Hari Natal 2005

Damai rasanya melihat masyarakat yang saling menjaga satu sama lain. Perayaaan malam dan hari Natal tahun ini diwarnai oleh kerjasama beberapa organisasi/komunitas lintas agama yang menjaga jalannya ibadah/misa di beberapa gereja di Jakarta dan kota-kota lainnya di Indonesia. Kebersamaan yang ditunjukkan ini semoga selalu tetap terjaga. Solidaritas yang diperlihatkan ini telah membuktikan jika kita semua satu dalam damai, hidup terasa lebih ringan dijalankan.

Pada acara Natal di Gunung Sitoli, Presiden menetapkan tema Natal 2005 yaitu remain & rebuilt. “Kita rindu hadirnya kembali kuatnya persaudaraan di Tanah Air tercinta ini. Hanya dengan bekerja keras bersama maka Indonesia dapat melakukan perubahan yang lebih baik di masa depan.”

Kami juga sudah sangat rindu. Sahabat solidaritas sudah membuktikan solidaritas persaudaraan masih ada diantara kita semua. Dan kami terus akan menjalin dan mengajak sahabat lain untuk memperluas kebersamaan yang ada ini untuk membantu anak-anak Indonesia :)

Selamat Natal…

“God created you not to fear or to kill each other but to love each other, to build and to cooperate together,” – Michel Sabbah, Latin Patriarch, Jerusalem. 25 Desember 2005.

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Lebih dari sekedar bukti kepedulian.
Ikatan solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia