Pesan yang Mengesankan

Its not what you say, but how you say it. Percaya atau tidak ungkapan yang satu ini memang menjadi satu hal yang krusial dalam suatu komunikasi dalam level manapun, baik antara pasangan maupun perusahaan. Contoh mudahnya adalah dalam menyatakan cinta kepada pacar, tidak mungkin khan kita secara datar mengucapkan kata-kata nan manis ke pasangan. Dijamin sepanjang hari anda akan melihat tampang pasangan yang cemberut :D

Hal ini juga yang mau tidak mau harus dimiliki oleh kita yang bergerak di bidang sosial. Bagaimana bisa mengkomunikasikan dengan jelas dan tepat segala visi, misi maupun program, agar yang mendengar menjadi tertarik untuk mengetahui lebih jauh. Tentunya berharap setelah tertarik bisa ikut membantu.

Jangankan anda dan saya. Banyak perusahaan besar yang ada juga masih mengalami kesulitan dalam hal komunikasi ini. Oleh sebab itu jangan sungkan untuk terus mengasah kemampuan ini kepada mereka yang pengalaman. Sayang sekali jika kita mempunyai sesuatu yang hebat tapi karena kendala mengkomunikasikan, banyak yang tidak mengerti dan akhirnya memilih untuk tidak peduli. Ingat, tidak turut serta dalam kegiatan sosial bukan berarti tidak peduli. Kebanyakan mereka yang tidak ikut dikarenakan informasi yang didapat kurang lengkap, kurang menarik atau susah dimengerti.

Oleh sebab itu senang sekali ketika Tunas Cendekia hari ini bisa memenuhi undangan dari Maverick Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan konsultan PR terbaik di Indonesia, Maverick mengajak beberapa rekan LSM untuk mengikuti pelatihan ketrampilan menangani media. Pelatihan ini sendiri merupakan kegiatan rutin CSR yang dilakukan Maverick. Bersama Mas Hamid dan Mba Yuni dari PIRAC serta Mas Aziz dari Telapak, sepanjang hari ini kami mendapat sejumlah pencerahan didalam kantor orange yang terletak di Jl. Belitong III.

Pelatihan Maverick

Materi lengkap yang dibawakan dengan ringan santai, simulasi wawancara yang berlangsung seru penuh canda tawa dan makanan serta teh yang setia tersaji, membuat tidak terasa sudah hampir jam empat sore dari setengah sepuluh pagi kita memulai pelatihan. Tidak menyesal pastinya mendapatkan banyaknya tips dan trik. Jadi bagi anda para media yang ingin menguji hasil pelatihan ini, jangan sungkan untuk kontak Tunas Cendekia :D

Sekali lagi terima kasih banyak Maverick atas kesempatannya. Mba aLit atas atensi dan undangannya . Mba Hanny dan Mas Rommy atas ilmu dan kejahilannya selama pelatihan. Salut untuk Pak Ong, yang saya dengar sebagai penggagas agar pelatihan seperti ini dilakukan secara rutin kepada para LSM, NGO maupun komunitas sosial sejenis. Semoga persahabatan baru ini akan selalu membawa kebaikan dan manfaat :)

Donasi via KlikBCA

Sore ini saya membaca sebuah berita baik dari blog-nya mas Vavai, yaitu layanan KlikBCA sudah bisa melayani transfer antar bank. Ternyata layanan tersebut sudah mulai aktif sejak 15 February kemarin.

Tentunya dengan kemudahan yang diberikan oleh KlikBCA ini akhirnya anda pemilik rekening BCA yang ingin memberikan donasinya untuk kampanye solidaritasKEBERSAMAAN, sekarang dari BCA anda ke rekening Mandiri kami, sudah bisa dilakukan :)

Jadi, jika anda berencana memberikan donasi kepada kampanye solidaritasKEBERSAMAAN melalui internet banking, silahkan tujukan ke rekening Bank Mandiri cabang Plaza Pondok Indah a/n Yayasan Tunas Cendekia 119 000 432 1111.

Jendela Dunia Cibeureum

Buku seringkali diandaikan sebagai sahabat setia. Sahabat yang satu ini katanya tidak pernah mengeluh jika diminta untuk menemani, selalu berbagai cerita maupun informasi disaat kita membutuhkan. Layaknya sahabat sejati, selalu setia menemani kita dalam segala kondisi atau situasi :)

Walaupun memupuk minat baca pada anak-anak bukanlah hal yang mudah, namun keinginan keras dari Kepala Sekolah dan para gurunya di SDN Cibeureum agar para anak didiknya berkembang melalui budaya membaca, membuat [solid] berupaya mewujudkan keinganan tersebut.

perpus CIBEUREUM

Ruangan kecil yang menempati sudut sekolah dan masih terlihat kosong tahap demi tahap akan kami isi dengan bahan-bahan bacaan yang sesuai bagi anak-anak maupun para gurunya. Tahap pertama pemberikan buku telah dilakukan tadi pagi. Buku-buku yang diberikan pada tahap ini menyangkut buku bacaaan pengetahuan bergambar yang bisa dipergunakan sebagai bahan pendampingan untuk kelas seperti sains dan matematika. Para guru diharapkan langsung melihat dan menilai langsung isi buku yang disumbangkan, apakah ada yang tidak sesuai dengan budaya masyarakat sekitar.

bogor CIBEUREM

Kami sengaja menyediakan buku yang informasinya didalamnya banyak tedapat gambar dan lebih bersifat cerita bergambar. Yang namanya anak-anak, jika disuruh membaca buku yang isinya tulisan semua mungkin sebagian besar akan malas. Namun jika diberikan buku dengan penuh gambar yang menarik dengan tuturan layaknya sebuah komik, masih ada kemungkinan untuk anak tersebut untuk mau membuka dan membacanya.

Segala cara harus selalu kita lakukan agar budaya membaca bisa tumbuh sejak dini bagi anak-anak ini. Buku inilah yang akan mengajak anak-anak berkeliling dunia dengan berbagai cerita dan pesonanya. Tidak banyak yang bisa dilakukan oleh anak-anak Bogor ini dengan situasi perekonomian keluarga yang kurang, bukulah yang akan memberikan mereka harapan dan angan akan masa depan yang lebih baik.

Pelangi dari Muntilan

Pelangi merupakan satu fenomena alam yang begitu indah. Saya selalu terkesan dengan cerita yang mengatakan jika kita mengikuti kemana ujung pelangi berpijak, disanalah sebuah guci berisi emas menunggu.

Mungkin hal ini pula yang ingin dicoba oleh komunitas Rumah Pelangi yang berdomisili di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah. Mereka berusaha untuk bisa menghasilkan sebuah kumpulan emas kelak yang tentunya bersinar dari para anak-anak yang telah dan sedang terbantu oleh program pendampingan yang mereka lakukan.

Layaknya pelangi, keanekaragaman dari anak-anak Indonesia inilah yang dimasa depan nanti akan menjadi keindahan yang dibanggakan bangsa dan dikagumi masyarakat dunia. Menjadi kepedulian dan tanggungjawab kita bersama untuk bisa membantu tetap bercahayanya unsur-unsur pelangi Indonesia alias para anak Indonesia yang bertebaran di seluruh pelosok Nusantara :)

Gunawan

Siang tadi bertempat di Perpusatakaan Departemen Pendidikan Nasional, saya bertemu dengan Gunawan Julianto. Sebagai koordinator dari program Kumpule Balung Pisah yang merupakan program kemitraan [solid] dengan Rumah Pelangi, beliau menyempatkan untuk secara langsung memberikan laporan lengkap sekaligus membicarakan evaluasi dari program yang telah berlangsung selama tiga bulan tersebut.

hasil PENDEN

Tidak lupa sebagian hasil karya gambar maupun kesenian dibawa ikut serta oleh mas Gunawan untuk dijadikan kenang-kenangan. Sangat menggembirakan melihat laporan rapi dan teratur yang telah disusun oleh Rumah Pelangi selama program. Hal ini tentunya akan menjadi bahan pertimbangan untuk kembalinya [solid] bisa memberikan dukungan untuk program-program yang akan datang.

Sekali lagi terima kasih dan salut untuk mas Gunawan dan Rumah Pelangi. Oh ya, nikmat sekali gethuk oleh-olehnya :D
Jika anda tertarik mengetahui lebih jauh seputar kegiatan Rumah Pelangi, silahkan hubungi Gunawan di 0293 587 992 atau 0818 0272 3030.

Gong Xi Fa Chai

Selamat merayakan Tahun Baru Imlek bagi anda dan keluarga. Senang sekali bisa melihat kesemarakan menyambut Imlek yang sudah digaungkan selama seminggu terakhir. Bahkan tadi siang sempat ketika sedang makan siang, ada barongsai yang masuk ke dalam tempat makan. Seperti biasa si barongsai akan beratraksi jika para pengunjung menyiapkan angpau dan memasukannya ke dalam mulutnya.

Menarik sekali ketika malam tadi saya sempat membaca beberapa literatur seputar perayaan Imlek. Baru tahu kalau ada hal-hal yang akan membawa ketidakberuntungan jika melakukan hal-hal dibawah ini ketika hari Imlek:

  • Potong rambut, karena akan dianggap akan memotong rezeki.
  • Cuci rambut, dianggap mencuci rezeki.
  • Menyapu lantai, dianggap menghilangkan rezeki.
  • Memakan daging bebek, dianggap mengakibatkan ketidakberuntungan yang besar.
  • Membeli sepatu atau buku, kedua kata tersebut dalam bahasa kanton sama dengan kata negatif yang akan membawa ketidakberuntungan.

Tapi jangan khawatir, jika anda selalu membuka jendela/pintu, menyalakan lampu sepanjang malam dan memakan permen pada hari Imlek ini. Katanya dijamin rezeki pasti akan lancar…car :D

Gong Xi Fa Chai!

Pendampingan di Jaranan

Melakukan kemitraan baik dalam skala kecil maupun besar seperti halnya kerjasama antar negara memerlukan satu hal penting yang harus dijaga kedua belah pihak. Hal tersebut adalah kepercayaan atau trust. Tanpa adanya kepercayaan, berbagai persiapan, eksekusi sampai dengan evaluasi yang ada akan menjadi sia-sia.

Kita sadar dalam perjalanan waktu menjalankan program pasti akan terdapat kekurangan yang terjadi karena hal-hal yang tak teduga sebelumnya. Penting sekali untuk selalu berusaha mengkomunikasikan perkembangan tersebut sekaligus cepat mencari solusi agar bisa melakukan evaluasi yang tepat untuk mencegah hal serupa di kemudian hari.

Bulan ini kami menyambut sebuah persahabatan baru. Kemitraan terbaru dari [solid] akan segera dimulai di desa Jaranan, Panggungharjo, Sewon, Bantul di DI Yogyakarta. Sanggar Darussalam akan menjadi mitra yang menjalankan program pendampingan. Budi Warsito sebagai koordinatornya secepatnya akan segera memberikan laporan kegiatan pertama mereka.

Program Pendampingan Jaranan

Bagi anda yang dekat dengan daerah Jaranan silahkan untuk menghubungi Budi jika ingin mendapatkan informasi ataupun memberikan bantuan terhadap program. Secara umum program pendampingan ini akan mencakup program pengembangan minta kesenian dan musik. Budi bisa dihubungi melalui 08562878039.

Kita harapkan persahabatan baru ini akan memberikan manfaat yang baik bagi anak-anak yang akan didampingi…

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 52 tidak mendapatkan akses air bersih!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia