Kebersamaan Tanpa Batas

Awal minggu ini kampanye [solid] amat bersyukur mendapat banyak masukan, bantuan dan dukungan dari para sahabat solidaritas. Berawal dari hari Senin ketika bertemu dengan Avianto. Berhubung dosen ini sedang balik ke Jakarta kita sempatkan bertemu untuk saling tukar pikiran. Perbincangan di Bakoel Barito berhasil menemukan satu peluang baru lagi bagi kampanye [solid] agar semakin mendapat banyak dukungan. Senang sekali akhirnya bisa bertemu pak. Mudah-mudahan bisa berhasil proyek kecil ini :D

Kabar baik diterima kita pada sore harinya. Christin dari WOM Finance memastikan via email bahwa program sosial mereka, Humanikasih, akan menyumbangkan 10 sepeda bagi program Sepeda untuk Sekolah! Melalui cabang di Yogya pada waktu penyalurannya nanti, mereka akan langsung mendampingi dari proses pembelian sepeda sampai dengan serah terima bantuan. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh para sahabat Humanikasih. Semoga menjadi awal persahabatan yang baik bagi kita semua. Jika ingin tahu lebih lanjut seputar komitmen bantuan yang diberikan oleh Humanikasih, bisa menghubungi Christin di 021 6257555.

Selasa malam bertemu dengan tim dari Mapala UI, Wening dan Yusuf. Perkembangan terakhir dari program Sepeda untuk Sekolah kita kaji kembali bersama. Dalam pelaksanaan program ini kita mendapat dukungan penuh dari pihak Institut Studi Transprtasi (Instran) Yogya. Mereka sendiri pada bulan Oktober lalu sudah pernah melakukan program yang serupa.

Pagi tadi menindaklanjuti kontak kami dengan Fiony, masih seputar program Sepeda untuk Sekolah. Dari info yang diberikan Fiony kami datang untuk mengambil bantuan di tempat kakaknya, Lieza. Sampai di Taman Mangu Indah bertemu langsung dengan Lieza dan suami, Dedi. Ternyata selain sumbangan berupa sepeda, mereka juga menyumbang sejumlah buku-buku bacaan :) Sangat di luar dugaan bisa mendapatkan banyak bantuan yang dari mereka. Terima kasih atas kepercayaan yang sudah diberikan keluarga Dedi terhadap [solid].

Dari berbagai pengalaman yang hadir di awal minggu ini paling tidak membuktikan satu hal. Kampanye [solid] telah memperlihatkan satu bentuk kepedulian yang nyata dari para sahabatnya. Yang hebatnya…bantuan muncul dari perorangan, keluarga sampai dengan perusahaan. Tidak pandang status, golongan maupun usia. Sama-sama telah menunjukan keinginan bangsa ini memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-cucu kita. Kepedulian bersama dalam semangat [solid]!

Rumah Dunia. Serang

Bantuan tidak selamanya harus selalu berbentuk materi. Terkadang kehadiran secara fisik akan menyimpan kesan tersendiri bagi mereka yang dikunjungi. Kedua sahabat solidaritas yang turut bersama saya hari ini telah berbaik hati melakukannya. Berbekal ilmu yang dimiliki dan keinginan untuk saling membantu dan berbagi, anda sudah bisa memberikan harapan serta inspirasi kepada anak-anak Indonesia.

bobonaryaPEDULISuatu kehormatan dan kebahagian bagi tim [solid] untuk sekali lagi bisa dibantu oleh Bobon dan Arya pada kunjungan kedua ke Rumah Dunia. Kedatangan kita kali ini tidak hanya untuk memberikan bantuan dalam bentuk materi, melainkan secara khusus mengadakan diskusi santai dengan para relawan Rumah Dunia seputar dunia periklanan. Kebetulan kedua sahabat solidaritas ini memang sudah lama berkecimpung di dunia periklanan. Bukan sebagai model iklan. Tapi praktisi di industri periklanan. Ketika berita ini diturunkan :D Bobon Kurniawan berkantor di Chuo Senko. Sedangkan Aryanto Nugroho aktif di Leo Burnett Kreasindo.

Bermodalkan ilmu yang dipunyai inilah, mereka ingin membagi ilmu dan pengalaman agar bisa menjadi modal bagi para pengurus dan relawan dalam mengelola Rumah Dunia. Tentu saja kesempatan yang langka ini tidak disia-siakan oleh para sahabat di Rumah Dunia. Sampai-sampai ibunya Gola Gong ikut serta dalam diskusi kecil kita :) Tidak terasa selama satu jam lebih kita berdiskusi tanpa sadar perut yang sudah keroncongan karena lupa sarapan tadi pagi.

Selesai berdiskusi dilanjutkan dengan serah terima bantuan dari hasil kampanye [solid]. Dukungan yang diberikan kepada Rumah Dunia berupa alat-alat gambar. Maklum karena salah satu program yang paling disukai oleh anak-anak yang dibina adalah program menggambar. Mereka menyebut program ini Wisata Gambar.

keluargaRD

Pensil warna, krayon, cat air, kuas dan lilin bermain menjadi prioritas bantuan yang diwujudkan. Namun ada sedikit tambahan permintaan bantuan lagi yang mendapat perhatian besar dari si kepala keluarga alias Gola Gong. Sejak kemarin sudah berdoa penuh harap agar proyektor yang didambakan bisa terwujud. Untung sahabat solidaritas masih terus berbaik hati memberikan donasi kepada kita. Allah akhirnya menjawab. Kami memberikan tambahan bantuan lagi kepada sahabat di Serang berupa proyektor :D

Selamat berkarya sahabat!

Bagi anda yang ingin berbagi ilmu dengan para pengurus, relawan maupun murid-murid dari Rumah Dunia, silahkan hubungi kami. Atau mau kontak langsung ke mereka? tidak masalah. Komplek Hegar Alam No 40 Ciloang, Serang, 42118 Banten. Tel: 0254 202861. E-mail: rumahdunia@yahoo.com.

Satu lagi berita dari sahabat solidaritas yang banyak membantu kita. Rifat Sungkar. Hari ini dia memastikan menjadi Juara Nasional Rally Indonesia 2005!

Hari Guru

Guru. Tidak banyak menuntut. Sabar dan tekun memberi ilmu. Sebuah kebanggaan luar biasa untuk bisa hidup melihat anak muridnya berhasil. Tanggal 25 November sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian mereka diperingati sebagai Hari Guru Nasional.

Sadar atau tidak. Sosok pahlawan tanpa tanda jasa ini paling sering dilupakan oleh mereka yang pernah dibekali ilmu. Kita lebih ingat memberikan hadiah kepada atasan atau rekanan yang terkadang hanya karena tuntutan jabatan dan pekerjaan. Sudah saatnya kita merenung sejenak untuk memikirkan nasib para guru. Mereka telah memberikan bekal tidak ternilai manfaatnya. Saatnya kita tergerak membantu para guru mencerdaskan kehidupan bangsa ini agar menjadi bangsa yang hebat!

Terima kasih guru. Terima kasih.

“Pada peringatan Hari Guru ini juga saya canangkan, guru sebagai profesi. Profesi yang mulia, profesi yang luhur yang patut kita berikan penghormatan dan penghargaan yang setinggi-tingginya. Mudah-mudahan dengan pencanangan ini kita dapat meningkatkan harkat dan martabat guru sebagai pejuang tanpa akhir.” Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Peringatan Hari Guru Nasional 2005.

Kabar hari ini:

poetryPEDULIPagi ini bertemu dengan Poetry, putri dari keluarga Herryzon Azis. Walaupun sedang tugas di Davao City, Filipina, Herryzon menghubungi kami untuk menyampaikan niatnya membantu program Sepeda untuk Sekolah. Dia mengatakan bahwa di rumahnya ada sepeda yang bisa diambil untuk disumbangkan dalam program tersebut. Yang lebih menggembirakan lagi bagi program ini adalah disamping sumbangan dalam bentuk sepeda terdapat juga donasi dalam bentuk lain yang dititipkan Herryzon melalui Poetry.

Tapi…ada sedikit cerita memalukan dari kedatangan saya pagi tadi. Secara tidak sengaja ketika sedang menunggu di teras depan kediaman keluarga Herryzon, saya mematahkan salah satu kursinya! Ini namanya benar-benar tidak enak sekali. Sudah dibantu malah merusakan barang orang. Mohon maaf. Benar-benar tidak disengaja :) .

Pak Herryzon dan keluarga, terima kasih atas segala dukungan dan bantuan yang diberikan. Bagi anda yang ingin membantu program Sepeda untuk Sekolah bisa lihat infonya disini. Intinya kami sedang mengumpulkan donasi untuk menyediakan 20 sepeda yang akan dikirim membantu anak-anak sekolah di dusun Kadisobo, desa Giri Mulyo, kecamatan Panggang, kabupaten Gunungkidul, provinsi DIY.

Sepeda tersebut untuk meringankan beban uang transport yang naik dari 5 ribu menjadi 15 ribu/minggunya. Batas akhir donasi sampai tanggal 12 Desember. Realisasi program tanggal 17-18 Desember. Info lebih banyak bisa hubungi info@tunascendekia.org atau 0813 1939 2773.

SDN Pasir Tengah 01. Bogor

Terletak diatas Kota Bogor, lebih tepatnya di Desa Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Bogor, tibalah rombongan bantuan [solid] di SDN Pasir Tengah 01. Pagi ini sedikit istimewa, karena bersama saya ada Fahdya ‘Mance’ Rahman, Vivi dan Windi yang ikut membantu dalam pelaksanaan penyaluran bantuan.

Sebelum detail seputar banyaknya bantuan, ingin sedikit cerita latar belakang dari munculnya [solid] di Bogor. Awalnya adalah Windi yang ketemu dengan saya dan mengatakan kalau kakaknya, Vivin, saat ini sedang bantu mengajar di salah satu sekolah di Bogor. Karena keadaan sekolahnya sudah memprihatinkan dan sudah sejak lama pihak sekolah belum mendapat respon dari berbagai proposal yang dikirim, Windi ingin sekali kita datang untuk melihat keadaan sekolah ini.

Akhir Oktober lalu saya datang bertemu dengan Vivin di lokasi. Setelah melihat dan berbicara dengan kepala sekolah, guru dan para murid, akhirnya mencapai kesepakatan untuk bisa menyisihkan dana [solid] di sekolah tersebut. Bagaimana tidak. Para murid belajar dengan tidak memilki sama sekali buku pelajaran. Di atas mereka atap yang berlubang dan keropos selalu siap mengancam dengan air hujan atau kemungkinan ambruk. Belum lagi kita bisa melihat keadaan tiga kelas secara langsung alias pembatas antar kelas jebol sana-sini.

Awal bantuan yang diberikan kepada SDN Pasir Tengah 01 adalah pengadaan buku-buku pelajaran bagi murid kelas 4, 5 dan 6 yang berjumlah 125 anak. Masing-masing anak dapat disediakan buku pelajaran untuk IPA, IPS, PPKN, Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Kenapa dikatakan disediakan? Karena buku-buku ini nantinya akan menjadi inventarisasi sekolah. Sehingga bisa dipergunakan untuk generasi berikutnya.

kelasPASIRTENGAH01

Bagi yang ingin melihat bantuan atau memberikan bantuan tambahan silahkan menghubungi kami atau bisa langsung juga ke Ibu Vivin 081808965919. Lokasi SDN Pasir Tengah 01 ada di Jl Pondok Bitung, Kp. Pasir Tengah RT11/03, Ds. Sukaharja, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor. Sebagai Kepala Sekolah Ibu Siti Rayhana.

Satu buku rata-rata seharga dua gelang [solid]. Terima kasih bagi anda yang sudah membeli gelang dan mengajak keluarga atau teman anda untuk ikut serta dalam kampanye ini. Tidak disangka memang buku yang menjadi barang yang langka dan didambakan anak-anak ini ternyata bisa disediakan berkat pembelian gelang [solid]. Terima kasih sahabat :)

Alhilal Migodo. Buru

Laporan perkembangan bantuan [solid] di Pulau Buru, Ambon. Melani dari JRS memberikan perincian bantuan beserta foto-foto dari Dusun Migodo, Desa Unit IV, Kec. Mako. Untuk bantuan kali ini diberikan kepada SD Alhilal Migodo.

1 alhilalmigodoBURU2

Bantuan dari sahabat solidaritas berupa 82 buku bacaan yang diterima oleh Kepala Sekolah langsung, Bapak Gani Nakicit. Kami yakin buku-buku bacaan ini akan memberikan kesenangan tersendiri bagi para murid SD Alhilal. Sampai saat ini saja masih banyak dari kita sangat suka baca buku yang berisikan cerita kartun, fabel, cerita rakyat sampai dengan pengetahuan populer. Bayangkan betapa bahagianya mereka :D

Kita harapkan juga dengan buku-buku bantuan tersebut, beberapa murid disana akan terinspirasi menjadi seorang penulis besar seperti halnya Pramoedya Ananta Toer, yang pernah menjadi tahanan politik di pulau ini.

Bantuan buku-buku bacaan ini masih akan terus berlanjut untuk sekolah-sekolah lain disekitar Pulau Buru. Terima kasih bagi anda yang sudah membantu kampanye [solid]. Bisa dilihat bantuan yang anda lakukan telah mempengaruhi hidup banyak anak-anak yang membutuhkan.

Bantu kami menyebarkan semangat [solid] bagi mereka yang belum tahu…

Balada si Roy

“Dia ini tadinya sama sekali tidak berani bicara dhis,” bisik Gola Gong disela pembacaan puisi oleh seorang anak Rumah Dunia. Orang yang berbisik kepada saya ini tidak lain tidak bukan adalah penulis Balada si Roy yang mempunyai nama asli Heri Hendrayana Harris.

Bersama para pembuat iklan [solid], Bobon dan Arya, sampai juga di Kompleks Hegar Alam 40, Ciloang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, tidak jauh setelah keluar pintu tol Serang Timur. Terletak di halaman belakang rumah Gola Gong, dikelilingi oleh kebun buah yang rindang. Rumah Dunia terdiri dari beberapa ruang perpustakaan, panggung pertunjukan, plaza, mushola, ruang bermain, dan toko buku.

Mengutip dari situsnya. Rumah Dunia merupakan learning center atau kawah candradimuka sebagai tempat penggodokan bagi peningkatan kualitas sumber daya anak-anak dan remaja, sebagai generasi penerus di Banten khususnya, dan Indonesia umumnya. Insya Allah kelak akan tumbuh sebuah generasi baru yang mempunyai kapasitas tinggi dan hati nurani ketika bersinggungan dengan masyarakat luas.

Kedatangan kali ini merupakan tindak lanjut pembicaraan Bobon dengan Gola Gong. Ditemani sang istri, Tias dan para relawan, kami berdiskusi mencari solusi untuk bisa bekerjasama dan memberikan dukungan terhadap program yang dijalankan oleh Rumah Dunia.

Salah satu yang yang dilihat paling mendesak dan realistis untuk dilakukan adalah pengadaan proyektor. Dengan adanya proyektor ini akan sangat mendukung kegiatan dan menjadi semacam hiburan yang mendidik bagi anak-anak yang selalu aktif datang. Selama ini mereka hanya bisa sewa. Satu hal lagi yang akan diusahakan adalah rutinnya pengadaan alat-alat gambar untuk program seni yang mereka namakan Wisata Gambar.

Tentunya pengadaan barang-barang tersebut akan dilakukan sesuai dengan semangat [solid]. Kita akan mengajak para sahabat solidaritas yang mempunyai visi misi sama dengan apa yang dilakukan Rumah Dunia dan tentunya kampanye [solid]. “Kunci semua ini adalah ikhlas dan semangat berbagi dengan sesama. Langkah itu kami mulai dari lingkungan masyarakat di sekitar rumah, bukan dari menyodorkan proposal minta dana,” kata Gola Gong.

Coba anda lihat situs Rumah Dunia. Jika ternyata sejalan dengan apa yang mereka lakukan dan tertarik membantu, jangan ragu hubungi kami. Atau bisa datang dan hubungi mereka langsung: Komplek Hegar Alam No 40 Ciloang, Serang, 42118 Banten. Tel: 0254 202861. E-mail: rumahdunia@yahoo.com

Tertarik bantu dong :)

Ingin bantu anak-anak Indonesia? hubungi kami di info@tunascendekia.org atau hotline 08161833443 Dukungan anda sangat berarti!

72.360!

gelang yang terjual sampai 12 Oktober'17
mari beli dan bergabung
terima kasih!
Lebih dari sekedar bukti kepedulian.
Ikatan solidaritasKEBERSAMAAN diantara kita...

jejaring sosial

Kunjungi Facebook Fan Page Yayasan Tunas Cendekia facebook.com/bantuAnakIndonesia