Donasi Fupei, Kabar Yogya & Buku Panduan Rumah Belajar

Baru saja selesai kontak dengan Sagad untuk berterima kasih atas bantuan yang diberikan para sahabat FUPEI. Donasi sejumlah 2,5 juta rupiah tentunya amat sangat membantu program [solid]. Tidak lupa selamat juga bagi FUPEI yang sudah meluncurkan ‘penampilan’ terbarunya. Semakin ok! mudah-mudahan FUPEIs menjadi semakin kompak terus. Sekali lagi terima kasih untuk para FUPEIs yang sudah ikut memberikan donasinya. Laporan penyalurannya akan segera kami kabarkan. Salut!

Kemarin akhirnya bersama Thomas dan tim di Yogya, sepakat untuk memberikan dukungan untuk program membatik anak-anak yang diadakan di Mitra Tema. Mendengar langsung dari Pak Sumanto sebagai pengasuhnya, program membatik ini diharapkan bisa memberdayakan anak-anak sekitar agar dijadikan modal ketrampilan untuk masa depan mereka. Sebenarnya program ini sejak Desember tahun lalu sudah berjalan dua kali seminggu dengan peserta sekitar 40 anak. Tanpa dipungut biaya. Namun karena gempa banyak peralatan yang rusak. [solid] dalam minggu ini akan memberikan dukungannya untuk bisa mempersiapkan program membatik berjalan kembali, dengan target tahap pertama selama enam bulan. Laporan lengkapnya tentu akan kami beritakan secepatnya.

Kemarin siang bertemu dengan Sekar yang khusus memberikan saya dua buku yang berisi panduan mengelola rumah belajar. Buku-buku ini dibuat oleh tim dari Coca Cola Foundation Indonesia. Melihat isinya benar-benar sangat membantu. Terutama bagi mitra-mitra [solid] yang berada di daerah. Dengan adanya panduan yang dipaparkan secara ringkas dan jelas tentunya akan menjadi pegangan yang sangat baik bagi mereka yang ingin memberdayakan masayarakat sekitar. Bagi anda yang berniat mendirikan rumah belajar jangan sampai tidak membaca buku ini.

Secara ringkas dijelaskan fungsi dan bagaimana menetukan layanan yan tepat dikembangkan agar sesaui dengan kebutuhan masyarakat setempat. Kemudian bagaimana mengelolanya. Mulai dari penentuan program, SDM, laporan keuangan sampai dengan pengembangan organisasi. Namun karena buku tersebut tidak diperjualbelikan, saya sudah email ke pihak mereka untuk mengajukan permintaan tambahan buku tersebut. Mudah-mudahan mendapat tanggapan.

SD Watunggere, Ende, NTT

Serah Terima Laporan hasil penyaluran dan foto dari Ende, Flores, NTT sudah kami terima melalui email. Dokter yang sedang membantu di lokasi, dr. Arie Muliawan bertindak menjadi perwakilan [solid] dalam penyaluran kali ini. Bantuan berupa buku-buku pelajaran untuk SD Watunggere di kecamatan Detukeli diterima langsung oleh Kepala Sekolah Yohanes Lande.

Total ada 720 buku pelajaran yang disalurkan untuk dijadikan inventarisasi sekolah. Buku-buku yang ada diperuntukan bagi kelas 4, 5 dan 6. Dengan perincian mata pelajaran IPA, IPS, Matematika dan Bahasa Indonesia.

SD Watunggere, Ende, Flores Anak-Anak Flores

Tentunya terima kasih atas bantuan yang telah anda berikan kepada [solid] selama ini. Inilah salah satu hasil dari kepedulian yang telah kita tunjukkan bersama. Anak-anak di Watunggere ini sangat berterima kasih atas kebaikan hati anda. Terima kasih juga atas bantuan dari Heri dari penerbit Erlangga yang sudah membantu melancarakan pengiriman buku-buku tersebut.

Wah Meja Sendiri!

Bayangkan kalau anda tiba-tiba diberitahu akan mendapat meja dan kursi kerja baru di kantor? atau meja dan kursi makan baru untuk rumah anda? Terus terang untuk orang biasa seperti saya, mendapat kartu ucapan selamat saja sudah merupakan kebahagiaan yang luar biasa. Apalagi jika anda lihat cerita yang terjadi hari ini…

Bisa dibayangkan betapa bahagianya anak-anak SDN Pasir Tengah 01, Cijeruk, Bogor, ketika datang dua truk datang menepi yang isinya ternyata meja bangku untuk mengganti meja bangku lama milik mereka. Saking senangnya sampai-sampai semua anak ikut bantu dan menggotong meja bangku sampai ke kelasnya masing-masing.

Sekedar gambaran dari sekolah tersebut. Berikut adalah foto dari kondisi kelas dengan bangku meja belajar lama mereka.

Tugas Membaca

Kegembiraan sambil ikut membawa bangku meja ‘baru’ mereka ke kelas ๐Ÿ˜€

Satu per Satu Berdua

Lihat dari bangku meja yang sudah lapuk dan rapuh. Sekarang sudah tergantikan dengan bangku meja yang kuat dari jati. Wow! bisa satu meja satu orang.
Meja Bangku Lama Meja Bangku Baru

Tentunya semua ini tidak akan bisa terealisasi tanpa bantuan dari Lee dan Sekolah Lentera Kasih. Atas bantuan ini anak-anak dan para guru menitip ucapan terima kasih. Andaikan anda bisa melihat raut kebahagiaan yang terpancar dari wajah anak-anak ketika mereka mencoba bangku meja tersebut. Kata mastercard, priceless…

Jarak Tidak Jadi Masalah

Agustus tahun lalu kami mendapat kehormatan dibantu oleh para sahabat yang sedang ‘merantau’ di Arnhem, Belanda. Tahun ini senang sekali Putri dan teman-teman PPI Arnhem-Nijmesen masih ingat dengan kami disini ๐Ÿ™‚ Kembali mereka memberikan dukungan terhadap [solid] dengan mengadakan acara pengumpulan donasi di acara Indonesia Culture Day’06.

Bantuan PPI Arnhem Nijmesen Sore tadi di Plaza Senayan, saya bertemu dengan dua perwakilan mereka yang memberikan secara langsung hasil pengumpulan donasi tersebut. Disebelah kanan foto ada Dela Clara Nindya Nan Insani dan Halin Fijriani Hasra. Hasilnya 845 Euro berhasil mereka kumpulkan. Salut!

Melihat kepedulian dan kebersamaan para sahabat yang ada di Belanda ini membuat saya selalu mempunyai keyakinan bahwa dimanapun kita berada, berapapun yang bisa kita sisihkan, hasilnya sungguh amat berarti bagi anak-anak yang amat sangat mendambakan suasana pendidikan yang layak bagi mereka. Hasil tahap pertama mereka sudah bisa membuktikan hal tersebut.

Sahabat saya selalu mengingatkan, walaupun kita berjuang setengah mati ketika sedang belajar di luar negeri dengan biaya pas-pasan dari beasiswa. Namun kesulitan yang dia alami di negeri orang tidaklah sebanding dengan anak-anak yang berada di daerah pedalaman Indonesia yang harus berjalan 8 KM dengan kaki telanjang atau menunggu satu jam untuk sampan yang membawa mereka menyeberang sungai, hanya untuk bisa bertemu teman-temannya di sekolah. Kita masih jauh lebih beruntung dis katanya, walaupun harus bekerja paruh waktu sambil mengetik malam harinya, paling tidak kita sudah diberi kesempatan melihat berbagai macam keragaman dunia luar. Kini saatnya membalas budi apa yang sudah nikmat Tuhan berikan kepada kita ๐Ÿ™‚

Teman-teman di Belanda sudah menunjukannya dan kami salut untuk kepedulian ini…

Aku Bangga Jadi Anak Indonesia

anakBIAK

Inilah tema Hari Anak Nasional 2006!

Tentunya siapa yang tidak bangga menjadi anak di negara dan bangsa yang luar biasa ini?

Jelas bangga. Dan kita siap untuk terus membangun dan membawa nama Indonesia menjadi lebih baik lagi. Siap membantu anak-anak Indonesia lainnya yang masih membutuhkan pertolongan kita semua.

Semua siap dilakukan karena kita, berapapun usia kita saat ini, akan selalu menjadi anak-anak Indonesia yang bangga akan tanah airnya. Mari bersama mempersiapkan bangsa ini menjadi tempat yang lebih baik lagi bagi anak dan cucu saya, anda dan kita semua…

Selamat Hari Anak Nasional sahabat!

Foto: Ilias Irawan

Perpus Digital & Ahad Mart

Akhir bulan lalu kami datang ke Garut untuk menyalurkan bantuan untuk MTs Sururon berupa perangkat lengkap komputer. Saat berdialog dengan para pengajar dan pengurus disana terucap keinginan dari mereka untuk bisa menyediakan bagi anak murid maupun masyarakat desa setempat satu perpustakaan yang memadai untuk bisa dijadikan rumah ilmu.

Karena jauhnya lokasi diatas pegunungan, maka salah satu solusi yang bisa saya katakan waktu itu adalah dengan memanfaatkan komputer tersebut sebagai salah satu media membaca. Perpus mini digital ๐Ÿ˜€ Caranya? Dengan pengadaan CD ROM majalah Tempo. Bayangkan hanya dalam satu CD terdapat koleksi lengkap artikel tulisan dari 52 edisi majalah Tempo selama setahun. Satu edisi saja sudah terdapat berbagai ragam info yang bisa dimanfaatkan. Jadi tinggal masukan CD, cari topik apa yang diinginkan lalu bisa baca dengan lengkap dan puas.

CD Tempo untuk GarutSemua ini tidak hanya bisa dimanfaatkan oleh para murid maupun pengajar sekolah, namun artikel-artikel lain yang ada di CD tersebut tentunya menjadi daya tarik bagi masyarakat. Walaupun masih jauh dengan informasi real time yang disajikan oleh internet, namun bagi masyarakat petani yang kesehariannya hanya bertani dan tinggal jauh di pegunungan, informasi dalam satu CD tersebut merupakan jembatan mereka mengetahui perkembangan Indonesia dan dunia. Malam ini saya berikan 4 CD ROM majalah Tempo kepada Boy Fidro.

Hanya satu langkah kecil yang sedang kami coba. Kalau anda punya info CD ROM apalagi yang bisa diberdayakan untuk komunitas tolong kabari kami ya. Mudah-mudahan bisa bermanfaat nanti di desa Sarimukti ๐Ÿ™‚

Tidak lupa juga kami bersyukur atas bantuan yang diberikan Harry Sufehmi. Mulai minggu ini gelang [solid] sudah bisa didapatkan di Ahad mart cabang Pondok Aren, Tanggerang. Mini mart dengan sentuhan Islami ini bisa menjadi salah satu pilihan anda yang ingin membeli barang yang dijamin halal dan tentunya tidak ada rokok dan alkohol yang dijual disana. Aman dari godaan ๐Ÿ™‚

ahad MART1

Ahad mart menjadi mitra penjual kami yang paling baru. Gelang merah [solid] bisa anda dapatkan pas pada saat membayar di kasir. Patokan lokasinya ada di dekat STAN atau tepatnya di Jl. Raya Ceger no.28 Pondok Aren. Tel: 021 7359407.

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari 100 orang miskin Indonesia, 16 tidak bisa baca dan menulis!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia