Original Dong

Banyak yang menanyakan apakah kami menjual juga gelang-gelang dengan warna lain? Apakah gelang-gelang yang dijual di mal/plaza tersebut asli dari Yayasan Tunas Cendekia (YTC)? Atau tanya soal harga gelang yang katanya diatas 10 ribu.

Secara singkat. YTC masih konsentrasi menjual gelang yang warnanya merah bertuliskan solidaritasKEBERSAMAAN. Agar mendapat yang asli dan uang yang dikeluarkan sesuai dengan tujuan dari kampanye, belilah gelang [solid] melalui tiga cara;
Situs Resmi YTC www.tunascendekia.org
Mitra Resmi YTC atau,
Melalui keluarga/teman yang anda percaya.

Harganya? Baik membeli dari mitra ataupun dari keluarga/teman anda, resminya Rp.10.000,-

Kami sangat menghimbau bagi mereka yang ingin menjual kembali gelang [solid] jangan mengambil keuntungan dari penjualan gelang ini. Lebih baik uang yang ingin diambil untungnya tersebut disumbangkan ke anak-anak di sekitar lingkungan anda yang lebih membutuhkan. Ingat kampanye gelang peduli anak Indonesia ini bukan dana tujuan utamanya.

Tujuan sesungguhnya adalah menumbuhkan serta menyebarkan rasa kepedulian kita dengan orang-orang disekitar untuk membantu anak-anak Indonesia.

Mudah-mudahan semakin banyak orang, organisasi maupun perusahaan yang mau lebih giat lagi membantu anak-anak Indonesia. Salah satunya ini nih…PT Japfa Comfeed Indonesia. Yang ternyata pas kita mampir di Scoop juga mengeluarkan gelang kepedulian dengan warna orange. Anda bisa lihat lengkapnya di situsnya Japfa. (YTC tidak bekerjasama dengan Japfa untuk kampanye ini).

Oh ya… Terima kasih sekali untuk Rina dari Telkomsel. Jum’at kemarin di tengah kesibukan menyiapkan acara, sudah mau membantu kita menyebarkan kepedulian lebih luas lagi kepada mereka yang ingin membantu.

6 Menit

Itulah sepakbola. Segalanya bisa terjadi. Suatu keadaan bisa berbalik hanya dalam waktu 6 menit. Kejadian ini terjadi dini hari tadi. Liverpool akhirnya keluar sebagai juara dalam suatu drama sepakbola tingkat tinggi katanya.

Pertama selamat dulu buat Andhika dan Big Reds Indonesia. Selamat! tim anda memang layak dapat bintang :) Lucunya ada beberapa sahabat yang bilang,”lihat dong, ini semua berkat Gerrard pakai gelang merah!”
Steven Gerrard

Walaupun gelang yang dipakai beda makna tapi yakin 110% semangat merah yang dibawa di tangan kanan Gerrard dan tangan kita sama-sama punya efek dahsyat bagi setiap pemakainya. Benar khan!

Sundulan seorang Gerrard harus diakui memberi andil yang tidak sedikit bagi kebangkitan Liverpool menghadapi Milan tadi pagi. Peristiwa ini sekaligus menguatkan keyakinan saya kalau kebangkitan-kebangkitan seperti ini bisa terjadi pada setiap orang, atau bahkan pada suatu bangsa. Sundulan tadi bisa saja berbentuk bantuan kecil yang berupa doa, tenaga, buku, seragam sampai dengan dana.

Janganlah menyerah melihat permasalahan yang terlalu banyak menimpa bangsa ini.

Liverpool hanya butuh 6 menit untuk melakukannya. Bisa jadi dengan tambahan 6 pemakai gelang [solid] setiap harinya, perlahan dan pasti kita bisa mengubah nasib bangsa Indonesia tercinta. Saatnya melakukan perubahan. mari dimulai dari diri sendiri. Ayo tunjukkan semangat [solid]!

Alam Menuntun

Beratap langit. Sawah hijau terbentang. Rindang pohon. Tenangnya empang. Berdampingan dengan hilir mudiknya kereta dan mobil di jalan tolol sebelah. Hari ini, lahirlah Sekolah Alam JurankDOANK!
JurankDoank

Bukan seorang konglomerat. Bukan pula seorang yang miskin. Hanya manusia biasa dengan julukan artis atau seniman. Berbekal tekad, pengorbanan waktu serta dorongan alam, dikDOANK berhasil menyelesaikan proyek terbarunya. JurankDOANK berdiri sebagai ‘rumah belajar’ untuk anak-anak kampung disekitar rumahnya di pinggir kota Jakarta.

dik hanya ingin anak-anak sekitar yang masih banyak tinggal di sekitar sawah mempunyai semacam rumah bermain sambil belajar. Tempat dimana mereka bisa menghabiskan waktunya untuk membaca, bermain atau sekedar melewatkan hari. Diharapkan dengan adanya tempat yang aman dan bermanfaat tersebut akan menjauhkan dari hal-hal yang negatif dalam meluangkan waktu kosong mereka.

Tidak banyak tenaga maupun dana. Dasar jiwa seniman. Berbekal bambu dan bahan alami lainnya, dik berhasil menyulap satu tempat buang jin menjadi tempat yang nyaman bagi para warga sekitar. Terutama bagi anak-anak.

Dalam hal materi maupun kemampuan saya yakin banyak diantara kita yang lebih beruntung dari seorang dikDOANK. Tapi sanggupkah diri ini mengalahkan semua ego dan godaan dunia untuk membantu yang masih membutuhkan?

dik memilih tidak hanya bekerja keras untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anaknya. Dia berpikir lebih luas lagi. Dia memilih untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi kelak anak-anaknya nanti tumbuh berkembang. Lingkungan dimana semua anak bisa menikmati pendidikan. Kelak dengan bekal pendidikan tadi mereka bisa dengan damai hidup berdampingan. Bahu membahu membangun bangsanya menjadi lebih baik lagi.

Mungkin kita juga hanya manusia biasa dengan julukan pelajar, mahasiswa, karyawan, manager, atau CEO. Sanggupkah kita melakukannya? Sanggup. Adakah waktu kita melakukannya? Ada. Siapa yang akan membantu kita? Kita sama-sama dong :) seperti gelang [solid]

Tidak ada kata tidak untuk anak-anak Indonesia. Masa depan Indonesia yang lebih indah.

Informasi seputar Kandank Jurank Doank bisa hubungi 021 74631934 atau 021 9146523
www.kandankjurank.com

Waisak 2549

Thema Waisak 2549/2005 :
Dengan Semangat Waisak mari kita kembangkan rasa malu berbuat jahat dan takut terhadap akibat perbuatan jahat untuk membangun moral dan etika umat manusia.

“Peringatan agama seperti hari Waisak ini sangat penting karena di sinilah kita memperbaharui tekad kita bahwa kita harus mampu mengendalikan diri, apabila kita benar-benar ingin menegakkan kebenaran agama masing-masing. Jadi, letak kebesaran orang beragama adalah kemampuan mengendalikan diri, bukan menonjolkan diri,”

“Sejarah menunjukkan kemajuan materi haruslah dibarengi dengan perkembangan spiritual. Wangsa Syailendra berhasil membangun Candi Borobudur. Ini suatu bukti bahwa kemajuan materi telah digunakan sepenuhnya bagi upaya pengembangan spiritual,”

“Tidak heran jika dalam perkembangan agama Islam, misalnya, terdapat bagian dari agama Buddha yang diserap. Sistem pendidikan pesantren yang paling tangguh sebetulnya menyerap dari agama Buddha. Namanya pesantren, tempat santri tinggal. Santri berasal dari bahasa Tripitaka, bahasanya orang Buddha. Dan, pesantren pun menggunakan simbolisme wayang yang diakui sebagai simbolisme Hindu.”

Pidato Presiden Gus Dur tahun 2000 pada Perayaan Hari Waisak.

Tambah Stok

Khusus minggu ini kami memberikan ekstra tenaga untuk bisa menyediakan 3000-an gelang (penambahan sekitar 1000 dari stok minggu lalu). Senang sekali melihat antusias para sahabat yang begitu luar biasa mau membantu.

Senin pagi kami umumkan tersedianya stok. Sekitar jam setengah tiga secara resmi stok tersebut sudah habis dibeli dan dipesan dari berbagai daerah. Lebih dahsyat reaksinya dibandingkan minggu lalu. Syukur Alhamdullilah banyak sahabat yang mau berbaik hati mendukung kampanye [solid].

Mohon kesabarannya bagi yang belum kebagian. Keadaan ini membuat kami lebih terpacu untuk lebih banyak lagi memproduksi gelang. Sekali seminggu dijamin akan keluar stok baru untuk bisa dibeli. Tentunya untuk membantu anak-anak Indonesia.

Makna Merah

Terima kasih atas kesabaran dan perhatian yang sudah menunggu tanggapan saya kemarin. Maaf terpaksa kami cuti kemarin seharian karena harus ke Rumah Sakit. Hari ini kembali akan coba dibalas semua email, telephone dan tanggapan yang diberikan seputar kampanye [solid].

Read the rest of this entry »

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari 100 orang miskin Indonesia, 55 tidak bisa meneruskan pendidikan dasarnya!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia