Laporan Perkembangan

Komnas Perlindungan Anak hari ini mengadakan jumpa pers seputar penggalangan bantuan dari berbagai pihak untuk korban di Nias. Sekaligus juga menginformasikan kepada teman-teman media tentang bantuan yang telah dikumpulkan Yayasan Tunas Cendekia lewat penjualan gelang pada bulan pertama. Rencananya akan diwujudkan dalam bentuk mobil perpustakaan keliling. Kompas Cyber Media memberitakan kegiatan tersebut.
KakSeto&RhenaldKasali

Salah satu yang hadir dalam acara tadi adalah Rhenald Kasali. Beliau termasuk yang sangat peduli dengan anak. Kepeduliannya diwujudkan dengan membangun taman bacaan untuk anak-anak korban bencana. Melihat kami memakai gelang [solid], pakar bisnis ini sangat antusias mau ikut dalam gerakan dan langsung memakai gelang merah. Bahkan pada jumpa pers semangat sekali dia menunjukan dukungannya atas kampanye gelang peduli anak Indonesia. Salut Pak. Mudah-mudahan diikuti para pendidik lainnya.

Bertempat di Scoops (salah satu mitra penjual gelang), bertemu lagi dengan Lilis dan Nanda. Kali ini ditemani dua sahabat, Nusya dari Indonesia Concern dan Adhyanto dari Pustaka Aneuk Nanggroe. Berbagai cara coba dibahas untuk bisa maksimal memberikan bantuan kepada anak-anak korban bencana. Kita masih fokus seputar pengadaan buku ditambah hiburan edukatif berupa film dan kesenian.

Malamnya dikDOANG telephone. Rupanya banyak sekali respon positif dari berbagai kalangan masyarakat. Tidak tanggung-tanggung, banyak dari mereka yang datang ke rumahnya. Bahkan jam 9 malam tadi, masih ada orang yang sudah pakai sarung mau tidur bela-belain mau beli gelang. Hebat bener pesona dik :)

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Lebih dari sekedar bukti kepedulian.
Ikatan solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia