Sampai di Masohi, Maluku Tengah

Bantuan yang kami salurkan untuk anak-anak suku Naulu di desa Sepa, Maluku Tengah sudah mulai disalurkan. Penentuan lokasi bantuan ini berasal dari permohonan Rosdiani Rachim yang menjelaskan ada satu desa yang penduduknya adalah “mantan” suku terasing, Naulu, dan sekarang menetap di pinggiran jalan desa Sepa. Berdasarkan pengamatannya langsung kondisi dari anak dan sekolahnya masih banyak membutuhkan bantuan.

anakNAULU nauluMALUKU

Dengan dukungan rekan-rekannya dari lembaga Pusat Pengembangan Insan Maluku (PPIM), akhirnya kami memutuskan untuk menyisihkan beberapa bantuan seragam yang bisa dikirim dan disalurkan ke anak-anak suku Naulu. Kabar terakhir yang kami terima kemarin dari Ranna PPIM, mereka telah mulai menyalurkan bantuan tersebut. Laporan dan foto lengkapnya masih kami tunggu setelah mereka selesai menyalurkan seluruh bantuan.

Informasi seputar bantuan ke suku Naulu ini bisa anda dapatkan melalui:
Rosdiani Rachim 081355277900, 0411 420850 atau 021 78835556
Ranna 0914 22476

Orang Naulu merupakan salah satu suku bangsa yang mendiami Pulau Seram. Mereka bermukim di wilayah Dusun Rouhua Desa Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Masohi, Maluku Tengah, yang termasuk dalam daerah Wallacea.

Cosmopolitan & Muluy

Ditemani hujan deras yang menyiram kota Jakarta, siang tadi bersama Amitri datang ke Cosmopolitan FM. Kedatangan kita berdua untuk mengisi program Life & Work, bersama penyiarnya Cera. Topiknya apalagi kalau bukan buku Perempuan Semusim-nya Amitri, sekaligus membahas program Buku Peduli yang dijalankan bersama [solid]. Terima kasih untuk Ame! yang sekali lagi sudah bantu [solid].

wawancaraKOSMO

Sekedar mengingatkan lagi, kalau anda bisa beli buku Perempuan Semusim. Kisah Nyata Metamorfosa Lesbian ke Heteroseksual. Karena dengan membeli buku tersebut khusus melalui Yayasan Tunas Cendekia, harga Rp. 30.000,- sudah termasuk biaya kirim dan donasi untuk program peningkatan pendidikan anak-anak Indonesia. Caranya silahkan lihat disini.

Kabar datang juga dari Aida Rahmah. Dia memberitakan sudah sampainya bantuan buku-buku untuk SD Kunjung Muluy yang kami kirim dari Jakarta. SD yang akan dibantu ini berlokasi di komunitas Adat Paser di Dusun Muluy sekitar Hutan Lindung Gunung Lumut, kabupaten Paser, Kalimantan Timur. Untuk penyalurannya nanti akan dilakukan Aida bersama rekan-rekannya dari Padi Indonesia. Laporan lanjutan beserta foto-fotonya akan segera kami tampilkan di situs.

Jika anda ingin bantu atau melihat penyalurannya bisa kontak mereka di:
PADI Indonesia:
Jl. Kompleks Perumahan Dokter (Belakang PUSKIB)RT.24 No.87 Kelurahan
Mekarsari, Balikpapan 76122
Telp/Fax : 0542 443284

Program Buku Peduli

Kami percaya di setiap bidang kehidupan yang sedang ditekuni, setiap orang mempunyai potensi untuk bisa berkontribusi membantu anak-anak Indonesia yang membutuhkan.

Penulis buku Perempuan Semusim, Amitri Dinar Sari membuktikan hal ini dengan membantu kampanye [solid] menyediakan sejumlah bukunya yang dapat di beli melalui Yayasan Tunas Cendekia. Buku tersebut dapat kami kirim langsung ke alamat anda dengan harga Rp. 30.000,- Harga sudah termasuk biaya kirim* dan donasi yang disisihkan penulis untuk kampanye [solid]! Penawaran ini hanya berlaku khusus untuk pembelian melalui Yayasan Tunas Cendekia.

perempuanSEMUSIMTidak perlu repot ke toko buku, dengan memesan anda juga sudah ikut membantu kampanye [solid] dalam rangka meningkatkan pendidikan anak-anak di Indonesia.

Perempuan Semusim.
Kisah nyata dua orang perempuan yang saling mencintai. Dilema pun menghadang. mana harus dipilih, cinta atau kehidupan pada umumnya? Haruskah jalan yang dipilih pencinta sejenis adalah lari dari kenyataan hakiki dirinya dan memilih melepas hak hidupnya? Apakah ancaman palu godam sanksi sosial berupa tekanan, ejekan, pengucilan oleh masyarakat akan menakutkan dam mampu membuat pencinta sejenis ini memilih memasuki kehidupan pada umumnya.

Amitri Dinar Sari. Kuliah di Fakultas Hukum Universitas Indonesia hingga tahun 2000. Semasa kuliah, dia pernah bekerja di Lembaga Bantuan Hukum Universitas Indonesia. Selepas kuliah, dia bekerja di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (KOMNAS HAM), lalu bekerja sebagai penulis skenario drama radio di Common Ground of Indonesia. Novel Perempuan Semusim adalah novel pertamanya. Amitri sekarang seorang penulis lepas.

Silahkan anda pesan sekaligus beramal dengan membeli buku Perempuan Semusim melalui kami. Caranya?

Anda tinggal email ke info@tunascendekia.org atau sms ke 0813 1939 2773 dengan subject Program Buku Peduli. Dalam email/sms anda nyatakan ingin memesan buku Perempuan Semusim. Cantumkan nama, alamat lengkap dan no kontak yang dapat dihubungi.

Kami akan konfirmasi pemesanan anda melalui balasan email/sms dan memberikan informasi no rekening Yayasan Tunas Cendekia. Setelah mendapat email/sms konfirmasi dari kami, silahkan transfer Rp. 30.000, (tiga puluh ribu rupiah) ke:
Bank Mandiri Cab. Gambir
a/n Yayasan Tunas Cendekia
119 000 432 1111

Jangan lupa, bukti transfer beserta data lengkap seperti nama, alamat dan no kontak anda fax ke 021 75910235. Setelah fax diterima, buku akan segera diproses menuju tempat anda.

Sangat mudah untuk membantu anak-anak. Dengan beli bukupun kita sudah bisa berkontribusi 😀 Email/sms, dapat konfirmasi, transfer kemudian fax, maka buku akan segera datang ke tempat anda 3-4 hari setelah kami terima fax bukti transfer anda.

Kita terbuka juga bagi anda yang ingin kontribusi karya-karyanya melalui [solid]. Info lebih jelas bisa hubungi kami.

*Biaya kirim sementara hanya meliputi wilayah Indonesia.

Pameran Foto Anak-anak Biak

Jangan lewatkan pameran foto yang menampilkan anak-anak Pulau Biak, Papua. Awas! jangan sampai kaget jika melihat ekspresi anak-anak Papua yang ada di pameran. Buktikan sendiri kekuatan yang ditampilkan oleh foto-foto tersebut.

pameranFOTO

Foto-foto tersebut merupakan buah karya dari Asrian Mirza, pemenang utama [solid] photographyCONTEST’05. Seperti kita tahu sebagai pemenang utama Asrian berkesempatan untuk ikut dengan tim [solid] ke Pulau Biak, Papua, dalam rangka melihat langsung sekaligus menjadi saksi penyaluran bantuan hasil penjualan gelang [solid]. Dalam perjalanannya Asrian memang memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak disana. Berbagai tempat sengaja dicari untuk bisa mengabadikan kehidupan dari anak-anak ini. Hasil petualangan tiga malam empat hari tersebut berhasil dengan sempurna di rekam melalui kameranya.

Pameran akan berlangsung dari tanggal 6 Januari sampai dengan 6 February 2006. Ajak keluarga atau sahabat ke toko buku QB Kemang. Jl Kemang Raya No 17, Jakarta Selatan, Telp. 021 718 0818. Kesempatan untuk melihat anak-anak kita sendiri yang berasal dari Timur Indonesia. Walaupun jauh, mereka adalah saudara sebangsa. Bisa juga membeli koleksi foto-foto tersebut yang rasanya amat layak untuk dimiliki 🙂

LGS Peduli

rindraLGS [solid] sore ini mendapat kepercayaan sebagai tempat penyaluran bantuan donasi yang dikumpulkan para sahabat yang berkantor di Lubis Ganie Surowidjojo Law Firm. Kepercayaan ini diberikan langsung oleh Rindra yang merupakan koordinator dalam penyaluran donasi tersebut.

Donasi yang diberikan oleh sahabat LGS ini akan sangat membantu beberapa program yang menjadi prioritas di bulan Desember, seperti Program Bangun Kelas di SDN Cirampo.

Pemilihan [solid] sebagai tempat penyaluran donasi tersebut tidak terlepas dari Rindra, yang memang sejak pertama kampanye gelang [solid] sudah banyak bantu. Bersama para sahabatnya yang sering main basket di lapangan ABC Senayan, dia ini salah satu generasi pertama yang pakai gelang merah! Sayangnya setelah menjadi bapak baru, sepak terjang di lapangan perlahan mulai menghilang. Maklumlah masa-masa lucunya anak itu tidak bisa diulang. Betul khan pak 😀

Dari kepedulian beberapa orang di satu kantor saja sudah bisa membantu banyak bagi anak-anak. Buku-buku bisa tersedia. Alat-alat tulis juga bisa terbeli. Sampai dengan kelas-kelas bisa terbangun. [solid] sangat yakin jika kepedulian tersebut bisa dilakukan oleh setiap komunitas dan di mulai dari keluarga atau kantor. Dilakukan dengan komitmen. Maka tidak mustahil akan banyak anak-anak Indonesia disekitar kita yang akan terbantu. Sejumlah komunitas dan perusahaan sudah berhasil membuktikannya bersama [solid]. Kami yakin anda pasti bisa melakukannya. Ingat, kepedulian ini nantinya untuk anak-anak kita juga…

Thesis Irene

Pertama kali kita bertemu waktu itu bulan May. Lokasinya di Bakoel Koffie Cikini. Merupakan malam rutin drop stok gelang [solid] di Bakoel Cikini. Hari apa ya? Sepertinya sih hari Kamis. Biar pada saat akhir pekan stok gelangnya masih cukup banyak. Soalnya dulu di Cikini merupakan salah satu tempat yang paling cepat habis stok gelang [solid] 😀

Nah, pertemuan kita dengan Irene Sutanto malam itu untuk mendengar penjelasan dia seputar keinginannya mengangkat kampanye [solid] sebagai materi thesis untuk mengambil S2. Tentu saja kita kaget, karena kampanye baru berjalan beberapa bulan dan bisa dibilang dibanding yayasan atau organisasi sosial lainnya kita masih bayi sekali umurnya. Tapi Irene meyakinkan kalau ini sudah menjadi pilihan pastinya dan dia ingin sekali bisa membantu [solid] dengan menjadikannya sebagi thesis.

Tujuh bulan kemudian. Irene akhirnya wisuda untuk keberhasilannya meraih Master of`Arts in Communication Studies, melalui thesis-nya yang berjudul “The Implement of Wristband Support as a Medium of Communication. Case Study: [solid] Wrsitband of Yayasan Tunas Cendekia.”

ireneTHESIS

Secara khusus juga kita janjian ketemu siang tadi di Scoops, dimana Irene memberikan kejutan berupa kotak spesial berwarna merah dengan pita merah putih. Isinya tidak lain tidak bukan, thesis yang amat sangat membanggakan ini. Dia sampai bilang waktu minta dibungkus dengan warna merah putih, orang yang membungkus becanda dengan bilang kado ini buat Pak SBY ya :D. Jangan salah. Yang satu ini khusus untuk anak-anak Indonesia.

Saya sendiri sampai kehilangan kata-kata ketika melihat thesis yang betul-betul ada tulisan [solid]. Suatu kehormatan dan kebanggaan yang amat sangat bagi [solid] mendapat begitu banyak bantuan dan kepercayaan dari Irene. Bisa dibayangkan betapa banyaknya pengaruh proses pengerjaaan thesis ini kepada suksesnya kampanye [solid]. Berapa banyak orang yang menjadi tahu akan kampanye ini. Dan berapa banyak anak-anak yang akhirnya bisa terbantu dari sebuah proses penulisan. Hasilnya. Luar biasa!

Kepedulian dari Irene bisa dibaca dari kutipan John F. Kennedy yang dia tuliskan di halaman depan thesis-nya yang diberikan kepada [solid].

Let us think of education as the means of developing our greatest abilities, because in each of us, there is a private hope and dream which, fulfilled, can be translated into benefit for everyone and greater strenght for our nation

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 52 tidak mendapatkan akses air bersih!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia