Filial Wambasalahin. Buru

Setelah Alhilal Migodo, Metar dan Naskat Manana, penyaluran bantuan hasil gelang [solid] bersama JRS di Pulau Buru, Ambon, memasuki tahap akhir. SD Filial Wambasalahin di dusun Wambasalahin, desa Lele, kecamatan Mako menjadi lokasi terakhir mendapat bantuan buku-buku dari kampanye [solid]. SD yang didirikan pada awal 2005 ini merupakan hasil kerjasama masyarakat setempat dengan JRS.

wambasalahin Ibu Nana Latbual (terlihat di foto) menjadi satu-satunya guru honorer bagi 60 murid kelas 1 dan 2 yang menempati dua ruang kelas. Bantuan yang telah anda berikan dengan membeli gelang [solid] ternyata membawa manfaat yang luar biasa bagi mereka. Anda lihat sendiri di foto dengan kondisi sekolah yang jauh dari baik, mereka terlihat semangat melihat dan membaca buku barunya. Setidaknya buku-buku tersebut bisa membuka wawasan dan memberikan harapan bagi calon pemimpin bangsa kita ini 🙂

Kita bisa berbuat banyak bagi anak-anak ini dengan melakukan hal yang sederhana. Apalagi jika bisa mengajak keluarga dan teman untuk bersama membantu. Dampaknya sudah bisa kita buktikan sendiri diatas! Pastikan kita mulai dari sekarang. Mulai dari diri sendiri. Membantu lingkungan sekitar. Pastinya sahabat solidaritas siap membantu anda.

Laporan penyaluran bantuan ini dikirim oleh Melani dari JRS.

Pengiriman Tahap Kedua. Banda Aceh

Pengiriman bantuan buku-buku pelajaran dan bacaan bagi anak-anak Aceh tahap kedua sudah dilakukan kemarin. Buku sejumlah 1118 buah telah sukses terkirim dalam sembilan kardus dengan berat total 210 kg. Sebagian besar dari buku-buku tadi adalah hasil pengumpulan Forum Indonesia Membaca (FIM) pada acara Indonesia Book Fair Desember kemarin. Bantuan ini bisa terealisasi berkat dukungan dari anda yang telah membeli gelang [solid]!

Di Aceh buku-buku ini akan dikelola oleh mereka yang tergabung dalam Forum Aceh Membaca. Pada tanggal 14 Agustus 2005 yang lalu kami juga telah melakukan pengiriman tahap pertama buku sejumlah 829 buah. Jangan lupa, semua itu lagi-lagi berkat bantuan anda dalam kampanye [solid] 😀

Informasi penyaluran bantuan buku ini di Banda Aceh bisa menghubungi Sriwahyuni dari Forum Aceh Membaca. Alamat mereka di Jl. Teri Gang Pusara No. 1, Linke, Banda Aceh 23114. Tel: 08126913749/081360008818.

Sepeda untuk Sekolah

Program Sepeda untuk Sekolah telah berjalan dengan lancar. Terima kasih atas segala bantuan dan dukungan yang telah diberikan oleh sahabat solidaritas sehingga bisa terealisasi bantuan sepeda ini kepada anak-anak di Kecamatan Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta. Keberhasilan dari program ini merupakan hasil kerjasama antara Mapala UI, Institut Studi Transportasi (Instran), WOM Finance dan [solid].

Bantuan diberikan untuk meringakan biaya trasnportasi ke sekolah yang naik akibat kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu. Sepeda merupakan salah satu solusi yang diharapkan membantu anak-anak ini untuk tetap sekolah!

Proses realisasi bantuan ini dimulai sejak tanggal 19 Desember dimana Putu dan Visna dari Mapala UI tiba di Yogya mempersiapkan sepeda untuk acara serah terima tanggal 23. Atas kebaikan dari teman-teman Instran yang telah menyediakan tempat untuk menginap, mereka melakukan pendataan kembali bantuan dan survei tempat pembelian sepeda bagi program. Penentuan tempat pembelian sepeda juga dibantu bersama dengan teman-teman dari WOM Finance Yogya yang dikoordinasi oleh Ryan.

Pada hari Kamisnya Wening, Yusuf, Tegar dan Dodot dari Mapala UI datang bergabung untuk memantapkan koordinasi dengan Instran seputar data anak dan tempat penerima bantuan. Pemilihan dan pembelian sepeda kemudian dilakukan untuk keesokan harinya diantar ke lokasi acara serah terima bantuan Program Sepeda untuk Sekolah.

ambilSEPEDA fotoPANITIA

Acara serah terima bantuan dilakukan tanggal 23 Desember di Balai Desa Girimulyo, Gunungkidul. Hadir seluruh pihak terkait mulai dari Mapala UI, WOM Finance, Instran, pejabat setempat, masyarakat dan tentunya anak-anak yang terpilih untuk diberikan sepeda. Ke-19 anak terpilih ini berasal dari empat dusun yaitu Legundi, Kadisobo, Prahu, dan Wintaos. Disaksikan oleh para pihak dan masyarakat, setiap anak membubuhkan tanda tangan serah terima sekaligus hak/kewajiban dari penerima bantuan. Sepeda tersebut memang diperuntukan untuk meringankan beban transportasi yang naik akibat kenaikan BBM. Sehingga kegunaannya hanya untuk kegiatan yang berhubungan dengan sekolah.

serahTERIMA sepedaSEKOLAH

Sepeda-sepeda ini tidak menjadi hak milik dari anak penerima bantuan, melainkan menjadi inventarisasi yang akan diberikan kepada adik kelasnya jika si anak telah lulus. Menjadi pengelola dan penanggungjawab lapangan sepeda-sepeda tersebut adalah Bapak Mudi Harsono, Kepala Dusun Legundi (0274-7495636).

Keberhasilan dari program ini merupakan buah hasil kepercayaan dari semua pihak yang berkecimpung didalamnya. Dengan bantuan anda sebagai sahabat solidaritas, maka keluarga yang mengalami kesulitan biaya untuk menyekolahkan anaknya, sekarang bisa bernafas lebih lega.

Lebih lanjut informasi seputar program ini bisa kontak:
Yusuf (Mapala UI) 081310587160
Wening (Mapala UI) 08129556343
Christin (Humanikasih WOM Finance) 021 6257555
Tyas (Instran) 081511633732
atau ke kami

SMP Muhammadiyah Panggang. Gunungkidul

[solid] minggu lalu berhasil menyalurkan sejumlah bantuan, yang kali ini dikoordinasi oleh Tysa Pramesvhari dari Yogyakarta. Bersama sejumlah temannya, pada hari Selasa tanggal 20 Desember Tysa menyalurkan bantuan berupa buku-buku pelajaran yang berjumlah 480 buah. Buku-buku tersebut diperuntukan bagi para murid SMP Muhammadiyah Panggang yang beralamat di Pudak, Giriwungu, Panggang, Gunungkidul, Yogyakarta.

tysaYOGYA

Bantuan tersebut merupakan inisiatif dari Tysa ketika dia melakukan KKN di Desa Giriwungu dan melihat kondisi sekolah yang memprihatinkan. Berawal dari keprihatiannya itu, dia menghubungi [solid] untuk bisa melakukan pengumpulan donasi agar bisa membantu sekolah tersebut. Menjadi prioritas pertama untuk dibantu adalah pengadaan buku-buku pelajaran. Buku bantuan tersebut dijadikan inventarisasi sekolah untuk bisa dipergunakan bagi para muridnya. Pengadaan buku amat sangat membantu melihat selama ini para murid banyak yang belum bisa mempunyai buku, sedangkan buku yang disediakan oleh pihak sekolah masih mengikuti kurikulum tahun 94.

Terima kasih Tysa sudah mengkoordinir penyaluran bantuan tersebut dengan lancar. Dan tentunya bagi anda yang terus mendukung [solid] dengan membeli gelang merah atau menyalurkan donasi ke kami. 10ribu yang telah kita keluarkan ternyata bisa menyediakan “jendela dunia” bagi anak-anak Indonesia yang amat membutuhkannya. Tebarkan semangat [solid] kepada keluarga dan teman yang lain!

Keterangan lebih lanjut seputar bantuan bisa anda hubungi pihak sekolah dengan Bapak Suradi sebagai Kepala Sekolah SMP Muhammdiyah Panggang di 081522759163.

Lumba-Lumba dan Mapala

bennyCILINCING

Fotografer yang sedang becanda dengan para anak-anak pada foto diatas ini bernama Benny. Lengkapnya Benny Haryanto yang merupakan salah satu finalis [solid] photographyCONTEST’05. Sekedar kilas balik. Para finalis dari lomba foto tersebut masing-masing mendapat hadiah berupa 5 juta rupiah yang diwujudkan dalam bentuk bantuan pendidikan. Dimana bantuan tersebut bebas mereka salurkan ke individu, komunitas, organisasi atau sekolah yang dipilih.

Pagi tadi kami berkunjung ke Sekolah Lumba-Lumba yang ada di Gang BS, Jl. Kali Baru Timur IV, Cilincing, Jakarta Utara. Sekolah inilah yang merupakan tempat pilihan Benny untuk menyalurkan donasi hasil lomba foto. Ternyata sahabat kita yang satu ini tidak hanya berhenti membantu dengan menyalurkan ‘hadiah’ lomba yang dia raih. Bersama teman-teman kantornya di Plasmedia, mereka sepakat melakukan satu kegiatan sosial yang bertujuan untuk memberikan bantuan lebih banyak lagi kepada anak-anak di Sekolah ini.

Salah satu bentuk bantuan yang mereka lakukan selain mengumpulkan barang bantuan juga membeli gelang merah [solid] :D. Dimana khusus hasil penjualan gelang [solid] yang dibeli oleh para sahabat di Plasmedia, kami salurkan untuk membantu kegiatan sosial mereka ini. Terima kasih atas kepercayaannya sahabat!

Senang sekali melihat kepedulian Benny dan teman-teman kantornya. Mereka tidak hanya sekedar datang drop bantuan dan pergi. Tetapi juga sudah menyiapkan hiburan bagi anak-anak tersebut. Tentunya senang sekali anak-anak ini melihat kakak-kakaknya yang sudah sukses ternyata masih ingat dengan mereka yang ada di pinggir laut. Satu kegiatan kecil, sederhana, namun amat sangat menyentuh bagi mereka yang dibantu.

Lingkungan sekitar anak-anak Sekolah Lumba-Lumba ini bisa dikatakan sangat memprihatinkan. Lokasi sekolah berada di ujung gang. Beberapa meter saja dari pinggir laut. Diantara padatnya rumah penduduk. Dan padat disini adalah benar-benar berdempet satu sama lain. Disekitarnya dialiri air selokan yang hitam. Udara disekitar pelabuhan yang penuh dengan polusi. Tapi senangnya adalah bisa melihat anak-anak ini tertawa dan bermain. Tidak masalah lingkungan seperti apa. Dalam pikiran mereka mungkin tempat bersekolah dan bermain ini sudah merupakan satu kondisi yang normal yang harus dilalui.

Pastinya sangat mudah dan tidak perlu susah-susah untuk bisa melakukan perubahan. Bersama teman-teman di kantor, anda bisa saweran setiap bulan. 10 sampai 20 ribu setiap orang dan setiap bulan rasanya tidak terlalu berat. Anda kumpulkan, wujudkan dan salurkan kepada mereka yang membutuhkan. Secara langsung ini juga merupakan investasi untuk menyiapkan masyarakat yang lebih baik di masa yang akan datang. Tempat anak dan cucu kita hidup berkembang 🙂

mapalaPEDULI Sorenya memenuhi undangan Wening dan Yusuf dari Mapala UI. Bertempat di Taman FE UI Salemba, mereka mengadakan acara 41 tahun Mapala UI. Temanya Renik Manikam. Pada acaranya ini juga ada dilakukan sosialisasi dan perkembangan Program Sepeda untuk Sekolah yang sedang dilakukan oleh mereka, [solid] dan Instran. Sejauh ini sepertinya sesuai dengan rencana. Target donasi yang terkumpul agaknya bisa segera terwujud. Dan penyerahan sepeda tersebut akan dilakukan tanggal 23 di Gunung Kidul, Yogyakarta. Jangan lupa untuk menantikan laporan perkembangannya.

Perkembangan Cijeruk

Tepat seminggu setelah menerima donasi yang diberikan Ericsson untuk membantu salah satu program [solid], kembali kami datang ke kota hujan, Bogor! Tepatnya di Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk dimana SDN Pasir Tengah 01 berlokasi. Sekolah ini menjadi pilihan Ericsson untuk menerima donasi bantuan pendidikan berupa buku-buku pelajaran, alat-alat peraga kelas dan perlengkapan olahraga.

Kedatangan rombongan yang diwakilkan oleh Dewi, Desi, Wawa, Meti dan Mance langsung disambut dengan nyanyian para anak-anak yang sudah berjejer rapi diantara gang masuk ke sekolah. Mereka memang paling senang untuk bisa bertemu dengan orang-orang baru. Terbukti suasana menjadi heboh ketika Dewi dan rombongan foto bersama dengan anak-anak ini 😀

ericssonCIJERUK

Kedatangan kali ini sungguh amat berarti tidak hanya bagi anak-anak tetapi juga bagi para guru. Setelah selesai foto dan tanya jawab dengan para murid, kami berkumpul di ruangan kelas 5 untuk berdialog dengan para gurunya. Ibu Ray sebagai kepala sekolah membagi pengalaman suka dan duka dalam mengajar di sekolah yang bisa dikatakan amat sangat memprihatinkan ini. Kalau diperhatian sepanjang pembicaraan dengan para guru, terlihat dengan jelas betapa pedulinya mereka ini kepada anak muridnya.

Sekedar gambaran dari SDN Pasir Tengah 01. Mereka hanya mempunyai 4 ruang kelas yang berjejer. Dimana antara kelas 3, 4 dan 6 sekat pembatas sudah banyak yang bolong. Hanya kelas 5 yang keadaan ruangannya tertutup. Sehingga anda dari kelas 6 bisa melihat apa yang dikerjakan murid dan gurunya yang ada di kelas 3. Bayangkan jika kelas 4 sedang konsentrasi belajar Matematika. Tiba-tiba murid-murid kelas 3 asyik berlatih menyanyi pada pelajaran kesenian. Yang ada para guru harus saling bermain mata memberi tanda untuk bisa bergantian ketika akan menerangkan pelajarannya. Keadaan inipun masih diperparah dengan kondisi atap yang juga banyak lubangnya. Dapat anda tebak sendiri. Misbar alias kalau gerimis kelas bubar jalan.

Jejeran kelas tadi berlokasi dibawah. Tapi kalau kita kembali ke ujung gang tempat masuk ke sekolah terdapat satu ruang kelas lagi yang diisi oleh kelas 1 dan 2. Karena hanya ada satu ruang terpaksa dua kelas ini harus berbagi. Ruang yang kiri kanan depan belakang atas dilapisi seng dulunya merupakan gudang pupuk. Jadi harap maklum kalau kondisinya sekali lagi memprihatinkan. Karena kekurangan ruangan tadi akhirnya pihak sekolah meminjam gudang ini untuk dijadikan satu ruang kelas tambahan dan satu ruang lagi untuk TK.

Tapi justru dengan keadaaan inilah para guru tidak putus asa untuk selalu mencari cara agar anak-anak didiknya bisa menyelesaikan sekolahnya untuk bisa naik ke SMP. Anak-anak yang bersekolah di tempat ini rata-rata orang tuanya berprofesi sebagai petani atau pedagang bunga. Mereka amat beruntung mempunyai para guru yang penuh kasih sayang berdedikasi tinggi untuk terus menyemangati walapun sekolah yang mereka tempati bukanlah satu tempat yang ideal untuk belajar.

Anda sudah membuktikannya sendiri. Teman-teman Ericsson juga sudah melihatnya langsung. Ketika bantuan yang kita keluarkan, sekecil apapun nilai atau wujudnya. Jika dilakukan bersama keluarga dan teman, amat sangat berarti bagi anak yang masih harus berjalan 4 KM untuk datang ke sekolah ini. Uang 10 ribu yang telah anda keluarkan ternyata menjadi amat berharga ketika berubah wujud menjadi satu buku pelajaran untuk modal mereka belajar. Terima kasih sahabat. Terima kasih. Tolong jangan pernah berhenti membantu mereka…

Bagi yang ingin melihat bantuan atau memberikan bantuan tambahan silahkan menghubungi kami atau bisa langsung juga ke Ibu Vivin 081808965919. Lokasi SDN Pasir Tengah 01 ada di Jl Pondok Bitung, Kp. Pasir Tengah RT11/03, Ds. Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sebagai Kepala Sekolah Ibu Siti Rayhana.

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

CEK PENIPUAN!

Museum Penipuan Indonesia
MuseumPenipuanIndoneswia.tunascendekia.org
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 50 tinggal di daerah yang tidak terdapat SMP!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia