Sampai dengan tanggal 28 April nanti bertempat di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Depok, [solid] bersama Mapala UI membuka stan untuk pengumpulan dana program Sepeda untuk Sekolah. Kami bisa melakukan hal ini berkat dukungan dan bantuan dari para sahabat LKHT FHUI yang sedang mengadakan pekan hari Hak Kekayaan Intelektual. Terima kasih Brian dan teman-teman lain atas dukungannya 🙂
Selama seminggu ini anda bisa mengikuti berbagai macam acara dari diskusi, pemutaran film, talk show dan tentunya bazaar 😀 Tapi jangan lupa untuk mampir ke stan kami untuk sedikit memberikan bantuan. Anda bisa membantu dengan membeli gelang merah [solid] atau CD original soundtrack film dokumenter Thank You and Good Night Mother.
Sekaligus memberitahu bagi anda yang kehabisan stok CD minggu lalu, sekarang kami sudah mendapat stok baru. Silahkan anda pesan melalui kami dengan membaca caranya disini. Sebagian dari hasil penjualan CD akan disalurkan kepada program [solid].
Silahkan klik foto berikut untuk melihat foto-foto seputar program Warnai Sekolah yang telah selesai dilakukan. Paling tidak akan memberikan sedikit banyak gambaran mengenai proses yang telah dilakukan selama dua hari. Semua foto pada bagian ini diambil oleh Tedi K Wardhana. Jika anda memerlukan informasi lebih banyak seputar program ini silahkan kontak kami via info@tunascendekia.org
Anda juga bisa melihat video singkat dari kegiatan tersebut:
Jika Jumat sore tadi anda melihat sekelompok orang yang mengayuh sepeda sambil membagikan brosur, inilah para pendukung program Sepeda untuk Sekolah yang sedang melakukan kampanyenya disepanjang jalan protokol Jakarta.
Kegiatan ini merupakan inisiatif dari para sahabat Mapala UI dengan tujuan sosialisasi program kepada para pengendara yang sedang bermacet ria di ibu kota tercinta terhadap program sosial yang akan diadakan di Yogyakarta 2 Mei nanti. Sejak pukul empat sore para sahabat dari berbagai kalangan sudah terlihat bersiap dengan sepedanya masing-masing. Disamping para mahasiswa Mapala UI, terlihat juga beberapa anggota dari komunitas Bike to Work dan sukarelawan lainnya yang khusus datang untuk membantu.
Sosialisasi yang dilakukan melalui sepeda ini diharapkan bisa memberikan pendekatan lain bagi masyarakat yang kebetulan berjumpa di jalan. Kepedulian dan kebersamaan yang dilakukan sesama pengguna jalan semoga bisa membawa manfaat bagi anak-anak yang dibantu nantinya lewat program Sepeda untuk Sekolah. Program ini akan membantu para murid SMP di lima Daerah Tingkat II di Propinsi DIY. Bantuan yang diberikan nantinya dalam wujud sepeda untuk meringankan biaya trasnportasi ke sekolah.
Pemberian bantuan sepeda ini merupakan kegiatan kemitraan ketiga dari [solid] bersama Mapala UI. Semoga pada saat penyalurannya nanti bisa berjalan dengan lancara. Tentunya laporan lengkap akan kami tampilkan di situs ini.
Tidak lupa tentunya hari ini kita semua patut bersyukur dan semangat memperingatkan Hari Kartini. Semoga semakin banyak Kartini-Kartini kecil yang bisa kita bantu…
Jika anda menyangka grafiti selalu indentik dengan orang-orang yang pilox dinding tembok di jalanan maupun perumahan yang katanya tidak gunanya. Jangan salah. Sekelompok orang yang menjadi bagian dari komunitas Tembok Bomber berhasil menunjukan sisi lain dari kehidupan sekelompok seniman jalanan.
Dengan mengucapkan syukur, akhirnya pada hari kedua sekitar pukul lima sore waktu setempat. Diwarnai oleh hujan yang turun antara deras dan tidak, selesai sudah pengerjaan program Warnai Sekolah. Walaupun kru pengerjaan hari ini berkurang satu karena Rima tekena demam (cepat sembuh ya ma), ternyata semangat kepedulian yang diperlihatkan tiga prajurit tersisa masih bisa menyelesaikan dengan amat sangat baik. Sekali lagi mari kita berikan tepuk tangan salut bagi mereka =D> =D> =D>
Sebelum:
Foto: Yudhis
Sesudah:
Foto: Yudhis
Program:
Program Warnai Sekolah. Memperindah satu bangunan/ruangan TK dengan design yang sesuai, menggunakan media cat dan pilox. Diharapkan walapun keadaan dan kondisi ekonomi yang tidak menguntungkan, dengan adanya ruang kelas yang meriah bisa membuat anak-anak tidak pernah bosan untuk datang ke sekolah.
Lokasi:
TK Rahayu Terpadu Satu Atap SDN Pasir Tengah 01. Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Bogor. Satu Atap disini berarti masih dalam satu kepengurusan dengan SD-nya. Sekitar satu jam keatas dari kota Bogor.
Profil Sekolah:
Sekolah ini menjadi satu-satunya TK di daerah tersebut. Uang sekolah setiap bulannya yang ditarik dari masing-masing orang tua sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah). Sebagian besar murid SD-nya harus berjalan kaki selama satu jam untuk mencapai lokasi. Mata pekerjaaan dari orang tuanya kalau tidak buruh menjadi pedagang.
Sahabat Solidaritas:
Para kru yang mempersiapkan konsep dan mengerjakan design; Aram Kaleva (Aram), Kicky Octaviano (Kicky) dan Wibisana Sudrajat (Wibi) dari komunitas Tembok Bomber yang mengerjakan dalam ruangan, dan ada Rima Mariana Oentoe (Rima) yang mengerjakan bagian luar depan bangunan.
Dokumentasi oleh Tedi K. Wardhana.
Persiapan/Pelaksanaan:
Persiapan konsep dilakukan satu hari. Konsep design dilakukan berdasarkan koridor yang disarankan dalam mendesign satu ruangan untuk anak-anak TK. Dimana warna dan unsur gambar yang ditampilkan harus sesuai. Empat bagian tembok yang didesign dibedakan dalam tembok untuk pengenalan abjad, pengenalan angka, peletakan karya murid dan satu bagian lagi untuk membangkitkan kreativitas para murid. Pelaksanaan program dilakukan selama dua hari oleh empat sahabat solidaritas.
Perincian Modal/Biaya:
Hanya bermodalkan kepedulian, kepercayaan dan ketulusan membantu dari setiap sahabat solidaritas yang terlibat.
Benar-benar luar biasa. Hari pertama dari program Warnai Sekolah yang bertempat di desa Sukaharja, Bogor berjalan dengan lancar. Hasilnya. TK yang sedang di ‘bomber’ dengan cat serta pilox oleh Aram, Kicky, Wibi dan Rima mulai terlihat hasilnya.
Selasa ini merupakan hari pertama dari dua hari yang dijadwalkan untuk bisa mewujudkan nuansa baru bagi satu bangunan/ruang kelas TK yang mempunyai luas 6 X 5. Kerjasama pertama [solid] dan Tembok Bomber dalam satu aksi sosial yang sedikit berbeda. Karena dalam aksi sosial ini, yang menjadi bentuk penyaluran bukan dalam bentuk dana maupun barang. Melainkan satu bentuk pemberian warna dan design bagi satu TK yang kita lihat amat sangat membutuhkan bantuan.
Kegiatan kali ini juga ditemani oleh Tedi, yang merupakan seorang fotografer. Dia ingin membantu [solid] dengan mengabadikan program Warnai Sekolah selama dua hari penuh. Terima kasih banyak mas.
Hasilnya? jangan sampai dilewatkan esok hari. Tapi dilihat dari hari pertama rasanya sudah tidak sabar melihat keseluruhan design yang akan ditampilkan oleh para sahabat bomber. Doakan mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar besok.
Baru saja balik dari Citos. Bertemu dengan Rima dan Aram (Tembok Bomber) membahas persiapan serta finalisasi konsep untuk program Warna Sekolah. Sesuai dengan namanya, program ini bertujuan untuk mewarnai satu sekolah agar bisa memberikan inspirasi bagi para muridnya. Target kali ini TK yang ada di Bogor, terletak di satu daerah dengan SD Pasir Tengah 01 di desa Sukaharja yang menjadi salah satu penerima bantuan [solid].
Dengah luas 6 kali 5. Satu ruang kelas ini akan coba kita warnai dengan cat. Disertai dengan design yang sesuai dengan kebutuhan dari anak-anak TK tersebut. Kita sudah melakukan satu riset kecil mengenai design apa saja yang cocok untuk bisa dituangkan dalam dinding sekolah. Waktu pengerjaan akan dilakukan selama dua hari, tepatnya pada tanggal 18 dan 19 April nanti.
Doakan mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar dan tentunya tidak hujan besar. Takutnya catnya susah kering 😀
Sabtu kemarin akhirnya bertemu dengan Boy Fidro yang datang dari Garut. Bersama para teman-temannya yang mempunyai kepedulian sama, Boy saat ini sedang menangani tiga sekolah petani yang berada di Garut, Tasikmalaya dan Ciamis. Dalam mengoperasikan sekolah-sekolah ini mereka mengandalkan sepenuhnya pada pemberdayaan dan komitmen masyarakat setempat terhadap nasib anak-anak petani ini.
Tentunya dengan upah petani yang hanya berkisar antara lima ribu sampai tujuh ribu, sangatlah susah untuk mengharapkan anak-anak mereka untuk bisa meneruskan sekolah. Program yang dilakukan oleh Boy dan teman-teman disana sedang kami bahas untuk bisa dijadikan kemitraan dalam kampanye [solid]. Tahap pertama yang kemungkin dilakukan adalah dukungan penyediaan buku-buku bacaan dan pelajaran bagi perpustakaan yang sedang dibangun disana.
Dua hari lalu, pada hari Jumat, pertemuan dengan sahabat dari Mapala UI menyepakati dukungan selanjutnya dari [solid] untuk program Sepeda untuk Sekolah tahap ketiga. Setelah sukses pada tahap pertama dan kedua, tanggal 2 Mei nanti kita kembali akan menggelar program tahap ketiga. Kali ini targetnya 4 desa di 4 kabupaten. Bantul, Kulon Progo, Gunung Kidul dan Sleman. Total bantuan yang nantinya akan disalurkan sejumlah 100 sepeda dan penyediaan 6 bengkel.
Dari [solid] akan berusaha untuk menghimpun dana untuk 15 sepeda lagi. Senang sekali jika anda ingin berkontribusi pada program ini. Silahkan hubungi kami via info@tunascendekia.org atau 0813 1939 2773. Rekening kami atas nama Yayasan Tunas Cendekia. Bank Mandiri 119 000 432 1111.