Badan Sehat Jiwapun Sehat

Men sana in corpore sano. Kalau tubuhnya tidak sehat bagaimana jiwa ini bisa berkembang. Memang tidak salah kalau sejak pertama mengenal guru olahraga, kita langsung diperkenalkan dengan ungkapan tersebut. Buktinya bisa dilihat kalau saat ini kita sadar ketika melihat ke bawah sejenak, perut secara perlahan dan pasti mulai menutupi pandangan kita kearah dua kaki dibawah ๐Ÿ˜€ Ditambah sering kurang gairah dalam bekerja. Mungkinkah saatnya olahraga.

Pagi ini paling tidak anak-anak di SDN Palasari 03 di Desa Palasari Kecamatan Cijeruk, Bogor, memperlihatkan bahwa semangat mereka masih tinggi. Walaupun keadaan sekolah yang memprihatinkan. Tapi jika ada lapangan dan bola nganggur, dengan cepat dan kompak semua langsung bergerak!

Bola Baru

Betapa senangnya mereka melihat bantuan berupa bola sepak, bola volley, kasti, tolak peluru dan cakram. Tidak kalah antusias dengan para muridnya, di foto anda bisa lihat sendiri sang guru olahraga yang nampaknya galak (jadi ingat Pak Jaja guru SD dulu) akhirnya bisa tersenyum melihat kegembiraan anak-anaknya.

Bantuan yang tidak seberapa tapi amat sangat bermanfaat inilah yang selalu [solid] coba lakukan. Tentunya semua bisa terwujud berkat bantuan anda, para sahabat solidaritas, yang selalu setia rutin memberikan donasi melalui kami. Berkat bantuan yang telah anda berikan, anak-anak di Desa Palasari ini bisa berbangga bahwa bola yang mereka gunakan tidak kalah dengan bola yang digunakan anak-anak kita di sekolah. Tahu sendiri rasanya ketika kita menggunakan bola yang benar-benar bagus ๐Ÿ™‚

Kita harapkan bantuan alat olahraga ini akan menjadi penyeimbang mereka dalam menghadapi beban pelajaran yang lumayan berat dengan keadaan ekonomi seadanya di sekolah. Dengan badan sehat, mudah-mudahan jiwa anak-anak ini akan selalu bersih dalam bertindak.

Pemukul kasti: Rp.10.000,- Bola Sepak: Rp.75.000,- Wajah puas anak-anak Palasari berolahraga: Priceless.

Meja dari Premium

hanifa PREMIUM Siang tadi di Gedung S. Widjojo Jalan Sudirman akhirnya bertemu Hanifa Cokrodiharjo. Sehari sebelumnya sudah bertemu dengan Radix untuk survey jenis meja yang ingin disumbangkan. Kedatangan tadi untuk mengambil empat buah meja. yang didonasikan oleh pihak Premium Solusi Indonesia untuk program [solid]. Terima kasih Coleen yang sudah menginformasikan keberadaan kami kepada teman-teman di Premium.

Kemitraan dengan berbagai kalangan dari latar belakang yang berbeda memang menjadi salah satu kekuatan dari kelangsungan program [solid]. Perusahaan besar atau kecil. Komunitas tani maupun seni. Terbuka bagi siapa saja yang peduli ๐Ÿ™‚

Jika anda juga mempunyai rencana untuk memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendidikan anak-anak di Indonesia, tolong kabari kami. Apapun bentuknya. Asalkan untuk peningkatan mutu dan kondisi pendidikan yang ada, kita akan coba carikan bentuk yang tepat untuk bisa disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.

Seputar bantuan empat meja ini bisa anda kontak:
Premium Solusi Indonesia
Gedung S. Widjojo Lantai 1
Jl. Jend. Sudirman 71
Tel: 021 5272087

Bunda Inong…terima kasih

Baru saja membaca berita mengenai Bunda Inong.

Ya Tuhan mohon beri kekuatan bagi Bunda dan keluarga yang menjalani semua ini. Hanya Engkau yang tahu apa yang terbaik bagi mereka. Berikanlah kebaikanMu bagi Bunda dan keluarga. Amin…

Perkembangan lebih lanjut bisa dilihat blog-nya Hany.

Update 20:14 Membaca perkembangan di forum BlogFam:

– Saat ini Inong masih dibantu oleh alat bantu jantung (atau pernafasan? saya juga kurang ingat). Chance untuk beliau survive, kecil, kurang dari 10%

– Pihak rumah sakit *BELUM* menyatakan bahwa Inong sudah meninggal. Sesuai prosedur, selama 72 jam (dihitung sejak kemarin malam) Inong masih akan dibantu oleh alat bantu. Jika setelah 72 jam, tidak ada perkembangan, baru nanti alat bantu-nya dilepas dan dinyatakan meninggal.

Doa kami ya Tuhan, berikan yang terbaik untuk Inong sekeluarga…

Update 1 September 07:50. Innalillahi wa inna ilaihi raa ji’un. Terima kasih Inong telah menjadi sahabat solidaritas yang selalu membantu dan mendukung. Keluarga pasti sangat bangga memiliki istri dan ibu seperti Inong

Kollekan Peduli

Setiap bulannya selain terus mencari inovasi dalam kemitraan untuk membantu di daerah baru, kami juga selalu mencoba mencari para mitra baru untuk bersama-sama membantu pengumpulan dana bagi program [solid]. Pada bulan Agustus ini Galeri Kollekan menjadi mitra yang membantu kami. Dengan menawarkan keramikPEDULI, Yetty dan Ibu Wati sebagai pegelola Kollekan memberikan komitmen bantuannya dengan menyisihkan hasil penjualan sebesar 20% untuk disumbangkan bagi program [solid].

Kelangsungan dari [solid] sendiri memang sangat tergantung dari para donatur individu seperti anda, yang telah secara rutin setiap bulannya membantu. Oleh sebab itu agar selalu ada sesuatu yang baru ketika anda ingin membantu, kami mencoba mencari berbagai inovasi yan diharapkan sesuai dengan selera anda. Semua dirancang sedemikian mudah dan sederhana, sehingga tujuan anda untuk membantu tetap tersalurkan.

Terima kasih bagi anda yang sudah berpartisipasi dengan membeli keramikPEDULI. Semoga anda suka dengan mug shio yang pasti terlihat beda dengan mug rekan kantor anda ๐Ÿ™‚ Yang belum sempat pesan jangan khawatir. Penawaran ini masih akan terus berlangsung sampai dengan waktu yang akan ditentukan kemudian. Silahkan klik ini untuk bisa memesan dan turut membantu.

kollekanPEDULI

Galeri Kollekan bisa anda temui di Jl. Abdul Majid 15, Cipete Utara, Jakarta Selatan. Mereka menawarkan kelas keramik untuk individu maupun secara workshop. Saya sudah mencoba mengikuti kelas mereka. Selama lima pertemuan sudah berbagai macam gelas dan mangkuk yang tercipta dari jari-jari kaku ini ๐Ÿ˜€ Ada juga kelas untuk anak-anak anda. Jadi silahkan hubungi 021 7694543 untuk informasi lebih lanjut.

Intip Kaos

Minggu ini mendapat banyak kabar baik dari beberapa sahabat solidaritas yang sudah banyak membantu. Kabar dr. Arie dari Kupang yang melaporkan perkembangan donasi buku yang kita salurkan kesana. Sejauh ini semua berjalan dengan lancar. Kontak juga dengan Pak Manto dari Perpusatakaan Mitra Tema di Bantul, kita masih finalisasi persiapan kelas membatik. Pertengahan atau akhir September nanti mudah-mudahan sudah bisa berjalan. tentunya ada Taufik dari Fupei yang selalu setia melaporkan perkembangan penjualan gelang merah. Oh ya, selamat juga buat Ninit yang kemarin baru saja melahirkan. Ibu dan bayi dalam keadaan sehat semua ๐Ÿ™‚

Tapi salah satu kabar baik lainnya adalah pembuatan kaos dan kaos polo [solid] memasuki tahap akhir. Pembuatan kaos ini merespon permintaan dari sahabat solidaritas banyak meminta adanya kaos [solid]. Ini akan menjadi koleksi perdana dengan persediaan terbatas. Kita sudah lihat contohnya. Bahan kaosnya memang dipilih senyaman mungkin, tidak panas seperti bahan kaos standart acara gathering ๐Ÿ˜€ Jika bagus penjualannya nanti, kita berencana akan mengeluarkan design baru dengan jumlah yang terbatas. Tentunya tersedia bagi pria maupun wanita. Ada warna hitam, putih dan dark grey.

Seperti biasa pembelian dari kaos dan polo ini sekaligus membantu program dari [solid]. Mudah-mudahan dalam 1-2 minggu kita sudah siap meluncurkan sekaligus menjualnya kepada anda. Ini dia sneak preview kaos dan polo-nya…

kaos solidaritasKEBERSAMAAN Polo solidaritasKEBERSAMAAN

Merdeka!

Terima kasih Mahitri Wiyani, yang sudah berbagi ‘Mata Hati Indonesia‘ ini kepada kami dan teman-teman yang lain. Terima kasih sudah berbagai dan membuat kita bangga menjadi bagian dari Indonesia ๐Ÿ™‚

“Beberapa waktu yl, diriku dpt mail dari Yayasan Tunas Cendekia. Intinya sih tentang gimana memupuk kebanggaan pada bangsa kita. Okelah, banyak hal besar terjadi di negara ini. Yang kadang ada juga sampe malu menjadi anak negeri. Mulai dari korupsi, pemerintah yang nyaingin kelompok srimulat dst…

Tapi masak sih gak ada hal lain, sekecil apapun itu, yang bikin kita bangga atas negeri kita? Sok nasionalis? Maybe (nah kan sok inggris neh..) Ehm…seperti aku bbrp hari kemaren, males banget liat acara tv yang kebanyakan persiapan ultah RI. Dalam hati sempet bilang, Wah muna’ banget nyiapin acara ginian.

Sampai anakku yang umur 3 taon, entah dapet angin darimana, terus nyanyiin lagu Bendera Merah Putih (tau dong lagunya), padahal dia diajarin nyanyi ini 2 bln yl. Nyanyinya kok baru sekarang. Pake acara minta dibeliin bendera segala. Akhirnya semua orang yang punya kendaraan di rumah (kan banyak anak ngekos di rumah) terinspirasi masang bendera.

Puncaknya ya kemaren. Jam 18.00 WITA di Indosiar aku nonton acara Paskibraka gitu. Tentu saja atas request Vina (?!!) Tiba2 aku inget, waktu masih SD sampai SMP, acara ini yang paling aku tunggu2. Setiap kali nonton persiapannya sampai acara puncak 17 Agustus, ini selalu jadi acara favorit. Malah aku sampai bela2in nonton detik2 proklamasi en penurunan bendera segala!

Kemaren lagi-lagi aku khusuk nonton acara ini. Merinding en bahagia banget nontonnya. Menggelikan? mungkin yah. Tapi sungguh, ini bukan ajang kecantikan, tapi tetap menampilkan yang terbaik. Gak harus cantik, tampan, berkulit mulus atau apapun. Yang penting, terbaik.

Yuk, liat berbagai hal sekeliling kita, yang setidaknya bisa bikin kita (masih) mencintai negeri kita. yuuuuk…”

Selamat HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-61

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari 100 orang miskin Indonesia, 16 tidak bisa baca dan menulis!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia