selalu menarik perhatian, Tlatah Bocah.
Kita lihat jika pembangunan tahap pertama ini bisa tidak jauh dari rencana yang sudah ada, tentunya penyaluran tahap kedua akan segera dijalankan. Info lebih jelas seputar program ini bisa kontak Gunawan via 081802723030
Ditulis pada: 26 May 2011
- oleh: Yudhis
Percaya atau tidak, pencurian buku-buku, alat olahraga, alat kesenian sampai dengan komputer sekolah, sudah menjadi kejadian yang lumrah terjadi pada sekolah-sekolah yang membutuhkan di negara tercinta ini.
Sering sekali kami melihat pihak sekolah yang pusing harus bagaimana lagi menjaga barang-barang berharga milik sekolah. Dengan sistim keamanan ‘seadanya’ sudah barang pasti malam harinya menjadi incaran empuk para tangan jahil yang setiap saat mengintai.
Faktor keamanan inilah yang menjadi pertimbangan kami ketika hendak memberikan pendampingan. Apakah nantinya barang yang kita dukung untuk sekolah akan bisa ‘aman’ dari tangan-tangan jahil. Barang-barang seperti apa yang sekiranya bisa bermanfaat bagi pihak sekolah tapi tidak terlalu menggoda untuk digondol tangan-tangan jahil tadi.
Salah satu alternatif yang paling aman adalah dukungan tambahan alat-alat peraga pendidikan bagi sekolah. Hal ini yang menjadi pertimbangan kami ketika bersama teman-teman dari Keluarga Besar Pecinta Alam KAPA ’85 Universitas Gajayana Malang (Uniga Malang), menyalurkan bantuan untuk SDN Argosari 3 Ranu Pani kabupaten Lumajang.

Sebagai bagian dari program ‘Reconvened in Nature’ pada tanggal 13-15 Mei, bersama kami menyalurkan bantuan alat peraga bagi SD Argosari 3. Yayasan Tunas Cendekia yang diwakili oleh Beny Syaaf yang sekaligus sebagai anggota KAPA’85 secara langsung melakukan penyerahan dengan Bapak Nyoto Adi sebagai Kepala Sekolah.


Tidak hanya itu, sejumlah buku juga kami hibahkan bagi masyarakat setempat. Terima kasih untuk teman-teman KAPA ’85 Uniga Malang atas kerjasama dan bantuannya. Semoga kebersamaan yang kita bangun ini bisa memberikan banyak manfaat bagi anak-anak yang terbantu.
Terima kasih juga untuk anda yang sudah memberikan donasi dan dukungannya untuk solidaritasKEBERSAMAAN. Atas bantuan anda ini, satu sekolah lagi terbantu untuk bisa mendapatkan kesempatan menjadi lebih baik lagi 🙂
Ditulis pada: 19 May 2011
- oleh: Yudhis
Berikut kami perlihatkan foto-foto terbaru hasil dukungan untuk program pembelajaran PAUD & TK Kalaam Mulia. Dukungan kali ini berupa renovasi perosotan serta pintu, pembelian meja kursi untuk guru murid, pengadaan alat permainan titian dan panjatan jala. Tentunya pembuatan cat mural ulang untuk dinding luar sekolah.




Siti Rahmah pengajar sekaligus pemilik rumah yang menjadikan sebagian tempatnya untuk PAUD & TK, mencoba untuk memberikan satu sekolah alternatif bagi masyarakat sekitarnya yang memiliki kekurangan secara ekonomi untuk memasukan sekolah anaknya sejak dini.
PAUD sendiri adalah Program Anak Usia Dini (0-6 tahun) yang menjadi program pemerintah yang bertujuan meningkatkan akses dan mutu pelayanan pendidikan yang berbasis lingkungan. Singkat cerita membantu anak-anak dari keluarga yang membutuhkan agar bisa menikmati pendidikan menjelang SD.
Terima kasih tentunya bagi anda yang sudah memberikan dukungan dan donasinya untuk program solidaritasKEBERSAMAAN. Kita harapkan dengan munculnya berbagai alternatif tempat pendidikan dengan berbasis lingkungan ini bisa mencegah semakin lebarnya jurang kualitas pendidikan antara yang mampu dan tidak mampu. Anda tertarik membantu lebih jauh?
Kalaam Mulia beralamat di Jalan Delima Ujung No.6, Blok A, RT 01/RW 05, Cinere, Limo.
Ditulis pada: 21 March 2011
- oleh: Yudhis
Mitra kami di Magelang, Rumah Pelangi, baru saja memberikan laporan foto terbaru dari program bantuan alat kesenian untuk Kelompok Kesenian Bangun Budaya, Desa Sumber, Kecamatan Dukun.
Mas Gunawan koordinator program dari Rumah Pelangi telah bertemu langsung dengan Mas Untung sebagai perwakilan dari Bangun Budaya. Mas Untung merupakan generasi muda yang aktif juga di padepokan seni Tjipta Boedaja di dusun Tutup Ngisor, dia merupakan keponakan dari pengelola padepokan tersebut. Selain aktif berwayang orang di padepokan, dia juga wira wiri malam hari antar dusun di lereng lereng gunung Merapi Merbabu untuk mengajari kesenian rakyat.
Kesenian adalah bahasa universal untuk saling mengenal dan memahami pluralitas budaya, karena kesenian tidak mengenal sekat pemisah, baik suku, golongan maupun agama. Terima kasih untuk anda yang turut memberikan donasi serta dukungan melalui solidaritasKEBERSAMAAN, sehingga bantuan ini bisa terwujud. Salut!




Kelompok Kesenian Bangun Budaya sendiri juga atraktif, punya kesenian Grasak anak-anak dan dewasa, yang merupakan modifikasi dari kesenian topeng ireng yang marak di kabupaten Magelang. Selain itu anak-anak kecil sd dewasa setiap saat dapat menari performance menyikapi sebuah tema…

Ditulis pada: 03 February 2011
- oleh: Yudhis
Ini dia laporan foto hasil program bantuan pemasangan pipa air bersih di Dusun Gowok Pos yang berlokasi di Desa Sengi, Magelang, Jawa Tengah.




Foto-foto ini hasil bantuan teman-teman disana mas Yoko (081915491324) dan mas Yansen (087834052235).
Terima kasih atas koordinasi dari Mas Gunawan dan teman-teman di Rumah Pelangi, sehingga program bantuan ini bisa berjalan dengan baik.
Kami sadar kalau kebutuhan air bersih menjadi salah satu unsur penting dalam pemulihan daerah-daerah yang terkena dampak suatu bencana. Semoga dengan adanya aliran air bersih ini para anak-anak bisa kembali menjalankan aktivitas belajar mengajarnya dengan lebih segar lagi 🙂
Ditulis pada: 10 January 2011
- oleh: Yudhis
Laporan dari teman-teman Rumah Pelangi baru saja kami terima. Foto dan data enam desa yang anda lihat ini adalah tempat penyaluran bantuan program paket susu dari Abbott Nutrition Indonesia dan The Urban Mama.

Berikut adalah data keenam desa yang menjadi tempat penyaluran paket.

Teman-teman Rumah Pelangi dibawah koordinasi Mas Gunawan juga menambahkan bahwa Dusun Gemer, Stabelan, Bandongan, Gejiwan, dan Klakah Tengah merupakan daerah mantan pengungsi, lokasi mereka di lereng Merapi radius 5-7km.
Sedangkan Gempol adalah dusun yang kena lahar dingin Kali Putih karena letaknya disamping sungai tersebut, saat ini dusun tersebut tertutup pasir dan batuan sehingga mereka mengungsi.
Kami mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuan teman-teman di Rumah Pelangi, sehingga paket bantuan ini bisa tepat sampai ke mereka yang membutuhkan. Semoga kebersamaan ini bisa terjalin selalu untuk bisa membantu lebih banyak lagi mereka yang membutuhkan. Salut!
Kontak Rumah Pelangi via mas Gunawan bisa dihubungi ke: 081802723030