Merasa Buntu?

Sudah menjadi kenyataan dalam setiap organisasi maupun komunitas, kebaikan dan kemurahan hati para donatur untuk memberikan donasinya kepada kita, menjadi salah satu faktor penting dalam keberlangsungan program. Bagaimana caranya agar para donatur (maupun calon donatur) masih tetap percaya dengan misi serta visi yang kita bagikan kepada mereka. Saling percaya dan memahami serta meyakini kegiatan yang kita lakukan sebagai salah satu langkah kecil untuk membuat kehidupan di dunia menjadi lebih baik, akan membuat satu kemitraan yang kuat untuk melakukan perubahan.

Apalagi sebagai satu Yayasan kecil layaknya Tunas Cendekia ini. Tidak jarang kebuntuan dan frustrasi selalu menjadi penghalang setia menemani petualangan yayasan. Pagi ini membaca salah satu tulisan di blog-nya Sasha (Director of Business Development, Acumen Fund), paling tidak memberikan sedikit banyak pencerahan tentang tantangan dan harapan bagaimana kita sebagai satu dari sekian banyak yayasan maupaun komunitas yang berjuang untuk kebaikan masyarakat dunia untuk selalu meyakinkan banyak orang tentang perubahan yang sedang kita lakukan. Perubahan yang akan membuat dunia menjadi tempat yang lebih baik lagi untuk anak-anak kita :)

Silahkan untuk baca tulisannya via blog-nya di sini atau via blog-nya Seth Godin

Pesta Blogger 2008!

Hayo kita ramaikan pesta yang satu ini

Pesta Blogger 2008

Selamat Benny!

Selamat untuk Benny Haryanto, salah satu finalis solidaritasKEBERSAMAAN photographyCONTEST’05 dan sahabat solidaritas, yang ternyata telah menjadi fotografer pemenang di Lucie Award 2008. Tepatnya Benny memenangkan kategori Nonprofessional Photographer of the Year: Advertising.

Sekali lagi selamat atas penghargaannya!

Pengembangan SMPT Harapan Rakyat Selesai

8 Agustus yang lalu pembangunan tahap kedua dimulai. Saat ini dua unit WC, sumur, 10 set meja kursi dan satu lokal/bangunan perpustakaan telah selesai dikerjakan! Laporan pertanggungjawaban dan dokumentasi telah kami terima melalui Eko widyanto sebagai panitia pelaksana pembangunan SMPT Harapan Rakyat.

Keberhasilan pembangunan ini sekali lagi menunjukan bagaimana kerjasama yang baik antar masyarakat dan pihak sekolah, akan membuat segalanya menjadi lancar. Total biaya yang dikeluarkan dari pengembangan sekolah ini sekitar 10 juta. [solid] memberikan dukungan sebesar 8 juta, sementara sisanya diusahakan oleh masyarakat dan pihak sekolah. Hasil penjualan bazaar pakaian layak pakai, iuran dari orang tua murid, guru dan pengelola sekolah melengkapi kebutuhan dana yang dianggarkan.

Sistim kolektif diterapkan dalam program pengembangan sekolah. sistim yang memberlakukan setiap orang tua murid dan guru mendapat giliran untuk kerja bakti. Tidak hanya dari pihak sekolah, setiap dusun dan rumah tangga yang terdekat dari lokasi dmemberikan dukungan tenaga dan konsumsi. Keterpaduan inilah yang membuat keterbukaan dan kebersamaan dalam menjalankan program. Semua ikut kontribusi, semua menikmati hasilnya :)

tahap kedua selesai!

Hasil pengembangan SMPT Harapan Rakyat di Desa Moro-Moro, register 45, Sungai Buaya, Kec. Way Serdang, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, secara detailnya adalah:

Dua unit WC, satu sumur permanen, satu lokal/ruang perpustakaan, penyemenan lantai sekolah, penambahan 10 set meja kursi dan penambahan tiga buah white board baru untuk kegiatan belajar mengajar.

Selamat dan terima kasih untuk semua pihak yang telah bekerja keras demi terwujudnya pengembangan sekolah. Tidak lupa juga bagi anda, sahabat solidaritas, yang sudah memberikan dukungan serta donasinya bagi [solid]. Atas bantuan yang anda berikan, anak-anak SMTP Harapan Rakyat akan lebih menikmati lagi pendidikan yang lebih layak. Salam kebersamaan!

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 50 tinggal di daerah yang tidak terdapat SMP!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia