Ngobrol di Apartemen

Selasa siang yang macet dan panas akhirnya diarungi juga untuk datang ke Indika FM. Tepatnya di program Dave’s Apartment, yang host-nya siapa lagi kalau bukan Dave Hendrik. Berawal dari email Febby, yang ditindaklanjuti oleh Yenny, dimana mereka ingin mengajak ngobrol seputar kampanye gelang [solid].

Satu alasan kenapa mau datang memenuhi undangan mereka. Pada saat awal kampanye yang penuh dengan keluh kesah dan penolakan. Dave Hendrik merupakan salah satu orang yang mau pakai [solid] secara live di televisi. Tentu saja waktu itu berkat dukungan dari Aryo dan Angie yang menjelaskan gelang merah kepada Dave. Terima kasih temans!
Dave\'s Apartment
Dave, Eko dan Yenny

Terima kasih juga untuk Femina yang sudah memuat info kampanye gelang peduli anak Indonesia. Sedikit ralat bagi yang membaca informasi seputar [solid] di Femina. Diberitakan kalau kita juga menjual warna lain untuk kepentingan lainnya. Sebenarnya kita baru fokus dulu pada penjualan gelang yang berwarna merah. Dimana keuntungannya untuk peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia. Kalau warna lain bukan dari Yayasan Tunas Cendekia.

Pemesanan & Pembelian Gelang

Kami sangat butuh bantuan anda. Ajak keluarga, teman-teman sekolah, kuliah serta rekan-rekan kantor anda untuk membeli dan memakai [solid]. Tunjukkan dan sebarkan semangat kepedulian ini ke setiap orang yang anda temui. Sudah saatnya melakukan sesuatu tidak hanya untuk anak-anak kita sendiri, melainkan bagi anak-anak Indonesia yang lain. Karena mereka akan tumbuh berkembang dengan anak cucu kita semua. Selamatkan generasi masa depan bangsa Indonesia. Bantu mereka mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih baik!

Pemesanan gelang [solid] dapat anda lakukan dengan memasuki halaman e-store YTC (kanan atas layar komputer anda). Baca dan ikuti dengan seksama keterangan yang ada pada prosedur pemesanan yang tertulis di halaman e-store, maupun yang tertulis di email konfirmasi yang ditujukan kepada anda.

Prosedur sangat mudah dikuti, sepanjang anda mengikuti langkah-langkah yang ada.

Lihat terlebih dahulu informasi ketersediaan gelang di situs bagian Suara Kebersaman sebelum anda memesan. Jika ada tulisan stok sedang kosong anda tidak bisa melakukan pemesanan. Terima kasih

Perhatian. Jangan sampai anda melakukan transfer ke rekening YTC tanpa mendapat email konfirmasi dari YTC. Hal tersebut mengakibatkan kami kesulitan mengirimkan gelang pesanan anda.

Setelah mengisi formulir dan klik Submit, secara otomatis YTC langsung mengirim email ke anda yang berisikan info dan langkah yang harus anda ikuti. Periksa inbox atau bulkmail anda untuk email konfirmasi dari YTC

Waktu Pengiriman
Pengiriman gelang pesanan anda menggunakan jasa layanan pengiriman. Setelah bukti transfer anda fax. Kami cek kebenarannya. Keesokan harinya baru diambil oleh jasa layanan pengiriman. Dari mereka ke tempat anda 2-4 hari. Jika lebih dari 4 hari belum terima, mohon hubungi kami via info@tunascendekia.org

Mitra Penjual
Bagi anda yang ingin membeli satuan, informasi lengkap tempat bisa klik Mitra Penjual

Gelang Putus
Dari ribuan gelang yang kami produksi pasti ada kemungkinan satu dua dari gelang tersebut ada mudah putus. Hal ini bisa terjadi pada saat anda mengenakan gelang di tangan dan langsung putus. Jika hal ini terjadi pada anda, silahkan hubungi kami via email pada saat anda menerima kiriman gelang dari YTC dan putus pada hari yang sama. Akan kami atur mengenai pergantian gelang tersebut.

Kebijakan ini tidak berlaku jika gelang putus lewat 1 x 24 jam setelah anda menerima kiriman tersebut dari YTC dan memakai gelang tersebut. Mohon perhatikan kebijakan ini sebelum anda memesan gelang. Jika anda menerima gelang tersebut dari orang lain selain YTC, maka kami tidak bertanggung jawab jika terjadi apa-apa dengan gelang tersebut.

Awas Pemalsuan!
Awas! jangan sampai anda membeli gelang lebih dari Rp.10.000,- Kami menghimbau untuk jangan mengambil keuntungan dari kampanye ini. Jika anda mengetahui ada yang mengambil untung dari kegiatan ini mohon hubungi kami segera. Belilah gelang yang resmi langsung dari informasi yang diberikan pada situs ini.

Kami sadar sangat susah menghentikan pembajakan dari gelang ini. Hanya bisa menghimbau jika membeli gelang yang palsu, sangat di sayangkan uang yang anda keluarkan tidak akan bisa membantu anak-anak Indonesia…

Gelang ukuran kecil : 180mm lingkaran x 12mm lebar x 2mm ketebalan.
Gelang ukuran besar: 202mm lingkaran x 12mm lebar x 2mm ketebalan.

Tanda Jadi

Sore hari bertemu dengan Hidayat dari Isuzu kantor cabang Yos Sudarso. Setelah beberapa hari yang lalu berbicara dengan Dendy, pertemuan kali ini sekaligus pemberian uang tanda jadi. Pemberian uang tanda jadi ini rangkaian proses realisasi hasil donasi kampanye gelang peduli anak Indonesia. Dimana hasil yang masuk di dua bulan pertama akan diwujudkan dalam bentuk mobil perpustakaan keliling.

Mobil yang dibeli adalah Isuzu Elf NHR 55 C/O. Dendy Wardhana dan Hidayat Paleppang yang membantu proses pembelian. Anda bisa cek proses pembelian ke mereka langsung. Alamat lengkapnya Jl. Yos Sudarso No.30 Sunter II. Nomor telephonenya 021 65304433.

TandaJadi

Minggu depan akan ditentukan karesori yang dipakai untuk membangun perpustakaan kelilingnya. Jika tidak halangan proses pembuatan akan segera dimulai 2 atau 3 Mei nanti.

Maaf, Stok Sementara Habis

Tidak enak sekali menulisnya. Tapi apa daya kalau memang stok gelang yang kita miliki saat ini sedang habis. Pasokan berikutnya sedang dalam produksi dan akan datang sekitar 2 minggu lagi. Maafkan bagi yang sudah tidak sabar untuk bisa partisipasi dengan memakai [solid]. Tenang, jika stok gelang baru sudah datang, pasti akan ada beritanya di situs. Rajin-rajinlah membuka situs :)

Terima kasih yang sudah antusias membeli gelang merah. Semoga masih mau beli lagi untuk keluarga atau sahabat yang belum kebagian.

Tapi ingat satu hal. Jangan sampai keburu transfer uang ke rekening kita. Selalu konfirmasi ketersediaan gelang yang akan di pesan via email. Tunggu jawaban via email. Baru di transfer.

Satu hal lagi. Dua hari yang lalu saya menerima email dari seorang bapak bernama Slamet Basuki. Secara pribadi dia meminta bantuan Yayasan Tunas Cendekia untuk menggalang sebuah bantuan. Bisa jadi anda pernah menerima email dari dia. Tapi tidak ada salahnya coba menginformasikan lagi. Slamet sedang ada musibah yang menimpa anaknya. Dia membutuhkan bantuan untuk biaya perawatan. Tidak perlu banyak-banyak. Mungkin sama dengan apa yang sedang kita lakukan saat ini. 10ribu bisa jadi akan meringankan bebannya. Boleh percaya atau tidak. Informasi lebih banyak untuk memberikan bantuan bisa cek situsnya Slamet Basuki. Lakukan apa yang menurut anda benar, tidak kesalahan jika tidak melakukan. Hidup memang penuh dengan pilihan.

Mohon Maaf

Manusia punya keterbatasan. Tentunya saya dan istri juga punya banyak keterbatasan, yang terkadang membuat kami sedih juga tidak bisa bantu banyak orang. Belakangan banyak para sahabat [solid] yang mengalami kesulitan mendapatkan gelang merah. Mohon dimaklumi kalau yayasan kami hanyalah sebuah yayasan kecil dengan manajemen super mini, sambil membagi waktu dengan mencari nafkah :) . Kami akan selalu berusaha untuk memaksimalkan pelayanan kepada para sahabat yang sudah ingin bantu.

Kalau anda termasuk yang sudah bolak-balik ke mitra penjual, tapi selalu kehabisan sesampai disana. Saya sarankan untuk pesan ke kita dengan mengikuti prosedur yang ada di bagian Beli Gelang. Singkatnya, anda konfirmasi apakah gelang yang ingin dipesan masih ada stok. Kami balik konfirmasi. Jika ok, tinggal bukti transfer dan data lengkapnya di fax dan gelang pesanan akan dikirim ke tempat tujuan via Tiki.

Sistem pemesanan tadi semoga masih cukup mudah untuk dilakukan. Sambil menunggu sistem pemesanan dan penjualan yang lebih memudahkan lagi.

Teman-teman Tempo, Kompas Cyber Media dan Herworld, terima kasih sudah ikut menyebarkan [solid] kepada para pembacanya. Sedikit koreksi mas Setriyadi, saya ini si bungsu.

Malam-malam nonton Peter Pan live di televisi. Pakai gelang [solid]! Siapa lagi kalau bukan dik dengan virus kepeduliannya beraksi. Dahsyat.

Dongeng Gelang di Pagi Hari

Siapa yang tidak kenal dengan suara merdu Poetri Suhendro yang selalu menyapa lewat radio di pagi hari. Bersama dikDOANK, sesuai janji pada saat pertama kali kita bertemu, akhirnya saya mau ngobrol on air dengan Poetri. Ini juga pertama kali secara resmi perwakilan dari Yayasan Tunas Cendekia berbicara.

Jarang-jarang juga dik mau diwawancara pagi hari. Dengan modal satu pisang dan nyanyian dik sepanjang perjalanan, meluncurlah kita berdua menyusuri jalanan kota Jakarta subuh-subuh. Menghindar macet sekaligus mau sedikit santai, maklum rumah kita berdua memang jauh dari pusat Jakarta.

Kenapa akhirnya mau? Selain laporan perkembangan, kesediaan saya ini menyangkut pertama kali ketika bertemu Poetri di Bakoel Senopati. Dimana Poetri mau secara pribadi bantu dengan pakai gelang [solid]. Dia merupakan sedikit orang yang mau percaya akan kampanye gelang peduli anak Indonesia pada awal-awal kita bergerak. Teringat ketika saya dan istri berusaha mati-matian meyakinkannya dengan berbagai bujukan rayuan.

Lebih dahsyat lagi ditengah-tengah talk show, Putri mengundang Meriam Bellina ikut bicara via telephone. Enam sinetron, berikut pemain dan semua crew berhasil diyakinkan Meriam untuk memakai gelang merah. Salut..salut..salut 600 gelang dibeli dan dibagikan untuk bantu menyebarkan kepedulian terhadap anak-anak Indonesia. “Setidaknya inilah hal kecil yang bisa saya lakukan untuk anak-anak Indonesia,” kata Meriam.

Salah satu pagi terindah dalam hidup. Bersama orang-orang (satu via telephone) yang percaya akan masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik.

dikOnFemale
dikDOANK bersama Poetri, Hardian dan Anto

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari 100 orang miskin Indonesia, 55 tidak bisa meneruskan pendidikan dasarnya!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia