Solidaritas di Lapangan

Hari ini di KOMPAS halaman 22 ada foto dua pemain basket yang sedang berlaga di turnamen IBL. Walaupun keduanya membela dua klub yang berbeda (Aspac melawan Satria Muda). Lihat lebih teliti di pergelangan tangan kiri masing-masing pebasket. Yup, setelah kita konfirmasi ke Agus Mauro selaku direktur IBL, mereka pakai gelang solidaritasKEBERSAMAAN. Salut IBL!

Di lapangan boleh kita beda tim . Tapi kepedulian tetap satu. Anak-anak Indonesia.

Berita di GATRA

Gelang Peduli Anak Indonesia diberitakan dalam Apa & Siapa majalah GATRA edisi 19 Maret 2005. Terima kasih GATRA dan Pak Menhan! Walaupun ada sedikit ralat dari kami. Di informasikan kalau Yayasan Tunas Cendekia pimpinan Pak Seto Mulyadi. Sebenarnya kami ingin sekali mengajak Pak Seto menjadi bagian dari yayasan ini, namun harus ditahan dulu karena kesibukannya yang luar biasa pada dua yayasan yang didirikannya, Mutiara Indonesia dan Nakula-Sadewa.

Tapi kami dengan bangga masih bisa mengatakan bahwa Pak Seto merupakan duta bagi Kampanye Gelang Peduli Anak Indonesia sekaligus mitra kami dalam kedudukannya sebagai Ketua Komnas Perlindungan Anak.

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Dari setiap 100 orang miskin Indonesia, 50 tinggal di daerah yang tidak terdapat SMP!
Saatnya jalin solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia